MUSE S3

MUSE S3
LAC 5


__ADS_3

LOVE AND CROWN


FIRST MEET


Suasana siang hari ini di kawasan kediaman Agazine terlihat sangat padat dan menyilaukan. Mobil-mobil mewah berjajar sepanjang jalan, belum lagi kerumunan wartawan yang ingin meliput saat-saat ter-indah dan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh pelosok Negeri Wei.


Para pasukan khusus pengawal Raja dan keluarga kerajaan berdiri tegap mengitari rumah kediaman Agazine. Tak membiarkan seekor serangga-pun masuk ke dalam rumah. Hiruk pikuk dari para tetangga dan rakyat yang ingin menyaksikan peristiwa hari ini-pun tak kalah riuh dengan bunyi sirene pada mobil petugas kepolisian.


Raja dan Ratu sudah hadir lebih dahulu, memakai pakaian lengkap kenegaraan. Mengulum senyuman dan lambaian tangan singkat sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah calon besannya. Para pers langsung mengabadikan Raja dan Ratu mereka dalam jepretan foto. Bunyi bidikan kamera terdengar saling bersahutan.


Setelah Raja dan Ratu memasuki rumah calon besannya, giliran Jayden, Putra Mahkota kerajaan Wei. Ia turun dengan elegan. Tubuhnya yang tinggi dan tegap tampak sangat menggiurkan dengan balutan busana resmi kenegaraan. Assesoris negara tersemat lengkap pada dada dan pundaknya. Belum lagi sebuah cape yang menutupi sebelah bahunya, berwarna Maroon dengan bordir emas bergambar lambang negaranya. Cape-nya sedikit melambai saat ter tiup angin, memamerkan tubuh tegap sempurna milik Jayden.


Jayden melangkah masuk ke dalam rumah setelah memberikan senyuman maut-nya pada pers. Beberapa orang ajudan mengikutinya dari belakang, sambil membawa beberapa kotak penting yang diyakini sebagai mas kawin dari keluarga kerajaan untuk meminang Renny.


“Hormat pada Matahari dan Bulan Agung Negeri Wei.” Teriak penatua yang telah hadir mendahului Raja dan Ratunya.


“Hormat kami pada Raja Jared Kielv dan Ratu Dyna Kielv.” Semua tamu termasuk kedua orang tua Renny membungkuk-kan diri mereka dalam-dalam.


“Bangkitlah.” ucap Raja Jared, lalu ia duduk pada kursi ditemani oleh istrinya Dyna.


“Hormat pada Putra Matahari Agung Negeri Wei.” Terdengar lagi teriakan penatua saat Jayden masuk ke dalam.


“Hormat kami pada Yang Mulia Putra Mahkota Negeri Wei.” kembali semuanya bangkit dan menundukkan diri dalam-dalam.


“Yang Mulia Ayahanda, Ibunda.” Jayden membungkukkan sedikit tubuhnya dan duduk di samping mereka.


“Anak baik.” Raja Jared tersenyum. Dyna ikut tersenyum, padahal hatinya sangat gundah.


“Bawa masuk semuanya.” Jared menyuruh barang-barang yang dibawa oleh ajudan Jayden masuk.


Pria-pria kekar itu membawa 5 buah kotak bludru berwarna Maroon. Lalu mereka membuka kotak itu dengan kunci khusus sebelum menaruhnya di atas meja tengah. Semua mata memandang dengan kekaguman akan keindahan isi kotak-kotak tersebut.

__ADS_1


“Suamiku, rasanya aku ingin pingsan.” Bisik Via pelan, ia tak kuasa menahan haru saat melihat betapa indahnya mas kawin yang di bawa pangeran untuk anak gadisnya.


“Kau kira aku tidak? Kakiku sudah lemas dari tadi.” Andre menyikut pelan tubuh Istrinya.


“Tuan dan Nyonya Agazine silahkan maju ke depan. Sebelum Raja dan Ratu melamar anak anda, mereka akan memberikan gelar bangsawan pada anda berdua.” Penatua mempersilahkan pasangan Agazine maju mendekati Raja Jared, mereka berdua berlutut di depan Raja.


