Misteri Queen Mafia

Misteri Queen Mafia
pertarungan


__ADS_3

boy memang belum tau nama anggun ia hanya bisa menyebut anggun nona saja karena ia belum mengetahui asal usul dan juga nama anggun.


kini boy duduk termenung fokus dengan anggun yang menyetir melihat lokasi yang telah dikirimkan Mafioso than ke hp milik boy, kini jarang anggun dan tempat itu sudah sangat dekat hingga anggun berhenti melihat boy yang masih terdiam.


"ayo keluar....


(kata anggun yang diangguki oleh boy.


kini boy dan anggun keluar mereka tak menemukan sosok yang mereka cari, namun saat berjalan ia melihat mobil yang menabrak pohon disekitar situ, anggun yang tak tau mobil itu terus mendekati sedangkan boy terkejut dan berbicara pada anggun.


"nona ini mobil milik bos..


"ya sepertinya begitu...


"dmna bos nona saya sangat khawatir..


"tenang lah than bukan orang lemah...

__ADS_1


kini anggun melihat sekitar mobil itu ia menemukan jejak dan sedikir bercak darah yang menunjukkan ke arah tempat, anggun pun langsung mengikuti jejak darah itu sedangkan boy hanya diam bingung mengikuti arah jalan anggun, karena boy penasaran ia bertanya pada anggun.


"kita akan kemana nona, kita hrus segera menemukan bos..


"diamlah ikuti saja jika kau ingin menemui bos mu itu..


(kata anggun tnpa menoleh ke boy ia fokus dengan bercak darah yg blm di sadari oleh boy.


anggun tampak berjalan santai dengan membawah pedang di tangan sebelah kanannya dan pistol tanpa batas di saku kanan kirinya, untungnya baju yg diberikan than memiliki saku di kedua sisi baju.


mau tak mau kini anggun tetap berjalan santai ke arah itu, tiba tiba saja kecurigaan anggun kini terjadi boy tertembak di kaki dan tangan itu membuat boy terjatuh sebelum ia bertarung,than yang mendengar suara tembakan langsung melihat ke arah tembakan itu than terkejut melihat boy yang tersungkur di tanah.


"boy..


(teriak than namun tak bisa menolong boy karena ia juga masih bertarung dengan bekas luka karena kecelakaan tadi.


sedangkan anggun langusng memfokuskan mata ke orang yang telah menembak boy, kini anggun mengarahkan tembakannya santai dengan tetap berjalan santai.

__ADS_1


DOR...


suara tembakan dari anggun kini terdengan dan tepat sasaran kini orang yang menembak itu terjatuh dan tiada karena anggun menembak dibagian kepala milik pria itu.


than pun langusng menoleh ke arah anggun, ia sempat terkejut melihat kehadiran wanita yg dicintainya itu, ia takut akan terjadi apa apa pada anggun bawasannya anggun juga baru baru sembuh dari komanya ia tak ingin terjadi apa apa pada anggun.


disisi lain kini boy hnya bisa melihat apa yang dilakukan than dan anggun saja karena hnya tersisa 2 orang sjaa, Mafioso yang bersama than juga sudah tiada boy kini berfikir knp menurut ke ucapan anggun untuk tidak membawa Mafioso yang lain, boy takut jika bos dan juga nonanya itu juga terluka dan tak ada yang membantu.


sedangkan anggun kini sudah berada di sisi than dengan mengobrol sedikit namun TDK menghentikan gerakan mereka saat bertarung.


"apa ini than makan siang yang kau maksud?..


"maafkan aku syang, aku mengecewakan mu..


"tak apa lagian aku juga rindu bertarung..


kini than tak menjawab perkataan dari anggun lagi ia berfikir memang anggun sudah sangat sangt berbeda dari awal mereka kenal sampai sekarang.

__ADS_1


__ADS_2