![Misterius Ai System [End Vol.1]](https://asset.asean.biz.id/misterius-ai-system--end-vol-1-.webp)
Pertarungan akhirnya di menangkan Lin Zi yang membuat satu stadion riuh, yah mereka belum menyadari jika lin zi berdada di tahap Half Puncak selangkah menuju Saint.
Mc
Baiklah sekarang menuju Sesi 7
Sekaranf merupakan giliran Vee melawan seorang bangsawan kekaisaran Hanzo
Lin Vee tersenyum melihat pemuda itu, pemuda itu tak lain Jimmy. Petualang yang ia selamatkan dari kepungan moster tempo hari.
Lin Vee cukup kaget dengan peningkatan pemuda itu yang sebelumnya berada di tahap Penyempurnaan Roh *7 dalam waktu 1 bulan mampu menembus 5 tahap dan berada di tahap Half Rendah.
Sedangkan Jimmiy merupakan orang yang paling terkejut bisa berhadapan dengan Lin Vee, namun ia juga menantikan pertarungan ini. Melawan sosok kuat merupakan kesempatan langka untuk menguji kemampuanya.
Dan lagi ia bisa berada di tahap Half Renda itupun mendapat bantuan dari Lin Vee dengan memberikan Sumber daya yang melimpah.
Mc
Para peserta memasuki arena utama, pertandingkan kali ini merupakan petarung dari Keluarga Lin dan Keluarga Ji
...Lin Vee vs Jimmy...
Pertarungan di mulai dalam hutungan ke 3
1... 2... 3... "Mulai"
Mereka diam sejenak...
"Sungguh kehormatan dapat bertanding dengan tuan Lin Vee" ucap Jimmy dengan salam hormat
"Ah.. kau pemuda itu, lumayan juga perkembangan mu" ucap Lin Vee
Jimmy tersenyum kecut, sebenarnya ia ingin mengagetkan Lin Vee namun sepertinya prediksinya gagal total. Tidak ada yang dapat di sembunyikan dari orang itu.
"Ini berkat tuan Lin Vee..." ucap Jimmy
"Baiklah serang aku dengan seluruh kekuatan mu, aku ingin lihat seberapa perkembangan mu" ucap Lin Vee dengan tangan melambai
"Baiklah..." ucap Jimmy
Ia tak lagi menyembunyikan aura kultivasinya dan membuat para penonton riuh.
"Pantas saja ia bisa menang dengan mudah melawan pangeran Ji, ternyata ia menyembunyikan kultivasinya yang berada di tahap Half Rendah.
__ADS_1
Jimmy melesat dengan memfokuskan qi ke tangan kananya hendak me mukul veee
Boommm....
Ledakan menimbulkan debu yang tebal...
"Apakah aku berhasil mengenainya?..." pikirnya ragu
Di dalam kabut
"Apakah kekuatanmu hanya segini saja" Ucap vee tanpa tergores sedikit pun
"Ah.. harusnya aku sudah menyadari sejak awal tidak ada kesempatan menang, aku dan tuan Lin merupakan perbedaan yang sangat mustahil. Aku saja bahkan tak dapat melihat tingkatanya, bodohnya aku yang terlalu berharap" Jimmy menyadari kekuatanya sekarang tak berefek apa-apa terhadap orang itu
"Aku menyerah" ucap jimmy lantang
Mc
Baiklah sepertinya sesi kali ini di menangkan leluarga Lin : Lin Vee
***
Waktu berlalu begitu cepat hingga hari mulai sore dan tiba di pengujung acara
Mc
...Caroline vs Tang yu...
Pertandingan antara Keluarga Lin dengan keluarga Tang
Arena utama
Dari gerak geriknya Tang yu tampak menaruh minat kepada caroline
Sedangkan caroline merasa jijik dengan tatapan para manusia yang rata-rata hanya ingin memakannya saja.
Mc
Pertandingan akan di mulai pada hitungan ke-3
1... 2... 3... "Mula- i...."
Boommm...
__ADS_1
Tampak Tang yu meluncur bagaikan peluru dan berakhir menabrak dinding pembatas dengan keadaan yang memprihatinkan
Para penonton menjatuhkan rahangnya, Apa-apaan pertandingan ini bahkan tak sampai 1 menit.
"Mc umumkan pemenangnya..." ucap caroline menyadarkan lamun pembawa acara
Mc
"Ah pemenang sesi 12 di menangkan keluarga Lin : Caroline"
Selamat bagi para pemenang dan 3 hari lagi akan di adakan babak final. Para peserta di berikan kesempatan untuk memulihkan tenaga mereka.
***
Semua orang membubarkan diri kerumah masing-masing
Ketika Caroline dan Lin Vee hendak pergi
"Tunggu" ucap Jimmy
Lin Vee menoleh ke arah sumber suara dan menyipitkan matanya
"Mengapa dia menghampiri ku" gumam vee
Jimmy tak sendiri melainkan bersama temanya yang lain. Ketika merka sudah dekat dengan vee.
Mereka secara serentak bersujut memberi hormat.
Secara bersamaan "Kami bersedia mengikuti tuan Lin Vee, dengan bantuan tuan muda kami tidak mungkin sampai ke titik ini. Mohon izinkan kami mengikuti tuan muda" ucap mereka
"Mengikuti ku?... akan ada banyak bahaya menanti, apakah kalian bisa bersumpah setia kepada ku mempertaruhkan nyawa demi aku" ucap lin vee
Memang benar banyak bahaya yang akan menanti kedepanya apa lagi dengan beberapa musuh yang ia singgung.
Jimmy dan kawan-kawan sebelumnya telah membulat kan tekad mereka masing-masing, mereka jutru ingin mengikuti demi melihat dunia yang luas dan tidak terjebak di dunia yang rendah ini. Wawasan mereka masih rendah belum tau luasnya dunia dengan mengikuti beberapa hari dengan vee sudah dapat membuka pikiran mereka.
"Kami siap bersumpah setia, kami siap mempertaruhkan nyawa kami. Mohon di pertimbangkan..." ucap mereka tanpa ada keraguan di mata mereka.
Lin Vee tampak berfikir..
"Baiklah...
...Bersambung......
__ADS_1