“Tuan dan Nyonya Agazine, dengan hukun Negeri Wei dan kebijakan kami sebagai kepala Negara. Kau menerima gelar bangsawan Baron dan Baroness. Semoga membawa kemakmuran dan kekayaan bagi Negara dan Keluargamu.” Jared menepatkan pedangnya di atas pundak Andre Agazine.


“Saya bersumpah setia pada Raja dan Negara. Dan dengan bijaksana menjalani gelar bangsawan yang saya terima demi kemakmuran dan kejayaan Negeri ini.” Sumpah Andre dan Via setelah menerima gelar bangsawan bagi mereka.


“Bagus. Bangkitlah. Mari kita temui Tuan Putri.” Raja kembali duduk.


Jayden bangkit dan memberikan isyarat pada Natasha untuk menjemput Renny turun. Natasha dengan segera naik dan menemui Renny. Jayden bangkit dari kursinya dan berdiri tegap di bawah tangga, menunggu untuk menggandeng calon istrinya.


“Ready?�� Natasha menggandeng tangan Renny yang terdiam di ujung tangga.


“Oh Tuhan. Aku sangat gugup.” Renny memejamkan matanya, bahunya bergerak naik turun. Seumur hidup dia tak pernah melihat sosok Raja, Ratu, dan Pangeran negerinya secara langsung. Dan sekarang dia akan menikahi Pangerannya. Mimpi apa Renny semalam?!


“Yang Mulia?” Natasha menyadarkan Renny dari lamunan-nya.


“Aku siap, Shasa.” Renny tersenyum, sudut bibirnya terlihat simpul karena sedikit dipaksakan.


“Mari.”


Deg..


Deg..


Renny menuruni satu per satu anak tangga, seirama dengan suara jantungnya yang hendak meloncat keluar. Tangannya terasa sangat dingin, hal ini jauh lebih menegangkan dibanding saat guru memanggilnya maju untuk mengerjakan kuis dadakan.


Jayden mengangkat wajahnya untuk melihat sekilas pada calon pendamping hidupnya. Ia terkesima, Renny sungguh terlihat sangat cantik. Jayden berdecak pelan, mengagumi betapa cantik gadis pilihannya. Dalam hati Jay berteriak bahagia, memang pilihannya tak pernah salah, berlian akan tetap menjadi berlian walaupun terkubur di dalam lumpur sekali pun.

__ADS_1


Tinggal beberapa anak tangga lagi, Renny sudah bisa melihat dasar ruangan lantai satu pada kediamannya. Dengan lebih menegakkan tubuhnya Renny menuruni sisa anak tangga. Pelajaran gerak tubuh agar terlihat anggun belum sepenuhnya dikuasai oleh Renny. Renny masih sangat terlihat kaku saat berjalan.


Slurut..


“Ah Tuhan, sepertinya aku akan jatuh.” Renny tersentak kaget saat ternyata bukan anak tangga yang dipijaknya, tapi bagaimana ini sudah terlanjur melangkah maju. Renny akan jatuh..


Satu


Dua


Tiga


dan....


Jayden menangkap tubuh Renny, menahannya dengan lengannya yang kekar dan kokoh. Renny terbelalak kaget, usahanya untuk terlihat anggun hilang hanya dalam hitungan detik. Untung saja pria ini menyelamatkannya, kalau tidak pasti Renny sudah merasa amat sangat malu, kehilangan muka di depan calon mertua sekaligus Raja dan Ratu pemilik negeri ini.


Renny masih terlihat kaget, matanya terbelalak saat pandangan mereka bertemu. Siapa pria yang menangkapnya? Kenapa dia begitu tampan? Dia adalah pria paling tampan yang pernah Renny temui. Matanya yang biru dan dalam terus menatap Renny lekat, membuat Renny semakin hanyut dalam pesonanya. Renny tak sanggup mengalihkan pandangannya, tersihir akan keindahan wajah pria itu.


>>> LOVE AND CROWN <<<


___________IG. @dee.Meliana__________


Aih.. akhirnya Renny bertemu dengan Pangerannya.


Ugh ga tahan deh..


Pasti ganteng banget si Jay.


Trus apa isi kotak mas kawin Renny ya?


Next episode ya readers ^^

__ADS_1


__ADS_2