Mr. Latto-Latto Mencari Cinta Sejati

Mr. Latto-Latto Mencari Cinta Sejati
25. Bertemu Denisa


__ADS_3

Hati wanita mana yang geram jika terus saja di sundut oleh bara api yang terus di kumandangkan oleh Alvin, sebenarnya Melda sudah merasa tak tahan dengan perkataan sang suami yang selalu saja ingin mencari cinta sejati, padahal di depannya sudah terlihat jelas bahwa Melda adalah istri sah dari Alvin sedangkan hati Alvin masih membeku karena luka di masa lalu yang belum juga terobati sampai sekarang.


Denisa kembali ke kampus di kota A, sedangkan Alvin tetap tampil tidak bersahaja dengan muka yang penuh dengan bintik-bintik kemerahan di seluruh area muka serta tompel besar yang melekat di sisi kanannya.


Brugh!


Ponsel Denisa pun terjatuh akibat tabrakan serta buku-buku yang ia bawa pun terjatuh berhamburan ke lantai.


"Hati-hati dong kalau jalan pakai mata bukan pakai dengkul!" geram Denisa


"Maaf, saya nggak sengaja." Ucap Alvin


"Dasar tompel bermuka alien!"cerca Denisa


"Heh, ngapain lu hina cowok gw" seru Melda


"Hah?! jadi cowok tompel bermuka alien ini cowok lu??" tanya Denisa


"Iah, memang kenapa? ada masalah?


"Lu itu buta atau katarak? cowok tompel bermuka alien yang kere kayak gini Lo jadiin pacar.,"Ledek Denisa

__ADS_1


"Suka-suka gw! bukan urusan lu juga." Hardik Melda


Denisa pun langsung pergi karena males berdebat dengan dua manusia yang ada di hadapannya.


"Tumben ngebelain suaminya."Bisik Alvin


"Nggak usah kepedean deh, Gw ngelakuin ini semua hanya karena balas budi yang kemarin lu bantuin gw sama mantan gw itu." Ucap Melda


"Oh, balas budi yang kemarin! di kirain udah baper gitu sama gw


"Najis! ngapain gw baper sama penjual asongan mainan kayak lu gitu?! yang tiap hari kerjaannya hanya main Latto-latto."Ucap Melda


"Gw nggak sekedar main Latto-Latto, tapi gw ini menjual serta lu tahu sendiri gw ini Mr. Latto-Latto yang selalu memenangkan kontes.


"Kan gw udah kirim. Apa lu nggak menerimanya?" tanya Alvin


"Mimpi lu, mana pernah gw menerimanya! palingan juga lu bohongin gw kan?" tanya Melda


"Haduh, yasudah gini saja deh. Sekarang lu ikut gw ajah." Ucap Alvin


"Kemana?" tanya Melda

__ADS_1


"Ke butik! lu pilih deh sesuka hati lu." Ucap Alvin


"Gaya bener! uang dari mana ke butik?" tanya Melda


"Uang hasil kerja keraslah, hayu mau nggak? selagi gw baik hati." Ucap Alvin


"Iya-iya, tapi masa kita bolos dari kampus?" tanya Melda


"Udah nggak masalah lah, lagi pula kali-kali ajah kita bolos! mau nggak ini? ajakan gw hanya berlaku hari ini saja, gimana?" tanya Alvin


"Yasudah kalau maksa hari ini lagipula gw juga males kuliah hari ini." Ucap Melda


"Hayu cus kalau gitu naik motor odong-odong gw ajah ya."Ajak Alvin


"Akh, ogah mending pakai motor gw ajah lebih mendingan dari pada motor lu yang jadul itu." Cibir Melda


"Oke, gimana tuan putri saja deh. Jongos seperti gw ma nurut ajah." Ucap Alvin


Bersambung..


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....


__ADS_2