Misterius Ai System [End Vol.1]

Misterius Ai System [End Vol.1]
Ch-06. Putri kekaisaran Jian


__ADS_3

Disebuah ruangan terdapat seorang wanita yang menatap lelaki yang masih tertidur dengan pulas.


"Aku sangat beruntung bertemu dengan tuan" gumamnya sambil memegang pipi pemuda di sebelahnya.


Di alam sadar seseorang nampak merasakan sentuhan di pipinya dan mulai bangun dan menatap perempuan yang menyentuhnya. Seketika perempuan itu terteunduk malu,


"Cepat bersihkan badan mu"


Sambil mengeluarkan satu set pakaian mewah dan memberikanya kepada gadis elf itu.



Cintia yang tertunduk bergegas menuju kamar mandi sedangakan Lin Vee bersila dan menutup matanya. Ia sedang membeli 10 botol pil penempa jiwa lv.7 tingkat sempurna.


Cintia keluar + pake pakaian mewah nampak kecantikan tiada dua. Baiklah ayo kita brangkat sambil memakai topeng kembali dan melemparkan 1 untuk cintia,


"Pakai, jika orang-orang melihat parasmu mereka akan mengincar mu" ucap Lin Vee tanpa memperhatikan wajah cintia yang memerah.


***


Disuatu penginapan di kekaisaran Duan, terdapat seorang putri beserta 1 pengawal tahap Penyempurnaan Qi *7, itulah yang membuat beberapa pemuda bangsawan yang menatapnya dengan minat namun setelah melihat aura yang dipancarka pria disebelahnya pemuda bangsawan itu memilih mengurungkan minatnya.


"Nona apakah yakin pemuda itu akan datang" ucap penjaga di sebelahnya.


"Entah lah" ucapnya membalas penjaganya dengan wajah penuh harapan.


Tak lama pangeran peng mengunjungi penginapan diama putri Xion ada. Tentu semua informasi dengan mudah karena banyak mata yang tersebar. Dengan membawa 4 pengawal tahap Penyempurnaan Qi *5,


"eh rupanya nona xion disini, apakah nona xion ingin minum satu meja denganku" ucap pangeran Peng dengan wajah nafsu menatap belahan nona xion.


Putri Xion yang di tatap penuh nafsu merasa jijik.


"Maaf pangeran Peng, aku hanya ingin sendiri" ucap Xion dengan nada sopan.


"Berani nya kamu menolak ajakan ku, prajurut bawa dia" sambil tertawa... sekarang tak ada yang akan menyelamatkan mu.

__ADS_1


4 pengawal pangeran Peng melesat bersamaan dengan penjaga nona xion. Pertarungan tak terelakan cukup lama mereka berdu pukulan, akhirnya penjaga nona xion tersungkur di tanah dan nampak 4 penjaga yang sama nasib nya, disela pertempuran pangeran peng menarik tangan putri xion.


"Tolong aku siapa pun" teriak nona Xion


"Teriak lah sekeras kerasnya, tak akan ada yang menolong mu" ucap pangeran Peng


Penduduk sekitar memilih diam dan tak berani menyinggung pangeran.


Dari kejauhan Lin Vee sedang berjalan ke penginapan yang dimaksud. Ia mengerutkan keningnya nampak seorang wanita yang dikenalnya sedang di angkut paksa oleh seorang pemuda.


"Berhenti" ucap seorang pria bertopeng.


"Siapa kau, jangan ikut camput urusanku atau kau akan menerima kosekuensinya" ucap pangeran Peng dengan pd.


Melihat pria bertopeng xion merasa lega, karena ia tau tingkatan pria tersebut.


Tanpa basa basi Vee melesat dengan kecepatan yang tak mampu diikuti mata telanjang. Dan memberikan pukulan ke perut pangeran hingga menabrak tembok dan menghasilkan retakan laba-laba


"sial"


Apakah ini kekuatan Pangeran Peng, tenyata sampah. Prajurit melihat tindakan pria bertopeng berdidik ngeri keringat dingin bercucuran.


"patahkan tangan kanan kalian, atau aku sendiri yang akan memotongnya" ucap vee dengan wajah menyeramkan.


Para prajurit mematakan tangan mereka dan membawa pangeran yang pingsan dan membanya kekaisaranya.


***


Lin Vee melemparkan sekantong koin kepada respsionis


"biaya perbaikan tempat ini" ucap Vee


Ia menghampiri penjaga dan memberikan pil penyembuh seketika penjaga itu terkejut badanya pulih seutuhnya sambil menunduk


"Terimakasih tuan".

__ADS_1


Nona ikuti aku sebaiknya kita pindah tempat, nona xion hanya bisa menganguk dan mengikuti pria bertopeng bersama 1 wanita di sebelahnya.


Setelah samapai disuatu penginapan berlantai 5, Lin Vee menuju meja resepsionis.


"Aku ingin lantai paling atas" ucap Lin Vee, "lantai 5 hanya boleh di huni para pejabat skete, atau bangsawan kelas tinggi dan petualang tahap Penyempurnaan Roh *3" Ucap resepsionis


Vee mengeluarkan sekantong koin platinun dan mengeluarkan aura tahap Perajurit Alam *1.


Pelayan resepsionis berdidik ngeri melihat pria yang tak lain vee.


Sesampainya di lantai 5 dan mereka duduk ditempat dekat jendela. Tampak canggung dengan keadaan Lin Vee memesan menu dan memecah keheningan, pelayan makanan paling enak di restoran ini


"baik tuan".


Tanpa berlama-lama vee mengeluarkan 1 botol pil jiwa lv.7 tingkat sempurna, dan menyerahkan ke nona xion.


Ketika Xion membuka botol giok aroma pil menyebar dan Ia tampak shok karena di luar ekspestasi nya, di pelelangan hanya lv.5 sedangkan di depanya mereupakan lv.7,


"Tentu ini tidak gratis" ucap Xion sambil menatap pria bertopeng.


Makanan yang telah di pesan tiba


"Lebih baik kita makan terlebih dahulu" ucap vee sambil melepas topengnya


Wajah tampan tiada duanya membuat Putri Xion berdetak kencang "Sungguh tampan, pantas saja ia menutupi wajahnya.


"Dengan ketampanan seperti itu dapat membuat masalah, pantas saja ia menggunakan topeng" gumamnya


Budak elf pun ikut melepas topengnya, paras cantik melebihi bidadari.


"Mari makan" ucap vee, melihat tuannya makan dengan lahap membuat semua orang di meja itu terkejut.


"Selesai" enaknya kenikmatan dunia.


"Jadi apa yang kau ingin untuk menukar pil jiwa mu tuan" ucap putri xion sopan.

__ADS_1


hmm...


__ADS_2