![Misterius Ai System [End Vol.1]](https://asset.asean.biz.id/misterius-ai-system--end-vol-1-.webp)
Sya la la~
Lin vee bernyanyi dan bersenang senang di bawah penderitaan permaisuri kekaisaran chen.
Entah sudah berapa lama Lin Vee menyiksa permaisuri pagi siang sore hingga malam. Teriakan erangan rintihan tak henti-henti bergema di seluruh penjara bawah tanah.
Sudah banyak obat penyembuh yang di minumi wanita itu serta banyak racun yang telah di berikan ke wanita itu, pakaian mewah berubah menjadi merah gelap.
Mecabuti tiap kuku, meremukan tulang-tulangnya, memotong jari tangan satu persatu, menyayat kulinya, mencongkel bola mata, memotong lidahnya, memberi racun, memasukan hewan ketelinganya, menempelkan besi panas, menyiram air keras dan masih banyak jenis siksaan. Semua ilmu itu di dapatkanya dari kehidupan dunia sebelumnya.
Bagi permaisuri untuk membalaskan dendam suami dan anaknya telah hilang, sekarang yang ia inginkan adalah bisa lepas dari pria didepanya yang lebih mengerikan dari pada iblis. Ia lebih menginginkan kematian agar bertemu suami dan anaknya, namun sayang itu takkan terjadi.
sudah ribuan kali ia memohon belas kasih, namun hanya keheningan tidak ada respon dari ia. Dia selalu menyiksanya pagi, siang, malam dan kembali ke pagi lagi. Sudah lebih dari seminggu, siksaan itu terus berulang-ulang.
Bagi vee menyiksa seperti ini merupakan hukuman kecil karena berani menyiksa orang tuanya.
"Baiklah cukup sampai disini, tidak akan ada kematian kematianmu ada di tanganku. Nikmati hidupmu dalam penderitaan itu merupakan kosekunsi menyentuh keluarga ku" ucap lin vee.
Lalu meninggalkan wanita itu di penjara yang sudah dilapisi array pelindung tingkat tinggi dan kedap suara.
***
"Seminggu lebih dua hari vee gege belum keluar dari penjara menyiksa wanita jala*g itu, tapi itu sepadan apa yang di lakukan nya kepada orang tua vee gege" dalam lamun caroline
Sebuah tangan merangkul tubuh carolin...
__ADS_1
"Mengapa kau melamun Line'er..." tanya vee
"Ah.. vee gege kau mengagetkan ku saja, seperti terakhir kali" ucapnya menggembukan pipinya
"Apa kau mau memukulku lagi?" goda lin vee
"Bu- bukan begitu..." tak tau harus berbicara apa (caroline)
"Btw dimana kedua orang tua ku" tanya vee kepada caroline
"Ah mereka sedang menyiapkan makan malam di dapur, tadi aku ingin membantu tapi di larang" ucap caroline yang masih menggembungkan pipinya
Setelah mereka makan Lin Vee membicarakan untuk pindah ke kedaiaman baru di benua barat.
Sedangkan keluarga lainya memilih untuk tetap tinggal, yah karena mereka tidak menyukai patriak dan Lin Vee. Namun tetap ada yang yang memilih mengikuti lin vee.
Berita penyergapan kediaman sekaligus oembantaian sadis tersebar tak butuh waktu lama karena banyak saksi mata yang melihatnya.
***
Keesokan harinya Lin Vee bersama keluarga dan rombongan pergi meninggalkan kota dengan banyak sorotan.
Baru keluar gerbang...
"Vee'er dengan apa kita akan ke benua barat, setau ayah benua barat sangat jauh. Butuh setidaknya 2 bulan jika mengunakan kereta kuda" ucap ayahnya
__ADS_1
Lin Vee mengeluarkan profound ark yang biasa ia pakai. karena ia mengeluarkan di depan gerbang banyak saksi mata yang melihat dan penasaran seberapa kaya keluarga Lin hingga mampu mempunyai kendaraan yang hanya di miliki kekaisaran saja bahkan itu tak sebesar itu.
"Ayo ayah naik... " ucap vee
Orang tua serta para pengikut dan pelayan melongo, tuan muda mereka sangat kaya. Entah kenapa mereka merasa tak menyesal mengikuti tuan muda mereka. Tentu saja banyak keuntungan yang menanti mereka.
Setelah semua naik, kakek tua muncul dari kekosongan yang membuat orang tua vee kaget.
"Ah.. maaf tuan dan nyonya mengagetkan, perkenalkan saya bayangan pelindung tuan muda" ucap kake tua sopan
Dan kakek tua sangat gampang akrab trutama ayah lin vee mereka mengobrol asik hingga hari terus ber lalu. Tak tersa sebuah bangunan meggah terlihat dengan gaya china.
Walaupun sudah lama tatap banyak pengunjung yang berbondong-bondong melihata bangunan indah.
Semua orang di bawah melihat profound ark yang mewah serta melihat satu rombongan turun dari profound ark. Dan mendekati bangun itu...
Nampak seorang pemuda mengunakan gerkan tangan..
"Buka"
Array tingkat tinggi pun terbuka
Akhirnya semua orang tau bahwa mereka semua lah yang memiliki bangunan ini. Namun yang jadi pertanyaan siapa mereka?
Wajah asing seperti tak dari benua barat...
__ADS_1