
Pagi yang cerah, dua orang insan beda jenis sedang tertidur pulas tanpa busana sedang berpelukan erat tanpa rasa malu, bahkan sinar mentari yang tajam memantul ke arah gorden berwarna putih itu tetap tak membangunkan mereka yang sedang kelelahan akibat pertempuran semalam yang entah berapa ronde mereka lakukan.
"****, siapa dia?!" umpat seorang pria merasa kaget melihat seorang gadis ada di dalam kamarnya.
Pria itu pun mulai melihat area sekitarnya dan dia shock melihat seseorang rambut panjang dari belakang mulai membalikan tubuhnya, lalu saling menatap satu sama lain dengan perasaan yang kaget karena sang wanita tak mengenal sang pria, sedangkan sang pria sangat mengenal wanita yang sering mengumpatnya.
Dengan saling menatap Kaget, akhirnya Melda memberanikan diri untuk membuka pembicaraan
"Ka-kamu?! yang selalu membuat onar itu kan! Aduh kenapa gw bisa satu ranjang sama dia. Sebenarnya apa yang terjadi?! gw nggak ingat apa pun." Gumam Malvin
"Ka-kamu siapa?" tanya Melda
"Kamu tenang dulu ya." Ucap Malvin
Melda kaget melihat Malvin yang masih dalam selimut yang sama tanpa busana dan tak mengenal sosok Malvin karena jerawat dan tompel menghilang serta gaya rambut yang berbeda dari penampilan Alvin yang kerap kali di poni sedangkan Malvin dengan rambut klimis.
"Bagaimana aku bisa tenang! kamu itu siapa? kenapa kita bisa melakukan hal tidak senonoh ini? aku sama sekali tidak ingat apa pun." Ucap Melda
__ADS_1
"Sama aku juga tak ingat apa pun yang terjadi sama kita karena saat aku terbangun kamu sudah ada di samping aku." Ucap Malvin
"Kamu harus tanggung jawab! Aku nggak mau nanti aku hamil dan dia tidak punya Ayah." Ucap Melda
"Maafkan saya, Saya nggak bisa menikahi kamu, tapi saya akan menanggung semua perbuatan aku ini dengan membiayai semua kebutuhan kamu." Ucap Malvin
"Kenapa kamu tidak bisa menikahi aku?" tanya Melda
"Karena aku hanya bisa menikah dengan wanita yang mencintai aku dengan tulus sedangkan di antara kita tidak ada cinta." Ucap Malvin
"Baiklah, Aku akan pikirkan kembali kalau kamu hamil. Sekarang kan kamu baik-baik saja." Ucap Malvin
*******
Flashback on
DJ Ringgo memperkenalkan seorang wanita cantik bernama Ribka kepada Sammy dan Alvin, mereka pun mulai berjabat tangan untuk memperkenalkan diri masing-masing, setelah itu di susul dengan kedatangan Melda, Ia memperkenalkan diri kepada Malvin dengan raut muka merah merona karena pesona Malvin yang memikat hati wanita
__ADS_1
Sammy memperhatikan kedua insan yang saling menatap dan melirik seakan satu sama lain ingin saling memiliki.
"Hmmm, sepertinya cewek ini akan membuat sahabat gw tak lagi galau memikirkan masalahnya, Gw harus kasih mereka obat perangsang untuk membuat Malvin bersenang-senang malam ini." Gumam Sammy
Sammy pun memulai aksinya dengan memasukan obat perangsang itu kedalam gelas minuman yang mereka hendak minum, Lalu Sammy pun mulai membantu mereka untuk memesankan satu kamar berukuran king size
"Saya pesan satu kamar untuk pasangan pengantin ini." Ucap Sammy
"Baik, Pak. Saya bantu proses." Ucap sang resepsionis
Flashback off
Bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua di sini...
__ADS_1