Misterius Ai System [End Vol.1]

Misterius Ai System [End Vol.1]
Ch-014. Salah Menyinggung!


__ADS_3

Dengan frestlenya Lin Vee membunuh moster demi moster dengan menguasai skil niat pedang tingat dewa membunuh moster tingkat mithri atau pun dewa bagaikan kertas.


Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari hingga hari ke 5 sudah siang dan malam terus membatai


Srang..


Srang...,


"Bantai..." ucap Lin Vee


Dengan wajah yang sangat bahagia hingga melupakan jika system telah naik versi 1000.


Terus menerus hingga satu minggu hutan kelar dibabat habis kawah magma dimana mana, kepulan asap dimana mana. Luas hutan berkabut itu sendiri misterius, kenapa ada milyaran moster bersarang disini. Ada sesuatukah didalam sana.


***


Orang orang melihat pertempuran itu, sudah menganggap pria bertopeng tersebut dewa dan bukan manusia lagi. Jika bukan dewa lalu apa pemandangan mengerikan itu.


Dengan moster sebanyak itu jika keluar maka akan menjadi kerusakan parah bakan bencana.


Tak lama muncul profound ark segede jaban datang, ketika sampai lalu turun di depan lahan kosong dekat hutan berkabut.


Gemuruh lebih besar dari pada yang dibicarakan rumor, fikir salah satu pria di dalam profound ark. Ketika meraka turun terlihatlah prajurit dengan pakaian perang megah dan turunlah seorang dengan berpakaian kaisar dan dibelakangnya turunlah seorang wanita cantik dengan set tempurnya.


Kekaisaran Jian dan Duan melihat meraka dari jauh.


(Ets.. Ketika seseorang sudah mencapai tahap Jendral Alam *3+ mampu menatap dari jarak jauh sekitar 1km, semakin tinggi semakin jauh)


Tampak robongan kekaisaran Han dari Benua Barat datang bersama tiga sekete besar yang ada di kekaisaran Han.


Mereka semua bergerak mendekati hutan sungguh terbelalak mereka menyaksikan pertempuran, tidak ini bukan pertempuran melinkan pembantaian.

__ADS_1


Milyaran moster bergeletakan seperti sampah, Kaisar Han yang tingkatnya berada di tahap Half Rendah hanya melihat dengan sesama ia melihat prajurit yang tingkatanya tidak di ketahui serta satu pria bertopeng yang tingkatanya tidak ia ketahui sangat mustahil. Kaisar han mempunyai kemampuan melihat 5 tingkat di atas Half Rendah.


3 Sekete yang melihatnya pun hanya dapat membuka mulutnya. Sekete yang hadir yaitu sekete Laut kematian, sekete Badai angin, dan skete Gagak Hitam.


Semua murid dari ketika sekete dibawa agar dapat merasakan pertempuran langsung namun setelah sampai nyali mereka ciut melihat apa yang mereka lihat. Lalu salah satu penatua melihat murid-murid sketenya menciut


"Kalian tak perlu takut jadikan lah ini sebagai pembelajaran bahwa kalian masih lemah" ucap penatua su yuan. Salah satu penatua diskete Gagak Hitam.


Sedangkan sekete lainya melihat bersampingan dengan rombongan Kekaisaran Jian dan melihat mayat mausia bergeltakan dan jumlahnya 10.000 berserta di temukanya mayat kaisar chen bersama putranya yang terluka parah.


Kedua sekete yaitu skete Laut kematian dan angin badai mentap kekaisaran Jian dan meminta penjelasan. Namun tidak ada respon yang mereka dapat. Lalu mereka mendekati kekaisaran Duan dan bertanya siapa yang berani memusnahkan kekaisaran Chen.


Ternyata dua kekuatan dibelakang kekaisaran chen adalah kedua sekete tersebut.


Pihak kekaisan duan ataupun prajurit tidak berani menyebutkan siapa yang telah membantai karena akibatnya akan lebih buruk dari kematian bahkan lebih dari itu. Membayangkan saja membuat berkeringat dingin. Karena pria bertopeng yang sedang bertarung itu lah pembunuhnya.


Dari grombolan itu munculah seorang patriak dengan tahap Raja Alam *5 yang tak lain ayah Lin Vee.


"Yang membunuh mereka anak saya" ucapnya yang dapat didengar semua orang.


brak..


Melesat menabrak pohon dan jatuh didekat Lin Vee tepat 10 meter.


"Itu akibatnya kau telah berbohong" ucapnya dengan sombong.


Rombongan kaisar Duan juga bingung kenapa patriak keluarga Lin berani mengeklaim bahwa pria bertopeng itu adalah anaknya.


"Siapa yang berani melakuan ini" ucap Lin Vee mebopong ayahnya, Lalu ia melesat kearah Caroline dan kaisar Jian.


"Tolong jaga ayah ku, lalu meminumkan obat pemulihan Lv9 tingkat sempurna. dia juga mengeluarkan ranjang singgel bad, lalu meletakan ayahnya dengan pelan" Lin Vee memanggil Line'er jaga kondisi Ayah ku.

__ADS_1


Lin Vee tiba-tiba muncul didepan kaisar Duan, dan langsung berbicara


"Siapa yang berani melukai patriak keluarga Lin" ucap pria bertopeng.


Salah satu prajurit Kekaisaran duan berbicara "berani sekali kau lancang dihadapan yang mul-..."


Srang...


Brukkk...


Tubuh prajurit itu tertebas dua bagian.


Lalu kembali menunggu jawaban namun Lin Vee di tendang dari belakang, orang tersebut sambil berkata


"Aku yang melakuannya"


Namun tendangan tidak berefek sedikit pun. lalu ia berbalik dan mengeluarka aura yang menekan pariak yang berani menendangnya dari belakang. Patriak tersungkur hingaa tanah


"Berani sekali kau melukai ayah ku, sama juga kau menyinggung ku" ucap pria bertopeng sambil menginjak kepala patriak.


Semua orang merasakan aura mencekam yang amat kuat dan ada beberapa yang pingsan karna tidak kuat, mereka tau bahwa aura tersebut tidak diarahkan kepada mereka.


Salah satu penatua sekete Laut kematian menyerang Lin Vee sedikit lagi mengenai


Brak..


Tangan terjatuh ketanah...


Lengan penatua terjaruh dan mengerang kesakitan lalu menebasnya.


Arghhhh....

__ADS_1


Semua murid sekete berdidik ketakutan. Lalu Lin Vee membawa Patriak dan melemparkan kekawanan moster, sudah tamat lah riwayat patriak. semua murid berserta penatua tersisa, benci, dendam sekaligus takut.


"Jika brani maju-...." ucap Lin Vee terpotong


__ADS_2