Misteri Queen Mafia

Misteri Queen Mafia
Kematian Diana


__ADS_3

kini terlihat semua siswa siswi sudah pulang dari sekolah masing masing begitupun Anggi dan juga 2D, namun saat Anggi dan 2D ingin memasuki mobil yang mereka bawah ada mobil yang menghadang mereka digerbang sekolah.


yah Anggi dan 2D tau mobil siapa itu, mobil itu pun mengklakson ke arah Anggi dan juga 2D yang masing memandangi mobil itu.


"tinnnn tinnn....


kini Anggi pun menatap 2D dan 2D pun tau tatapan itu akhirnya mereka segera pergi meninggalkan Anggi yang berjalan menuju mobil itu dan langsung masuk dan duduk didepan.


"bagaimana sekolah mu?...


"seperti biasa kak..


(jawab Anggi pada anggun.


yah mobil yang menunggu Anggi dan 2D itu adalah mobil milik anggun, karena pekerjaannya sudah diselesaikan oleh anggun akhirnya ia memutuskan menjemput adiknya itu.


sedangkan disisi lain terlihat 2B yang melihat anggi masuk kedalam mobil yang asing Dimata mereka.


"siapa didalam mobil itu?..


"aku juga tak tau..


"kenapa Anggi masuk kedalam, lalu ditinggal oleh 2D?...


"aku pun tak tau..


"apa itu kekasihnya?...


"aku juga tidak tau..


"ish kau nih dari tadi jawabannya tidak tau...


"lah memang aku benar benar tidak tau...


"awas saja jika benar itu kekasihnya, maka ia akan berurusan dengan ku..


kini 2B pun ikut pergi setelah mobil yang dinaiki Anggi sudah pergi peninggalkan sekolah Anggi dan juga 2D.


didalam mobil;


"kenapa tiba tiba kakak menjemput ku?..


"apa aku tak bole menjemput mu?..

__ADS_1


"tentu saja bolee..


"ya sudah..


"emngnya kakak tak banyak kerjaan dikantor?..


"kerjaan ku sudah selesai...


"wht? cepat sekali aku saja bisa berminggu Minggu mengerjakan tugas itu, sangat menyulitkan...


"sudahlah..


"kita mau kemana kak?...


"apa kau tak merindukan mension kita?..


"ah iya benar kak, aku sudah lama tak mengunjunginya...


kini mobil anggun segera menuju mension milik keluarganya, setelah beberapa menit kini mereka berdua Tiba dimension milik keluarga besar mereka disana masih bnyak pelayan yang masih bekerja hingga ada salah satu pelayan yang menyapa mereka.


"selamat sore nona muda, kemana saja non bibi sudah lama tak melihat nona..


"sore juga bi...


"maaf kan kami bi, kami jarang kemension karena kita sedang sibuk sekolah dan kakak juga sibuk kekantor, jadi kita lebih sering beristirahat di apartemen...


(jelas Anggi agar bibi tak curiga.


"oww seperti itu..


"ya sudah bi saya kekamar dulu mau beristirahat...


"yah non...


kini 2A pun segera pergi dari hadapan bibi itu dan berjalan menaiki tangga dimension itu, dengan wajah dinginnya anggun juga berjalan dibelakang Anggi.


"eh nona anggun ternyata masih tetap dingin ya..


(ucap bibi B.


"iyaa, sudahlah itu yang bisa kita liat dari perbedaan nona nona kita...


(ucap bibi C.

__ADS_1


"tapi aku kasian melihat nona anggun harus memikul beban keluarga yang cukup berat diusianya yang terbilang sangat mudah...


(ucap bibi A.


"sudah lah bi jangan bnyak gosip, mau kalian dipecat oleh nona..


(ucap salah satu body gart yang tak sengaja mendengar gosip pada hrt.


body gart itu adalah slaah satu Mafioso 2A yang sengaja ditempatkan untuk menjaga keamanan mension dan keamanan hrt yang bekerja disana.


"yah yah kami lanjut bekerja...


(ucap bibi B mewakili hrt yang lain.


"heran aku sama hrt disini, nona gk pulang dicariin pas pulang malah digibah in dasar Mak Mak..


(batin body gart itu dengan menggeleng gelengkan kepala.


#kamar 2A.


"kak..


"hmm?..


"apa kita akan tinggal dimension malam ini?..


"Sepertinya iya..


"ya sudah aku istirahat saja..


(ucap Anggi dengan membanting tubuhnya ke kasur miliknya itu.


sedangkan anggun seperti biasa ia langsung keluar dari kamar itu.


"mau kemana kak?..


(tnyak Anggi yang melihat kakaknya akan keluar kamar.


"ke kamar ku lah...


"ya sudah..


kini anggun berjalan menuju kamar miliknya, setelah sampai seperti biasa ia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, setelah beberapa menit berlalu kini anggun sudah keluar dari kamar mandinya lengkap dengan piyama yang ia pakai.

__ADS_1


kini ia duduk dibalkon dengan menyalakan lilin aroma yang biasa ia gunakan, dengan menatap langit langit malam yang terlihat dari balkon kamar miliknya itu.


__ADS_2