Mr. Latto-Latto Mencari Cinta Sejati

Mr. Latto-Latto Mencari Cinta Sejati
58. Kebenaran mengenai Lolita terungkap


__ADS_3

Tak seharunya dan semestinya seorang Mr. Latto-Latto mengungkapkan jati diri dan sebuah rahasia besar yang tak seharusnya wanita tahu mengenai keluarga besarnya. Namun kali ini karena rasa cintanya kepada Lolita hingga Malvin pun dengan sukarela mengungkapkan semua kebenarannya yang terjadi antara hubungan keluarga dan hubungan asmaranya.


"Selama kamu ada di sisi aku, Aku merasa nyaman dan pencarian aku kini telah usai.


"Makasih, Kamu sudah menjadi pacar aku ya" Ucap Lolita


"Sama-Sama, sayang. Aku ke kamar mandi sebentar ya. Kamu tunggu sini atau pesan lagi saja makanan yang kamu mau?" tanya Malvin


"Nggak usah deh, sayang! Aku takut gendut terus kamu nggak sayang sama aku." Ucap Lolita


"Aku nggak mungkin lah nggak sayang! aku pasti tambah sayang kalau kamu tambah gendut." Ucap Malvin


"Akh, Kamu bisa saja. Mana mungkin kamu akan suka kalau aku gendut" Ucap Lolita


"Bisa dong, Kenapa nggak bisa?! aku sayang sama kamu bukan karena kurus atau gendut tapi karena ketulusan kamu mencintai aku tanpa pandang bulu." Ucap Lolita

__ADS_1


Malvin pun mulai beranjak dari tempat duduknya untuk pergi ke dalam kamar mandi yang ada di ujung. Namun langkahnya terhenti ketika ponselnya tertinggal di meja


Dengan mata membulat Malvin melihat Lolita dari belakang punggungnya sedang menempelkan ponsel miliknya dan berbincang-bincang melalui ponsel miliknya dengan sebutan Sayang, dan diam-diam akhirnya Malvin memutuskan untuk mendengarkan apa saja yang mereka itu bicarakan


Kring!


"Sayang, kamu masih sama si tompel?" tanya Doni


"Iya, masih. Sabar ya." Ucap Lolita


"Aku juga sama kangen ketemu sama kamu." Ucap Lolita


"Kenapa si tompel itu kamu jadikan sasaran bukankah dia hanya penjualan asongan mainan yang miskin saja?" tanya Doni


"Dia tidak miskin, sayang!" ucap Lolita

__ADS_1


"Kenapa kamu bisa seyakin itu?" tanya Doni


"Awalnya aku juga menduga seperti yang kamu pikirkan kalau dia itu tidak layak aku jadikan target untuk menguras hartanya! namun aku salah ketika aku mengetahui semuanya tanpa dia tahu kalau aku adalah cewek yang hanya memanfaatkan harta dia, dan bodohnya dia mengira kalau aku tulus mencintainya tanpa melihat tampang maupun hartanya." Ucap Lolita


"Bagus, sayang! kamu memang pacarku yang cerdik. Kamu kuras semua hartanya lalu tinggalkan dia dan kita akan bersama selamanya karena kita tidak bisa selamanya mengandalkan harta kedua orang tua kita saja untuk masa depan." Ucap Doni


Malvin mengusap kasar wajahnya berkali-kali, Ia tak percaya bahwa wanita yang dia percayai begitu tega mempermainkan perasaanya yang benar-benar di porak-porandakan kegalauan yang menyelimuti hatinya


"Astaga, benar yang di bilang Melda bahwa Lolita hanya perempuan yang matre dan mempermainkan aku saja." Gumam Malvin dalam hatinya


Malvin memalingkan wajahnya, Ia tak sanggup lagi berada di satu tempat yang sama dengan wanita yang telah mempermainkan perasaanya. Malvin pun pergi dengan tertatih-tatih untuk meninggalkan Lolita seorang diri


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/subscribe...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2