
Tepuk tangan meriah di sambut hangat oleh para pengunjung karena melihat penampilan dari sebuah band, lewat lagunya yang memukau hati.
Setelah pembukaan di sambut oleh MC, kini telah tiba saatnya kontes di mulai. Berbagai hadiah menarik telah di siapkan oleh para juri untuk menyambut Kontes Latto-Latto yang sengaja di selenggarakan
Tidak akan ada yang pernah menyangka, jika Cafe Latto-Latto Bucin itu adalah usaha rintisan Malvin Atmaja dari sisa tabungan serta hasil jual mobil mewahnya
Malvin merahasiakan usaha rintisan dari Mommy Marisa, dan Martin karena dia tahu Matin sangat tergila-gila ingin menguasai jabatan CEO. Malvin tidak mau bersaing dengan adiknya sendiri, maka dari itu dia mulai menggembala di kota A dengan tujuan agar dirinya tidak terus di tuntut untuk menikah hanya karena warisan dari sang Daddy.
"Hmmmm, Apa gw pura-pura ikut jadi peserta juga ya. Siapa tahu ajah gitu ada jodoh gw di antara orang banyak ini yang tidak memandang penampilan luar saja." Gumam Malvin dalam hatinya
Prang!
Tak sengaja gelas berisi air jeruk serta makanan steak yang sedang di bawa pelayanan dengan nampan berwarna cokelat
"Maaf saya nggak sengaja, Nona." Ucap Alvin.
"Kalau begitu lu harus ganti pakaian yang lu sudah buat gw basah kuyup seperti ini."Hardik Melda
__ADS_1
Tiba-Tiba saja Riko dari kejauhan melihat sang kekasih sedang bercengkrama dengan mengerutkan kening, Riko pun terpaksa menghampiri kekasihnya yang terlihat
"Sudahlah, sayang jangan di perpanjang masalah ini. Kamu kan nggak terluka juga, ini hanya baju kamu saja yang basah." Ucap Riko
"Nggak bisa gitu dong, Pria ini udah dua kali bikin masalah sama aku."Ucap Melda
"Udahlah sayang jangan di perpanjang lagi masalah ini, Kamu nggak lihat banyak pasang mata yang melihat kamu marah-marah sepert ini." Ucap Riko
"Biarin ajah, Aku kesal sama penjual asongan mainan ini!" geram Melda.
"Jangan kesel-kesel nanti cantiknya pudar,"rayu Riko
"Maaf, Nona. Saya akan ganti pakaian bernoda itu."Ucap Alvin.
"Uang dari mana penjual asongan mainan seperti kamu ini membeli baju limited edition ini. Asal kamu tahu baju bernoda kotor ini adalah pemberian kekasihku." Ucap Melda
"Sayang, Aku saja tidak mempermasalahkan pakaian yang aku sudah berikan kepada kamu. Kenapa kamu malah mempermasalahkan semua ini? pada penjual asongan mainan? Kasian dia." Ucap Riko
__ADS_1
"Untuk apa kamu mengasihani penjual asongan mainan seperti itu?" tanya Melda
"Aku hanya malu saja! kamu marah-marah di depan banyak orang seperti ini hanya karena kamu ketumpahan makanan dan minuman ini." Ucap Riko
"Malu?! jadi kamu malu punya pacar seperti aku?! kalau begitu kira akhiri saja hubungan ini." Ucap Melda
"Maksud kamu kita putus??"tanya Riko.
"Iya." Ucap Melda
"Jangan dong sayang, masa hanya karena hal sepele ini kamu memutuskan aku seperti ini." Ucap Riko
"Kamu tidak membela aku di depan semua orang ini! yang kamu pikirkan hanya diri kamu sendiri."Ucap Melda.
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...