
Akhir sebuah kisah yang indah antara Malvin lewat kecelakaan hingga ia harus menikahi Melda dengan keterpaksaan. Ternyata yang paling mengagetkan Malvin saat melihat foto kecil yang terdapat di dalam kontrakan rumahnya adalah cinta pertama yang ia janjikan akan menikah kelak bersama dirinya ketika sudah beranjak dewasa.
"Jadi kamu itu si Elda? si kutu buku yang selama ini aku cari?" tanya Malvin
"Iah, Kok kamu bisa tau? nama panggilan kecil aku." Ucap Melda
"Ini aku yang kamu selalu sebut Teddy bear karena waktu itu aku gendut." Ucap Malvin
"Hah? jadi kamu teman lama aku si Teddy bear yang gendut dan lucu itu?" tanya Melda
"Iya, masa kamu lupa? dan kenapa kamu ganti nama?" tanya Malvin
"Siapa yang ganti nama? bukannya kamu yang suka berganti-ganti nama." Ledek Melda
"Oh, ya lupa aku." Ucap Malvin
"Dasar pelupa, belum juga jadi kakek tua sudah lupa lagi." Ledek Melda
"CK! Ingat nggak? dulu aku pernah janji sesuatu sama kamu?" tanya Malvin
"Janji apa??" tanya Melda
"Nah kan! sekarang kamu yang pelupa bukan aku. Coba kamu ingat-ingat dulu kejadiannya memang sudah cukup lama, tapi aku ingat baik bahwa aku pernah janji sesuatu sama kamu. Coba kamu ingat kembali kejadian saat kita bermain di taman bermain." Ucap Malvin
Flashback on
__ADS_1
"Hei, Teddy bear!" ledek Elda
"Apa sih?! kamu siapa?" tanya Malvin kecil
"Aku Elda si peri cantik, Kamu kejar aku kalau bisa." Ledek Melda
Dengan Nafas tersengal-sengal Malvin tidak bisa mengejar Elda yang selalu saja meledeknya.
"Karena kamu kalah, Kamu harus buat janji sama aku." Ucap Elda
"Janji apa?!" tanya Malvin kecil
"Kelak ketika kita besar nanti kamu harus menikahi aku karena aku suka sama orang yang gendut dan lucu seperti kamu
"Selera kamu jelek banget! masa orang gendut seperti aku ini kamu sukai." Ledek Malvin kecil
"Iah, Aku berjanji demi Langi dan bumi kalau aku Teddy bear akan menikah dengan Elda si peri cantik yang baik hati." Ucap Malvin kecil
Flashback off
Akhirnya memori masa lalu Melda berputar dan mengingat kembali peristiwa kecilnya
"Itu hanya lelucon saja." Sangkal Melda
"Janji itu akan aku tepati, Aku tidak akan menceraikan kamu." Ucap Malvin
__ADS_1
"Aku sudah tanda tangan kontrak itu. Aku nggak mau kena pinalti karena melanggar isi surat kontrak itu." Ucap Melda
"Aku robek sekarang di depan muka kamu," ucap Malvin dengan merobek isi surat kontrak perjanjian tersebut.
Krek!
Krek!
"Kamu kan sudah punya cinta sejati yang kamu ceritakan itu, jadi untuk apa kamu melakukan semua ini? masa hanya karena janji masa lalu saja kamu bisa membatalkan perjanjian ini?" tanya Melda
"Kamu benar, Melda! Lolita itu tidak sebaik yang aku pikirkan. Dia hanya mengincar kekayaan aku juga dan hanya melihat tampang aku doang!
"Kan aku sudah bilang, tapi kamu malah marah-marah." Ucap Melda
"Maaf ya, Aku nggak percaya perkataan kamu selama ini. Aku harap kita bisa memulai segala sesuatunya dari awal dan belajar saling mencintai satu sama lain karena aku juga tidak mungkin melanggar janji aku di masa lalu kita." Ucap Malvi
"Aku nggak harus mencintai kamu, Malvin karena aku sudah suka sama kamu sebagai Teddy bear keaayangan aku." Ucap Melda
Akhirnya Melda pun mengakui perasaan kepada Malvin yang selama ini dia tutupi bahwa dia memang menaruh rasa kepada Malvin dengan apa adanya.
"Gw nggak nyangka cinta sejati gw ternyata orang yang di takdirkan selalu ada di samping gw selama ini." Gumam Malvin
End
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga...