Misterius Ai System [End Vol.1]

Misterius Ai System [End Vol.1]
Ch-033. Keluarga Lin di Benua Barat


__ADS_3

Sesampainya di kediaman baru Lin Vee membuat formasi atau aray pelindung suapaya mostee didak dapat masuk bakan moster tingakt dewa perlu usaha keras untuk menembusnya.


Kabar tentang seseorang yang menempati banguan misterius itu sampai ke teling kaisar jian.


Tak mau meninggalkan kesempatan ia menyiapkan rombongan untuk pergi ke kediaman pria itu.


***



Semua orang di kediaman Lin termasuk orang tua vee tak percaya dengan bangunan Indah dan mewah, sebuah maha karya agung.


"Nak kau yakin ini kediaman ini milikmu?" tanya orang tua


"Benar yah, bu... " ucap vee


Ia tak bisa menjelaskan cara pembangunan mengunakan system nya.


Kedua orang tuanya mau tak mau harus mempercayai anak mereka, entah sejak kapan anaknya telah berubah menjadi suatu yang melebihi ekspetasi mereka. Bahkan akal mereka tak bekerja di Lin Vee...


Lin Vee menjelaskan berbagai tempat dan fungsinya serta menunjukan kamar orang tua serta tempat tinggal para pekerja.


"Gaji kalian akan dibeeikan 10 koin emas/bulan" ucap vee


"Hah?" para pekerja kediaman Lin mengorek -ngorek telinga mereka memastikan bahwa mereka tak salah dengar.


Gaji mereka biasanya saja hanya 5 koin silver, dan ini di berikan 10 koin dan itu emas. Sama saja mendapat 1000 koin silver. Gaji mereka sebelumnya saja sudah cukup untuk biaya hidup selama 6 bulan.


"Terimakasih tuan muda, kami akan bekerja dengan setulus hati" ucap serempak para pekerja dan pelayan.


Lin Vee melihat wajah senang mereka juga merasakan hal sama, itu adalah upah bagi yang setia.


"Baiklah kalian bisa mulai berkerja" ucap lin vee sambil pergi meningalkan mereka.

__ADS_1


"Baik tuan" ucap para pekerja


Kesetiaan para pekerja menjadi 100%, mereka sangat menyukai tuan muda mereka dalam arti kebijaksanaanya.


***


Lin Vee sedang bersantai di ruanganya


tok... tok...


"masuk"


"Tuan muda ada rombongan yang mengaku kekaisaran jian datang" ucap pelayan


"Kenapa kekaisaran datang ke kediamanya" gumamnya mengerutkan keningnya


"Baiklah aku akan kesana" ucapnya


Lin Vee segera menuju depan kediamanya yang mana ada beberapa gerbong kereta.


Beberapa orang yang didalam kereta jengkel lama sekali mereka tak membiarkan rombongan kekaisaran masuk. Namun kaisar jian tak bergeming ia tau sosok mengerikan apa pemuda itu, ia harus bersekutu dengannya.


Nampak seorang pemuda tanpan datang menyambut mereka tak lain Lin Vee.


Kaisar, permaisuri dan putri xion turun dan memberi salam kebada vee yang membuat para petinggi kekaisaran yang lain heran.


"Apa yang menghantarkan kaisar ke gubuk hamba, sebelum itu mari masuk terlebih dahulu" ucap Lin Vee sopan


"Haha... kau terlalu merndah anak muda" ucap kaisar nampak menyukai vee


Mereka semua masuk ke aula tamu, semua orang kagung dengan desain dan banyak prabotan terbuat dengan kristal jiwa tingkat tinggi dan batu muskil tingkat menengah.


Seberapa kaya sebenarnya keluarga Lin ini, sungguh barang berhaga di jadikan prabotan.

__ADS_1


"Kedatangan ku kesini aku ingin keluarga Lin menjadi satu bagian dalam kekaisaran Jian" ucap kaisar


Para petinggi


"Kaisar bukanya itu agak..." ucap para petinggi yang ikut


"Cukup keputusanku sudah bulat" ucap kaisar


Lin Vee dan keluarga akhirnya memutuskan tidak ada ruginya juga memiliki hubungan dengan kekaisaran Jian.


"Baiklah aku menyetujuinya dengan satu syarat, kekaisaran tidak berhak mengatur dan memerintah kami" ucap vee tegas


"Baik aku juga setuju" ucap kaisar


Mereka berjabat tangan, dan resmi keluarga lin menjadi bagian kekaisaran jian.


Sesaat dari tadi Lin Vee merasa dirinya selalu di tatap oleh putri xion dan permaisuri.


***


Pertemuan semua berakhir kediaman Lin menjadi damai kembali.


Lin Vee juga telah memberi tau Yang Mulia Kaisar tentang turnamen di kekaisaran duan, dan mengajak berangkat bersama besok lusa.


"Huh.. padahal aku harus meninggalkan alam rendah ini secepatnya" gumamnya pening


Tiba-tiba sebuah tangan memeluknya


"Vee gege kau terlihat sedang memikirkan sesuatu, kalo boleh tau kau bisa bercerita pada ku..." ucap caroline


Lin Vee berniat mengodanya


"Ah aku memikirkan jika aku suatu saat menikah dengan mu" gumamnya namun dapat di dengar caroline karena jarak keduanya sangat dekat.

__ADS_1


Deg...


__ADS_2