
Kali ini Riko mulai merasa kehilangan Melda, Ia menyesal telah memutuskan hubungan yang terjalin cukup lama hanya karena mamanya sakit keras hingga terpaksa Riko mengambil keputusan berat untuk menerima perjodohan itu demi kebahagiaan ibu yang telah melahirkannya.
Dengan langkah gontai, Riko menghampiri Melda untuk meminta kembali merajut kasih yang sempat terputus
"Melda..." Panggil Riko
"Ada apa!" ketus Melda
"A-aku ingin meminta maaf sama kamu," ucap Riko dengan terbata-bata.
"Untuk apa kamu minta maaf? hubungan kita sudah selesai, jadi tolong kami jangan pernah temui aku lagi," pinta Melda dengan memalingkan wajahnya.
"Justru itu, Aku meminta maaf untuk menarik kata putus dari kamu karena jujur aku merasa sangat kehilangan kamu."Ucap Riko
"Aku ini bukan boneka kamu yang bisa kamu permainkan begitu saja."Ucap Melda
"Aku menyesal karena waktu itu mama aku sakit keras dan mama aku menyuruh aku untuk memutuskan hubungan kita karena ingin menjodohkan aku dengan teman anaknya." Ungkap Riko
"Masa bodoh! itu bukan urusan gw lagi. Kita ini sudah selesai, jadi jangan paksa aku lagi
"Aku mohon," ucap Riko dengan menarik tangan
"Lepaskan!" bentak Melda
"Nggak! Aku nggak akan lepaskan sebelum kamu mau nerima aku lagi," paksa Riko dengan menggenggam erat pergelangan tangan kanan Melda hingga Melda meringis kesakitan
__ADS_1
"Lepaskan! gw nggak Sudi balikan sama cowok labil kayak lo." Ucap Melda
Tiba-tiba saja dari kejauhan datang seorang Pria dengan wajah yang mulus seperti seorang bayi baru lahir serta rambut klimis.
"Dia bilang lepaskan,"seru seorang pria berambut klimis
"Siapa Lo? berani ikut campur urusan gw dan cewek gw." Bentak Riko
"Lu nggak kenal gw? Gw ini Alvin yang menukar hadiah untuk lu karena belas kasian, Apa lu lupa dengan hutang budi lu?" tanya Alvin
"Ja-jadi lu itu Mr. latto-Latto?! yang waktu itu menolong gw, Sorry gw lupa karena penampilan lu kali ini juga sangat berbeda." Ucap Riko
"Jadi lebih ganteng?!" ucap Alvin
"Kepedean banget lu." Ucap Riko
"Sudahlah gw nggak ada urusan sama lu, sekarang gw mau bicara empat mata sama Melda. Lu pergi sama!" usir Riko
"Lu ajah sana yang pergi! ini istri gw."Ungkap Alvin
"Sssstttt!! gila lu jangan langgar perjanjian yang telah kita sepakati."Bisik Melda
"Oh, ya! maaf lupa!" Bisik kembali Riko
"Kamu bilang apa istri?" tanya Riko
__ADS_1
"Ralat maksud gw dia itu pacar rasa istri!" Ucap Alvin
"Jangan mentang-mentang gw ada hutang budi sama lu, Lu bisa ambil cewek yang gw sayang." Bentak Riko
"Dulu kan lu pernah bilang kalau lu akan lakukan apa pun juga, yasudah anggap saja cewek lu ini sekarang jadi milik gw." Ucap Alvin
"Kurang ajar lu ya,"geram Riko dengan melayangkan pukulan ke arah muka Alvin yang sudah mulus
Bugh!!!!!
Bugh!!!!
Alvin tidak melakukan serangan balik karena dia merasa males berurusan dengan Riko
"Sudah hentikan!" Bentak Melda
"Kami membela lelaki ini?" tanya Riko
"Tentu gw akan membela dia karena dia itu sekarang pacar gw." Ungkap Melda.
"Apa?!" kaget Riko
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin,.dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...