
Hatiku mulai miris mendengarkan lontaran sang pengacara membuat aku termangu pilu melihat isi dari surat waris yang menyatakan aku tidak akan mendapatkan bagian hak harta gono-gini sedikit pun, jika Malvin tidak menikah dengan seorang wanita dalam kurung waktu tiga bulan ini.
Aku tak menyangka selama ini Daddy Marco bisa menyembunyikan semua kenyataan pahit yang aku tak pernah akan sangka kalau aku ini hanyalah anak haram dari hubungan gelap Daddy Marco dengan seorang sekertaris bernama Dina.
Kebencian dan dendam ini meradang kepada Daddy Marco yang selama ini ia kenal sebagai sosok yang caring dan humble, ternyata sosok yang mata keranjang akan wanita.
Meskipun Mommy Marisa ikut adil dalam membantu menyembunyikan siapa jati diriku, Mommy Marisa selalu baik kepada aku, Ia selalu menganggap aku juga sebagai anak kandungnya.
"Aku harus berbuat sesuatu untuk mendapatkan harta itu. Aku nggak mau jadi gembel hanya karena aku anak haram dari hasil hubungan gelap Daddy Marco. Aku haru segera mencari pendamping hidup untuk Kak Malvin."Gumam Martin
Pikiran Marin begitu kacau, hingga ia pun mulai. melangkahkan kakinya menuju klub malam bersama dengan teman-temannya.
"Kenapa muka lu di tekuk, Bro?" tanya Wisnu
"Iya, di tekuk karena gw sedang galau memikirkan calon istri untuk Kak Maline
"Hah? udah besar masih saja mau lu jodohin?" ledek Wisnu
__ADS_1
"Bukan seperti itu juga, tapi ini karena masalah harta Warisan yang nggak bisa gw dapat kalau Kak Malvin nggak menikah." Ucap Martin
"Udah jangan galau, di sini kan banyak tuh para gadis cantik, tinggal lu pilih untuk calon Kakak ipar lu kan beres masalah." Ucap Wisnu.
"Benar juga sih kata lu." Ucap Martin
"Tuh ada gadis cantik duduk sebelah sana, sekarang lu kasih minuman ini sama dia. Deketin dia dulu baru bujuk deh nikah sama abang lu." Ucap Wisnu
"Oke, thank you. Bro." Ucap Martin
"Gimana sukses kenalannya?" tanya Wisnu
"Sukses, Gw tahu nama dia Denisa." Ucap Martin.
"Hmmm, nama dong buat apa an mending dapat yang berharganya Biar lu nggak galau, gw bantu lu dapat cewek itu dulu baru lu kasih ke Abang lu sisanya," ucap Wisnu sambil terkekeh.
"Maksud lu bicara gitu apa?" tanya Martin
__ADS_1
"Minuman yang lu kasih ke gadis tadi itu, Gw udah campur jadi minuman yang akan bawa lu ke langit ketujuh." Ucap Wisnu.
"Hah?! serius lu udah campur jadi minuman perangsang maksud lu?" tanya Martin
"Iya, Gw sudah campur minuman itu sama obat perangsang. Biar gadis itu malam ini jadi milik lu terus nanti sisanya baru deh Kakak lu yang cicil setelah mereka. nikah." Ucap Wisnu
"Gila lu idenya! suka bener." Ucap Martin
"Yoi bro, biar tahu rasa Kakak lu! siapa suruh bikin lu frustasi seperti ini. Gw kan sebagai sahabat nggak tega melihat lu terpuruk seperti ini. Sekarang waktunya lu seneng-seneng, Bro." Ucap Wisnu
Hasutan demi hasutan yang di lontarkan sahabat Martin membuat Martin merasa binggung, Namun karena pengaruh Alkohol perkataan yang Wisnu yang secara gamblang itu benar. Lebih baik gadis cantik itu bisa dia manfaatkan setelah dia pakai.
Bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....
__ADS_1