![Misterius Ai System [End Vol.1]](https://asset.asean.biz.id/misterius-ai-system--end-vol-1-.webp)
Disebuah gua hutan berkabut, Lin Vee bersama Caroline. Lin Vee mengeluarka sebuah tempat tidur double bad yang cukup untuk 3 orang dan memasang array tingkat tinggi pada mulut gua agar tidak ada moster yang masuk dan Array tingkat tinggi untuk menghalangi supaya kabut tidak masuk.
Harga batu kristal jiwa sangatlah mahal semakin tinggi tingkatan moster maka semakin bagus kristal jiwa nya.
"Serap semua kristal jiwa" ucap Lin Vee yang telah duduk di ranjang.
Caroline pun menganggukan kepalanya tanda mengerti lalu mulai menyerap ratusan kristal jiwa bersamaan.
Penyempurnaan Qi *9...
Penyempurnaan Roh *1...
Penyempurnaan Roh *2...
...
Penyempurnaan Roh *7
Dan berhenti di tahap Penyempurnaan Roh *7, Caroline merasakan tubuhnya di penuhi dengan mana tiada habisnya.
"Tuan aku berhasil naik Penyempurnaan Roh *7" ucap Carolin dengan nada bahagia. Akhirnya ia telah layak berada di sisi tuan.
"Bagus, dan aku tak suka kau memangilku tuan bebas panggilan apa saja tapi jangan tuan. Itu terlalu mengganggu ku" ucap Lin Vee.
"Bagaimana kalau Vee'gege, tapi tuan juga harus memanggilku line'er" ucap caroline dengan muka merah tomat.
"Bagus, lebih baik dari pada kau memanggilku tuan" ucap Lin Vee, ayo tidur besok kita akan memasuki hutan berkabut lebih dalam.
Note :
Hutan berkabut dibagi menjadi tiga area.
• 1 Area luar
Berisikan moster tingkat platinum kebawah.
• 2 Area dalam
Berisikan moster tingkat giok kebawah
__ADS_1
• 3 Area Inti
Berisikan monster semua tingkatan termasuk tingkat dewa.
Terakhir kali tingkat dewa muncul bermilyar milyar tahun yang lalu, Menimbulkan kehancuran yang masih terbesit di hati semua penduduk alam rendah, karena cerita kehancuran alam rendah diceritakan turun temurun. Moster tingkat dewa setara dengan petualang tahap Half Menegah, tentunya sesosok mengerikan itu tak patut untuk di ganggu.
Pada dasarnya hutan berkabut merupakan sarang dari jutaan atau bahkan milyaran moster, karena setiap 1000 tahun sekali akan ada lonjakan kemunculan moster yang pasti tidak berakhir dengan baik.
***
Lin Vee terbangun karena aroma sedap yang ia hirup, ia bangkit dari ranjang dan melihat seorang wanita yang sedang membakar ikan.
"Line'er kau sedang apa, lalu darimana kau mendapatkan ikan itu" ucap Lin Vee.
"Aku membawanya sebelum kita memasuki hutan, aku fikir kita akan berburu di waktu yang cukup lama jadi aku membawa beberapa bahan" ucap caroline yang membuat Lin Vee terkekeh pelan.
"Padahal jika ia tau aku dapat membeli makanan dari system, mungkin tidak perlu repot-repot memasak" gumam Lin Vee.
Beranjak dari ranjang dan mendekati Caroline, lalu gadis itu menyodorkan ikan yang telah matang. Merasa kurang yakin Lin Vee Mencobanya sedikit
"Enak" ucapnya dengan lahap memakan habis masakan Caroline. Gadis itu melihat Lin Vee makan dengan lahap membuat hatinya senang.
Mereka beranjak dan meninggalkan gua dan melesat menuju area tengah hutan.
Banyak kawanan moster tingkat platinum kebawah dan ada juga tingkat giok.
"Gas.. bantai" ucap Lin Vee keras
Suara keras vee menggema memancing kawanan moster lainya, ribuan hingga ratusan ribu moster berbagai tingkatan bergerak menuju kearah Lin Vee. Namun di suatu sisi Caroline heran kepada cowok di sebelahnya bukanya takut malah tersenyum senang.
Dalam lamunannya "Aku kaya"....
"Line'er kau bunuh moster platinum kebawah saja" ucap Lin Vee dengan nada serius.
Langsung melesat kekumpulan moster, dengan kemampuan pedangnya langsung meratakan satu kawanan moster.
Tebas.. tebas.. tebas.. dengan satu serangan mampu membunuh ratusan hingga ribuan moster.
[Ding~ Selamat tuan men-...]
__ADS_1
Belum selesai AI memberi notifikasi
"Matikan semua pembritahuan" ucap Lin Vee
Sambil asik membunuh sambil frestel dulu bos. Bercak darah dimana-mana
"Sialan ini membuat bajuku kotor" gumamnya kesal dan melihat caroline sedang memainkan pedang dan berbagai jurus.
Moster terus berdatangan tak ada habisnya, terlihat 1 moster berbalik arah moster tersebut berada di tingkat mithril. Umumnya semakin tinggi tingkatan moster semakin pintar. Moster tersebut mengarah ke area inti dan menginfokan kepada pimpinan.
Seorang kakek tua berambut putih dan berjenggot putih menyipitkan matanya setelah diberi tau anak buahnya
"Siapa yang berani mengganggu ketenangan wilayah kekuasaanku" gumamnya penasaran.
"Bunuh mereka, tapi jangan berikan lematian yang mudah" ucap pria paruh baya.
Setelah membantai puluhan ribu moster Lin Vee merasa moster-moster ini terlalu lemah, hanya bisa di sebut sebagai pemanasan.
Tiba-tiba terjadi getaran ditana, ratusan hingga jutaan moster datang menghampiri Lin Vee, dengan spontan Caroline menjauh dari lokasi. Melihat caroline menjauh
"Bagus dia peka, enggak kayak doi yang ndak peka-peka" gumam Lin Vee sambil meminum obat pemulih.
Langsung kembali melesat kekawanan moter itu lalu terjadi kejadian yang mengerikan darah moster menciptakan sungai darah.
Srang...
srang....
Dengan lihai Lin Vee menebas moster.
Ia loncat kebelakan lalu, "Aktifkan skill pembelah tubuh" ucapnya
Tubuh Lin Vee bersinar terang lalu muncul 100 manusia yang persis seperti Lin Vee, yang memiliki 80% kekuatan tubuh aslinya.
"Aku kaya" gumam Lin Vee bahagia
"Bantai" ucap Lin Vee memberi aba-aba, semua tubuh nya begerak bersamaan. Melesat kekawanan moster ledakan dimana-mana, hutan yang lebat mulai berubah menjadi gundul kawah timbul dari pertemperan yang dasyat.
Gemuruh bisa terdengar bermil-mil jauhnya, menimbulkan kepanikan diberbagai kekaisaran.
__ADS_1
Dilain sisi caroline hanya bisa bengong melihat kengerian didepan matanya, ia mengira bahwa dirinya telah bisa berada disamping Lin Vee. Namu setelah melihat kedasyatan kekuatan Lin Vee membuat dirinya membara...