![Misterius Ai System [End Vol.1]](https://asset.asean.biz.id/misterius-ai-system--end-vol-1-.webp)
Keesokan harinya Lin Vee dan Caroline melesat kearah isatana Jian.
Sesampainya mereka di istana kekaisaran jian, Vee dan Caroline disambut dengan baik oleh para penjaga. Dan diarahkan ke lokasi portal...
"Selamat datang tuan, untuk mengaktifkan portal memerlukan 10 batu muskil namun karena kelangkaannya di alam rendah biasa kami mengantinya dengan 100 kristal Jiwa rendah" ucap penjaga portal menjelaskan
Lin Vee lalu mengambil dari inventory nya 10 batu muskil menengah lalu menyerahkannya kepada penjaga itu
"Tuan ini terlalu banyak" ucap penjaga terkejut
Bagaimana tidak 1 batu muskil menengah sama saja dengan 100 batu muskil rendah, dan pemuda di depannya menyerahkan 10 batu menengah seperti tak ada harganya sama sekali.
Batu muskil sangat berharga di alam lemah malah keberadaanya tidak ada. 1 batu muskil bisa di hargai 10 juta bahkan bisa sampai 20 juta emas.
"Tak apa, ku dengar semakin banyak semakin besar peluang keberasilanya" ucap Lin Vee
"Baik tuan portal perlu sekitar 2 jam untuk menyiapkan nya" ucap penjaga itu
"Baiklah aku akan menunggu..." ucap Lin Vee
Setelah 2 jam kemudian...
"Tuan Portal sudah siap" ucap penjaga
Lin Vee dan caroline menuju portal, portal tesebut berbentuk seperti pintu berwarna biru muda.
Lin vee membeli cincin pennyimpanan berisi 1000 batu muskil menengah. Lalu memberikan kepada penjaga sebagai tip.
"Ambilah..." ucap Lin Vee lalu masuk ledalam portal di susul caroline
Penjaga itu terkejut bukan main saat ia mengedarkan kesadaranya kedalam cincin.
***
Didalam portal serbentuk seperti lorong waktu
Tak sampai 10 menit Lin Vee telah tiba di alam atas berdiri sebuah altar.
Lin Vee merasakan qi yang lebih tebal 5x lebih tebal daripada alam rendah, itu juga yang membuat perbedaan yang sangat jauh dan alasan mengapa orang alam atas lebih memiliki basis kultivasi yang tinggi dibandingkan alam rendah.
"Pantas saja setiap orang di sini kuat, sumber daya sangat berlimpah" gumam Caroline
__ADS_1
Mereka berdua meninggalkan menara portal, banyak sorotan mata yang memandang mereka.
Seperti biasa ketika ada yang naik pasti menjadi sorotan publik. kebanyakan mereka akan merendahkan orang yang barusaja naik.
***
"Ayo Line'er kita sebaiknya mencari penginapan" ucap vee
caroline hanya menganggukan kepalanya
Mereka melesat ke kota terdekat, berjalan menyusuri jalan utama.
Tiba tiba ada rombongan bangsawan kota itu melewati jalan utama, Semua pejalan kaki terlihat menunduk hormat.
Seorang dalam menatap dua orang yang sedang berjalan dan tidak menunjukan hormatnya, membuat pemuda itu kesal. Pemuda itu merupakan pangeran ke 4 Kekaisaran Luo, salah satu kekaisaran yang kuat di daratan alam atas.
"Sial beraninya mereka tak menghormati mu" guamam pemuda itu
"Prajurit panggil kedua orang itu kemari" ucap pangeran
Prajurit itu menghampiri Lin Vee dan caroline, dengan nada kasar "Hei... Kalian berdua di panggil pangeran "
Melihat prajurit itu sangat arogan, Lin Vee mengacuh kan nya dan kembali berjalan dan tak memperdulikanya.
Prajurit iku kesal dan mencoba meraih tangan caroline...
Boommm...
Prajurit itu melesat bagaikan peluru menghantam perumahan didekatnya hingga hancur.
Pangeran yang melihat itu sangat kesal
"Sialan beraninya kalian...." ucap pangeran lantang
Sebelumnya tak ada yang berani bersikap sedemikian terhadapnya apa lagi berani menyerang prajuritnya.
"Prajurit serang pemuda itu, biarkan hidup dan bawa kemari" ucap pangeran dengan geram
"Baik pangeran" ucap serempak perajurit
Para prajurit yang berada di tahap Holy Monarch *4 melesat dengan sudah menyiapkan berbagai skil.
__ADS_1
Boommmm....
Ledakan demi ledakan bergemuruh membuat para perjalan kaki berhamburan menjauh, mereka tak mau terlibat apa lagi bersinggungan dengan pangeran ke-4 yang di kenal sampah, bajingan dan citra buruk lainya.
Para prajurit yang melancarkan serangan mereka merasa bangga, mereka tak mengira akan semudah ini.
"Hah lemah sekali, dengan kekuatan begitu berani menyinggung pangeran" ucap prajurit satu di susul prajurit lainya yang menyemooh Lin Vee
Ketika debu menghilang timbulah siluet seorang pemuda yang masih bersih bahkan noda debu tak menempel di bajunya.
"Mustahil..., aku yakin dia setidaknya akan terluka parah" ucap prajurit terkejut.
"Hah... dengan kekuatan sampah seperti itu kalian berani menyerang yang mulia ini" ucap Lin Vee dengan arogan
Pangeran ke-4 mengerutkan keningnya serta menyipitkan matanya.
"Siapa dia berani sekali mengeklaim dirinya sebagai yang mulia" gumamnya masih kesal
"Dasar kalian tidak becus-....
Belum selesai berbicara sebuah serangan meluncur ke pangeran
Di sisi lain Lin Vee merasa kesal dia baru saja menginjakan kakinya di alam atas namun ada saja yang mengganggunya. Tanpa basa basi vee langsung melesat dengan kecepatan cahaya...
"Rasakan lah skil tendangan penghancur masa depan" ucap vee dengan lantang
Boommmm....
Tendangan Lin Vee tepat mengenai area sensitif pangeran ke-4, Tendangan itu mampu menghempaskan tubuh pangeran itu hingga menghancurkan salah satu rumah di tepi jalan.
Brak...
Boomm...
Pangeran pingsan di tempat dengan keadaan yang membuat ngilu kaum adam.
Beberapa pejalan kaki merasa kasian terhadap pemuda yang menyerang pangeran namun ada juga yang merasa senang melihat keadaan pangeran ke-4
"Itu akibat berani menggangu ku...
...Bersambung......
__ADS_1