
"Kenapa semua ini bisa terjadi sama aku! Aku nggak menyangka kalau aku bisa tidur dengan wanita galak pembuat onar itu," Gumam Malvin mengacak-ngacak rambutnya
Niat Malvin untuk mencari cinta sejati malah berakhir mengerikan, Ia harus di paksa menikah dengan wanita yang sempat memandangnya hina
"Sepertinya wanita ini tidak mengenali gw. Bagaimana kalau dia tahu kalau gw itu Alvin si penjual mainan asongan yang sangat dia benci, Lebih baik gw mengaku sebagai Alvin saja deh agar dia tidak menuntut gw untuk menikahinya karena gw miskin." Ucap Alvin
"Kok kamu diam saja dari tadi? apa kamu akan melarikan diri setelah kamu rampas mahkota paling berharga milik wanita?" tanya Melda
"Iya-iya, Aku bersedia menikahi kamu, Jika kamu positif hamil." Ucap Alvin
"Aku nggak mau! tetap kamu harua tanggung jawab atas semua perbuatan kamu ini." Ucap Melda
"Kanu tahu aku ini hanya penjual mainan asongan yang kamu benci. Apa kamu akan tetap menuntut aku untuk menikahi kamu?"tanya Alvin
"Apa?! jadi kamu itu pria yang membuat aku kesal dan termasuk hari ini?!" tanya Melda
"Iya,,," Ucap Alvin
"Kok bisa? wajah kamu berbeda dengan dia?" tanya Melda
"Aku perawatan wajah di paksa oleh Sammy." Ucap Alvin
__ADS_1
"Aku nggak peduli kamu siapa! yang terpenting bagi aku saat ini adalah kamu harus bertanggung jawab atas apa yang telah kamu lakuin terhadap aku." Ucap Malvin
"Oke, kalau kamu maksa, tapi seperti apa yang kamu tahu kalau buat diri aku sendiri ajah aku masih kekurangan apa lagi aku harus punya istri seperti model kamu ini. Aku yakin kita ini hanya korban, jadi jangan salahkan aku sepenuhnya atas apa yang terjadi sama kita saat ini " Ucap Alvin
"Aku sudah bilang aku nggak peduli aku hanya ingin kamu menikahi aku dalam waktu dekat."Ucap Melda
"Oke-Oke." Ucap Alvin
*
*
*
Sah
Sah
Sah
Kedua saksi menjadi kunci bisu ikatan tanpa cinta yang mereka jalani
__ADS_1
"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami dan istri." Ucap penghulu
"Mimpi apa gw semalam harus menikah tanpa rasa ikatan cinta di antara kita. Apa lagi gw harus menikah dengan wanita galak dan keras kepala seperti dia." Gumam Alvin
"Walaupun kita sudah sah menjadi suami-istri, tapi di kampus kamu jangan sampai memberitahukan orang-orang mengenai hubungan kita."Ucap Melda
"Aku mengerti kamu pasti malu sekali kan mempunyai suami seperti aku." Ucap Alvin
"Itu kamu tahu, Aku ingin kamu tidak melanggar kesepakatan yang telah kita buat sebelum menikah tadi." Ucap Melda
"Aku tahu kok, jadi sekarang status palsu ini tidak akan membuat aku menghalangi untuk mencari cinta sejati kan, begitu juga dengan kamu
Sebelumnya mereka sudah sepakat untuk menjalani status mereka demi sesuatu yang belum tentu terjadi
Pada dasarnya Melda hanya insecure dengan apa yang terjadi sehingga keputusannya terkesan terburu-buru
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1