
Setelah acara pertunangan yang terjalin romantis di pulau dewata itu, mereka berdua seperti pengantin baru selalu merapat dalam segala tempat, entah di kantin kampus, di kontrakan Melda, dan sebagainya.
Kehangatan yang terjalin di antara mereka tak berangsur lama, Riko mulai menunjukan sisi lain yang berbeda dari sebelumnya yang bersikap hangat, Ia mulai berubah sikap menjadi pria yang dingin.
"Melda, Aku ingin kita putus saja."Ucap Riko
"Kenapa kamu tiba-tiba memutuskan hubungan kita?" tanya Melda
"Karena kita tidak bisa menentang sebuah takdir." Ucap Riko.
"Apa maksud ucapan kamu? tolong jelaskan!" ucap Melda
"Mami aku sedang sakit keras, Aku terpaksa menerima perjodohan dari mereka. Aku berharap kamu mendapatkan pria yang baik." Ucap Riko
"Tega banget ya kamu memutuskan hubungan secara sepihak seperti ini! kamu pikir aku ini apa?! barang dagangan! yang sudah usang lalu kamu buang begitu saja!" geram Melda
"Sikap kamu yang emosi itu juga membuat aku ragu untuk melangkah ke pernikahan." Ucap Riko
"Terserah! kamu pikir aku nggak akan sanggup hidup tanpa bantuan kamu! akan aku buktikan kalau aku juga bisa hidup tanpa semua bantuan dari kamu
"Buktiin ajah kalau kamu bisa, jangan hanya bicara saja, tapi buktikan!"bentak Riko
__ADS_1
"Oke, Aku buktikan plus nanti aku akan bayar semua yang kamu berikan untuk aku dan keluarga aku." Ucap Melda
"Lihat saja tanggal mainnya."Geram Melda
*****
Setelah perpisahan itu Melda yang sifatnya pemarah mendadak berubah juga menjadi pendiam, Dia pusing dengan semua yang terjadi dalam hidupnya bahkan sekarang Riko telah pergi meninggalkan dirinya
"Kenapa lu murung?" tanya Ribka
"Gw lagi badmood, nggak mau di ganggu." Ucap Melda
"Dari pada lu badmood begini mending kita hangout ajah malam ini, gimana?" tanya Ribka
"Kita ke klub malam, DJ hari ini ganteng banget. Hayu, ih temenin gw have fun bareng! dari pada lu badmood gini."Ajak Ribka
"Hmmmm, Oke deh." Ucap Melda
*
*
__ADS_1
*
Patah hati membuat manusia melarikan diri pada kenyataan hidup yang harus di jalani, mereka semua pergi untuk mengalihkan pikiran gelap akan kehidupan masa lalu
"Bro, ini gw sudah pesankan minuman yang bisa bikin lu tenang." Ucap Sammy
"Nggak usah, Gw di sini kan tujuannya buat nyari wanita yang lu maksud bukan untuk minum berbau alkohol seperti ini." Ucap Alvin
"Ayolah, Bro! jangan munafik masa lu belum pernah menyentuh minuman beralkohol ini?" tanya Sammy
"Gw memang nggak pernah menyentuh minuman alkohol karena lu tahu sendiri kalau gw nggak mampu untuk membelinya," ungkap Alvin sambil menggelengkan kepalanya.
"Jadi lu mempermasalahkan bayaran! astaga lu ini ada-ada saja, tadi kan sebelum ke sini juga gw yang traktir lu make over wajah lu yang penuh jerawat menjadi mendingan kan, nah sekarang anggap saja ini juga sebagai traktiran." Ucap Sammy
"Nggak usah deh, gw selalu merepotkan lu." Ucap Alvin
"Nggak repot kok, lu kan sahabat gw, jadi nggak perlu sungkan soal uang gw nggak pernah abis kok, kan bokap gw selalu kirim uang." Ucap Sammy
Bersambung.....
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan ya berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...