
cerita dari broyen reflek membuat Anggi meneteskan air mata sedangkan Anggun ia termenung dengan than yang setia disampingnya.
"apa yang kau fikirkan sayang?..
(tanya than yang tau anggun sedang memikirkan sesuatu.
"tak adaa..
(elak anggun.
"broyen apa kau sudah menyelidiki ini?..
(tanya anggun.
"masih proses penyelidikkan queen...
"apa sudah ada petunjuk?...
"b-belum queen..
"jalan satu satunya bertanya pada Dinda queen, karena Dinda lah yang tau kejadian ini...
(kata broyen.
kini semuanya terdiam kecuali Anggi yang masih terisak tangisnya, kini akhirnya semua memutuskan untuk pemakaman Diana sata itu juga karena tak baik juga harus menunda pemakaman.
setelah beberapa jam kini pemakaman itu sudah selesai, terlihat kini 2A, than, boy, broyen dan Robby menuju keruangan Dinda untuk melihat perkembangan kondisinya.
disaat anggun ingin masuk tiba tiba saja Dinda berteriak kencang disana.
"ahh tidak pergiii pergi.....
(triak Dinda yang menggema diruangan itu.
2A yang melihat itupun segera mendatangi Dinda dan segera memeluknya disitu terlihat Dinda sudah lumayan tenang dipelukan 2A.
"tenang lah ini kamii saudara mu..
__ADS_1
(ucap anggi.
"tenang lahh...
(ucap anggun.
sedangkan ke 4 lelaki itu yang melihatnya segera memutuskan untuk pergi memberikan ruang untuk Dinda dan 2A agar bisa berbicara.
kini ke 4 lelaki itu pergi meninggalkan Dinda dan 2A diruang itu, 2A yang melihat Dinda sudah tenang akhirnya menuntunnya untuk duduk disofa panjang yang berada diruangan itu.
"Dinda tenang yaa..
(ucap Anggi.
"d-dimana Diana?...
(ucap Dinda yang tak tau.
"d-diana...
(ragu Anggi.
(saut anggun yang lagi lagi membuat Dinda menangis histeris.
"aghh tidakk Diana....
(tangisss Dinda.
"tenang Dinda...
(ucap Anggi.
"apa yang sebenarnya yang terjadi pada kalian?...
(tanya anggun.
"saat itu...
__ADS_1
#flashback on
*karena Anggi yang dijemput oleh anggun membuat 2D untuk pulang kemarkas ber2 disaat jalanan macet membuat ia memasuki jalan gelap itu, awalanya tak ada apa apa hingga dipertengahan jalan terlihat ada seseorang yang tergeletak dijalan itu.
2D yang tau itu jebakan rampok atau semacamnya pun tak memperdulikan ia melewati orang yang tergeletak itu sendiri dijalan.
tiba tiba sjaa ada suara tembakan dijalan membuat ban mobil 2D meletus mau tak mau mereka harus turun melihat ban itu, karena 2D tau tempat ini cukup berbahaya akhirnya mereka turun dengan membawah pistol yang masing masing ada ditangannya.
hingga saat Dinda menunduk memeriksa ban mobil tiba tiba saja ia pistol yang dibawah oleh diana terjatuh membuat respek Dinda dan berdiri, dan lagi lagi Dinda terjatuh pingsan karena tiba tiba saja ada yang memukulnya dari belakang sedangkan Diana ia dibius oleh beberapa orang.
disaat mereka bangun mereka sudah berada dibangunan tua ditengah hutan, Dinda melihat Diana yang sedang disiksa didepan sana mau tak mau Dinda memberintak membuka tali yang ada didangannya dan bertarung dengan semua orang disana namun nihil ia kalah jumlah dan senjata.
Dinda bertarung dengan tangan kosong sedangkan orang orang itu menggunakan senjata senjata yang cukup berbahaya jika terkena orang, kini Dinda tak bisa berkutik ia terluka parah hingga ia dijambak oleh salah satu orang itu.
"he wanita bodoh kau mau liat aksi yng menakjubkan dari teman ku dan teman mu kah? hahaha...
(kata salah stu orang itu.
"lepaskan dia, apa mau kalian...
(kata Dinda yng masih sanggup bicara.
"kami hanya ingin menikmati salah satu tubuh kalian...
"dasar baj....an..
(ucap Dinda yang langsung mendapat pukulan keras.
"bnyak bicara sekali kau..
sedangkan didepan sana terlihat Diana yang sudah pingsan kini hanya Dinda yang dapat melarikan diri dan mencari bantuan, namun disaat Diana pingsan Dinda melihat hal yang tak ingin ia lihat.
"hei berhenti kau bjing..n jangan kau sentuh teman ku jika tak mau celaka...
"uhh sangt menakutkan sekali...
"coba kau liat dirimu sendiri nona bodoh..
__ADS_1
(ucap salah stu orang itu lagi dan memukul Dinda lagi dan lagi*.