
Mereka berdua pun tiba di salah satu Butik ternama bernama Yellow Boutique di kota A yang sangat di gandrungi oleh kaum hawa karena rancangan gaun yang sangat kekinian di era modern tahun ini.
Sistem penjagaan Yellow Boutique sangat ketat, maklum saja tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke sana, hanya dari strata ke atas saja yang bisa di giring untuk melihat busana limited edition serta rancangan lainnya yang tak kalah memukau dan menarik perhatian bagi yang melihatnya.
"Di larang masuk, bagi gembel seperti anda" seru penjaga
"Saya bukan gembel, tapi saya pengunjung yang hendak membeli salah satu gaun di sini." Ucap Alvin
"Jangan ngaco! gembel seperti anda ini mana mungkin bisa membeli salah satu gaun di boutique ternama seperti ini
"Jangan merendahkan pembeli ya! bisa-bisa anda akan di pecat." Ancam Melda
"Kamu dan gembel ini sama saja! pergi kalian dari sini." Usir penjaga
"Kami tidak akan pernah pergi dari sini sebelum kami membeli salah satu gaun itu."Pinta Melda
"Jangan menghayal kamu di siang bolong begini, ini adalah boutique ternama di kota ini, mana mungkin gembel seperti kalian ini mampu membeli salah satu gaun di sini." Ucap penjaga
"Kalau begitu izinkan kami masuk karena akan aku buktikan kalau kami mampu untuk membeli salah satu gaun tersebut di toko ini." Ucap Melda
__ADS_1
"Sombong sekali! gembel seperti kalian mana mungkin bisa membeli salah satu gaun di tempat ini
"Kami buktikan, Iya kan Alvin?"tanya Melda
"Hmmmmm..," pikir Alvin tanpa sepatah kata pun
"Kenapa diam begitu, jangan bilang kalau kamu hanya mempermainkan aku saja untuk membeli gaun mahal itu?"tanya Melda
"Tentu tidak, Aku hanya sedang berpikir saja agar para penjaga yang sombong ini tidak merendahkan orang lain hanya karena penampilan." Jawab Alvin
"Aku berharap para penjaga itu di pecat saja agar tidak pernah membandingkan penampilan orang yang hendak ingin membeli gaun di sini."Ungkap Melda
"Mungkin saja ini adalah peraturan di sini yang harus para penjaga taati." Ucap Alvin
Para penjaga pun mulai memperbolehkan untuk Melda dan Alvin masuk dengan mengawal keduanya, mereka pun mulai masuk.
Melda pun mulai melirik ke kanan dan ke kiri untuk memilih-milih gaun yang hendak ia beli, matanya mulai berbinar melihat gaun berwarna merah muda yang sangat elegan
"Aku beli yang ini saja." Tunjuk Melda
__ADS_1
"Yasudah, Sekarang tinggal kalian bayar!" seru para penjaga
"Ya di bayar sama suami saya, kalian nggak usah sampai kawal kita masuk seperti ini."Ucap Melda
"Apa bisa saya membayar dengan kartu debit ini," ucap Alvin menunjukan kartu hitamnya
"Loh, itu kan black card, kamu nyuri di mana?!" Kaget Melda
"Gw nggak nyuri memang ini punya gw kok." Ucap Alvin
"Masa sih gw nggak percaya penjual asongan mainan kayak Lo gini bisa punya kartu yang nggak semua orang bisa punya
"Makanya jadi orang jangan suka untuk merendahkan orang yang terlihat biasa ajah."Ucap Alvin
"Iya deh yang sultan beda, jadi aku boleh dong nambah lagi belanjaannya." Ucap Melda
"Bebas, Kamu pilih saja satu lagi yang kamu suka sebagai bonus ganti gaun yang dulu aku rusak."Ucap Alvin
Bersambung....
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...