Misterius Ai System [End Vol.1]

Misterius Ai System [End Vol.1]
Ch-028. Asosiasi Obat Semesta


__ADS_3

Suara kicauan burung dan udara sejuk yang mengalir lewat fentilasi dan cahaya yang menembus lewat sela-sela.


"Line'er ... " Suara lembut memanggilnya


"Sepertinya biarkan lebih lama tertidur" pikir vee


Lalu bersiap pergi meninggalkan caroline dengan secarik kertas.


***


Lin Vee menuju hutan terdekat, dirasa cukup sepi. Sambil memegang token "Pergi kekaisaran Jian".


Sekejap vee sampai di hutan tak jauh dari gerbang kekaisaran jian, tanpa menunggu lama ia langsung menuju gerbang.


"Berhenti, tunjukan identitas" Ucap prajurit


Lin Vee mengeluarkan kartu guild blood moon, dan menyerahkan ke prajurit.


"In- ini mustahil,..." ucap penjaga yang sedang memeriksa identitas.


Prajurit yang sebelahnya ikut penasaran melihat reaksi rekanya.


Serentak dengan kringat dingin mengucur


"Maafkan kami Tuan, kami tidak memiliki mata" ucap kedua prajurit sambil menyerahkan ID Card


Lin Vee membuat telepati, "Kalian diam lah, bersikaplah biasa. Dan jangan membocorkanya"

__ADS_1


Lalu vee memasuki kota.


"Huff... " kau lihat status pria bertopeng itu, itu gila.


"Immortal Emperor? hah... Aku baru kali ini melihat tingkatan bahkan semua kaisar tidak bisa menyamai" ucap penjaga itu


"Stttt...." Bodoh bagaimana jika dia mendengarnya, kita tamat.


Pembicaraan penjaga itu tetap didengar Lin Vee namun ia mengabaikannya karena itu tidak penting.


***


Sesampainya didepan gedung Asosiasi Obat Semesta, bangunan dengan nuasana bangunan china.


Banyak orang berlalu-lalang di Asosiasi, kebanyakan mereka membeli Pil untuk budidaya mereka. Ada juga yang membeli bahan-bahan yang bermanfaat.


"Anak muda apa yang engkau cari di asosiasi ku" tanya nya, ternyata pria itu merupakan manager Asosiasi Obat Semesta.


Lin Vee mengeluarkan botol giok dan memberikan ke pak tua.


Pak tua itu membuka, seketika aroma pil menyebar keseluruh gedung karena pil tersebut Lv 9 Sempurna.


Semua mata tertuju kearah Lin Vee dan manager. Melihat itu manager langsung mengajak pemuda itu keruanganya di lantai atas.


"Duduklah anak muda" ucap manager


"Lalu untuk apa kedatanganmu kesini dan memberiku botol giok tanpa memberi sebuah penjelasan" ucap manager

__ADS_1


"Langsung saja, aku juga orang yang tak bertele-tele aku ingin melakukan bisnis. Aku dapat menyetok pil dengan kualitas sama dengan jumlah 1000 pil bahkan lebih jika kau mau" ucap Lin Vee dengan muka datar.


"Dan satu lagi yang membuatmu mempertimbangkan kerjasama ini" Lin Vee mengeluarkan ID Card Guildnya dan meletakanya di meja.


Betapa terkejutnya manajer, sampai ia perlu mengatur nafasnya untuk tidak shock. Di depanya ia telah berdiri sesosok moster tidak, apa-apan setengah dewa.


Ia kini sedang berfikir, pil Lv9 dan itu sempurna barang yang bisa menjadi perang dan bisa disebut berharga. Dalam berbagai kasus Asosiasi Obat Semesta pernah melelang pil Lv8 dan itu tingkat sedang itu sudah menarik masa yang sangat tinggi.


Lalun pemuda yang entah dari mana ia berkata mampu menyediakan 1000 pil bahkan lebih dengan nada datar, namun disisilain kekuatan yang tak masuk akal itu membuat manager semakin tertarik. Sangat menguntungkan jika dijadikan sekutu.


"Baiklah aku setuju menjadikan mu pemasok kami" ucap manager.


"Kalo uang aku tidak kekurangan, yang ku inginkan sebagian saham Asosiasi Obat Semesta" ucap Lin Vee dengan mata tanpa keraguan.


"Sebentar aku perlu memikirkanya sejenak" ucap manager


Lalu Lin Vee memikirkan bagaimana kabar Caroline yang ia tinggal. "Baru sebentar saja aku tak bertemu dia aku sudah merindukanya"


***


Caroline sekarang sedang berguling-guling kesana kemari berubah-ubah posisi, ia tak menyangka Vee gege akan meningalkanya.


yah dia telah melihat surat yang di tingalkan


"Line'er aku pergi ke kekaisaran Jiang untuk mengurus bisnis dengan Asosiasi obat semesta. Tadi aku mau mengajakmu melihatmu masih tertidur dengan nyenyak aku jadi tidak tega membangunkanya. Aku akan pulang dengan segera "


Seketika Caroline menyesali kenapa aku suka sekali tidur ahh...

__ADS_1


__ADS_2