Misterius Ai System [End Vol.1]

Misterius Ai System [End Vol.1]
Ch-050. Quest Memburu Moster lll


__ADS_3

Master Guild Blood Moon merupakan petualang pringkat SSR² Atau berda di Tahap Half God Puncak, kekuatanya tidak perlu di remehkan.


Sejak dulu Keturunan Keluarga Gu pasti memiliki potensi yang besar terbukti setiap alam memiliki Cabang guild yang master guild merupakan keturunan keluarga gu.


Master Guild Gu Chen telah lama berhenti mengikuti Quest atau misi, Sudah sekitar 1000 tahun ia tak dapat naik tingkat ke tahap Dewa Biasa. Hal itu membuatnya putus asa, dan tidak lagi terlibat dalam penyelesaian misi lebih memilih mengurus guild.


Namun akhirnya semangat nya menjadi kuat kembali lagi setelah betemu Lin Vee.


***


Mereka semua melesat kearah kekaisaran Sky bagian selatan, tepatnya di perbatasan kota Ezi.


Hampir setangah hari perjalanan beberapa moster tingkat Emas berkeliaran namun dapat di singkirkan dengan mudah.


2 hari kemudian...


Mereka akhirnya tiba di perbatasan.


...


Seorang yang berjaga di menara pemantau perbatasan melihat rombongan Vee.


"Bantuan datang" ucapnya lantang


Semua orang lalu berkumpul bersiap melakukan sabutan kecil.


"Tempat ini begitu kacau, sepertinya pergerakan moster akhir-akhir ini semakin besar" gumam Master Guild


Lalu tiba lah mereka dan di sambut oleh warga setempat dan beberapa prajurid kekaisaran yang telah tiba.


Para pertualang langsung mendirikan tenda untuk berkemah, di perkirakan akan ada glombang susulan dan gelombang yang menghacurkan desa hanyalah pembuka.


Vee membuat tenda kecil yang muat untuk 2 orang namun lokasi mendirikan tenda berada di 500 meter dari kumpulan tenda petualang lainya.


Para petualang yang melihat itu hanya mengacukan nya saja namun ada satu petualang yang merasa geram dengan dendam yang begitu membara.


***


Keesokan harinya tampak semua orang telah berkumpul, mereka semua di beritahukan lokasi-lokasi munculnya moster.


"Baiklah sebaigan party akan tetap menjaga di perbatasan, sebagian akan memburu moster yang masih berkeliaran" ucap Master Guild sebagai pemandu.


Banyak yang memilih main aman tidak ikut campur berburu moster.

__ADS_1


Vee dan caroline masih berdiri di camp mereka, beberapa saat kemudian mereka di hampiri salah satu party.


Seorang dari party itu bertanya, "Apakah kalian tidak beminat bergabung di party kami, kebetulan kami kekurangan 2 orang" ucap pemuda itu. Pemuda itu bernama Azel...


Vee masih diam tak mengataka sepatah kata apapun begitu juga caroline, ia hanya mengikuti semua tindakan vee.


Seorang perempuan dari itu mencoba meyakikan vee, "Bukankah lebih baik kita bekerja sama dari pada kalian hanya berdua saja, kami pernah menyusuri hutan ini beberapa kali" ucap perempuan itu yang bernama Clarisa


Vee memikirkan sejenak, bukan suatu hal buruk mengikuti meraka. Yah Lin Vee juga belum memahami medan hutan.


"Baiklah kami akan bergabung dengan kalian" ucap vee


"Kalau begitu sebelumnya perkenalkan aku Lin Vee bisa kalian panggil Vee dan Ia patner ku Caroline" ucap vee


"Salam kenal" ucap Caroline


"Ah.. aku kapten dari party ini perkenalkan aku Azel, Dia Clarisa , Lalu Lea, Andika dan terakhir Hawwe." ucap Azel memperkenalkan rekan-rekanya.


*Info kultivasi party


Azel : Tahap Holy Tryant *7


Clarisa : Tahap Mahayana *9


Andika : Holy Dao *2


Hawwe : Monarcy *1


Tanpa berlama-lama mereka melesat kedalam hutan. Sebenarnya azel tidak dapat merasakan qi mereka berdua, namun di lihat dari pakaian mereka bukanlah orang biasa.


Tak lama mereka di perhadapkan dengan Moster Tingkat Giok yang setara dengan Tahap Tyrant.


Tanpa berlama lama Azel menyerang kumpulan moster di susul dengan para rekan-rekannya.


"Rasakan Jurus Bumi tungkat 3, Gerakan penghancur" ucap azel...


Boommm...


Ledakan mulai tedengar, terlihat party itu dapat membunuh beberpa moster, namun itu tak kan cukup, masih banyak moster di tambah suara ledakan memancing moster lainya muncul.


"Sial mereka bertambah, jangan panik... atur formasi, Clarisa kau pulihkan rekan yang terluka. Aku akan mencoba menahan mengulur waktu" ucap Azel mengkordinator partynya


"Baik" ucap clarisa

__ADS_1


Clarisa memiliki skill penyembuh, ia masuk dalam klas mage skill penyembuhnya mencapai tingkat 4.


Di sisi lain Vee dan Caroline terbang dengan tenang di langit melihat party itu memiliki kerjasama yang bagus.


sesaat kemudian...


Boomm...


Asel terpental hingga menmbentur pohon, tampak luka di beberapa bagian tubuhnya.


"Azel... " teriak Clarisa langsung melesat ke Azel


"Kau tak papa, aku akan menyembuhkan mu" ucap clarisa


Disisi lain teman-temanya yang barusaja di pulihakan mencoba mengurangi moster yang terus berdatangan.


"Kalian mundur!... tinggalkan aku, kalian bukan lawan ny-..." ucap Azel


Boomm... terlihat Hawwe meluncur bagaikan peluru dan meabrak beberapa pohon dengan keadaan mengenaskan, walau ia telah berada di tahap monarcy namun pondasinya masih lah lemah. ia belum dapat mengontrol sepenuhnya kekuatanya.


Telepati


"Aih.. kalian mundur dan sembuhkan luka kalian, biarkan aku yang melawan moster tersebut" ucap Lin Vee turun dari langit dengan mengeluarkan pedang di kedua tangannya.


"Kau bukan lawannya..." ucap Azel berteriak ke arah vee.


Moster sudah berjarak 100 meter...


Telepati


"Caroline amankan mereka..." ucap Lin Vee


Caroline langsung membawa mereka menjauh, dan caroline memberikan mereka pil penyembuh, walau tak langsung sembuh setidaknya menyembuhkan 80%.


"Terimakas-...." belum Azel menyelesaikan kata-katanya.


Ledakan dasyat hingga membuat tanah bergetar...


Boommmm....


Dar....


Ledakan dimana-mana, dapat terlihat seorang sedang membunuh moster sendirian. Orang itu sangat mengerikan...

__ADS_1


__ADS_2