
Mohon maaf ya man teman readernya author yang setia, bukan maksud hati tidak up. tapi sebenarnya ceritanya agak kabur dari rencana awalnya, tidak tahu kenapa tiba tiba saja lari dari rencana awal.
Disaat thor nulis, berbagai konflik dan alur bermunculan dengan tiba tiba. Ada niatan mau memperbaiki semuanya, namun author bingung nanti banyak banget perubahan.
huffff.... Akhirnya thor putuskan biarkan air mengalir kearah yang diinginkan.
Thor sendiri juga penasaran, kemana arah imajinasi thor nanti membawanya.
Maaf ya kalau kurang mengena. 😅😔.
################################
Lanjuttttttt.... 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Tak lama kemudian Leni datang menjemput.
Mereka berpamitan dengan ortuanya Zara.
"Hallo Juwi..., kamu dimana?"
"Ya Len.. Gue sudah disekolah ini, loe sudah jemput Zara?"
"Sudah, kami on the way kesekolah ni".
"ok".
Mereka langsung meluncur ke sekolah. Tak lama kemudian mereka sampai kesekolah. Mereka sudah ditungguin Juwisya diparkiran, Sambil ngobrol ngobrol mereka langsung masuk ke Lapangan SMA.
"Kita duduk didekat pohon itu ja ya. " Ajak Zara
"ok". juwisya dan Leni kompak menjawab.
" Eh.. Zara.. lihat.. KkDani jalan kesini." Leni
" Hah.. Mana Len..!"
Mereka melihat Dani berjalan ke arah mereka.
"Hai... Zara.. "
"Hai kak".
__ADS_1
"Zara ja yang disapa kk. Padahal kami bertiga loe." Leni nyahut dengan kesal.
"emm.. hehehe.. maaf gx maksud gitu kok. Kalian sudah lama.?
Dani menjawab dengan Canggung.
"Apaan sih Len, suka suka Kk Dani dong, kok loe jadi sewot sih".
"Juwi.. Leni.. kok malah ribut sih. Malu maluin deh." Zara mencoba melerai.
"Hahaha.. kalian lucu banget sih. Maafin kakak ya, kakak hanya menyapa Zara saja tadi."
"gx pa kok KkDani, Juwi malah senang. ada yang memperhatikan Zara."
"Apaan sih Juwi... jangan didengarin kk, Juwi selalu begitu. "
"hahaha.. sumpah kalian lucu banget.. Tapi wajahnya jadi merona gitu Zara. makin cantik."
"Apaan sih kk, receh banget.. noh cewek kakak manggil tu" .
Zara memoyongkan bibirnya ke arah belakang Dani, menunjukkan ada yang memanggilnya.
"owh.. itu bukan cewek kakak, Zara. Zara gx punya pacar. itu teman kakak Kalista. Ya sudah kakak kesana dulu ya. Kalian enjoy ja. Nikmati Acaranya dengan nyaman dan anggap ja kalau kalian yang punya acara."
"Da.. Zara.. da semua.. ".
Dani berlalu meninggal mereka dan menghampiri temannya.
"Sudah jauh orangnya. Ngapain sih masih dilihatin ja".
"Apaa sih Len.. gue gx lihat kak Dani kok"..
"terserah loe deh.".
Mereka kembali duduk ditikar yang sudah dibentangin oleh panitia. Sebenarnya Leni suka sama KakDani. Dia kesal tiap lihat KkDani selalu datang ke sekolah mereka mencari Zara.
Karena itulah Leni mencoba berteman dengan Zara dan Juwisya. Leni ingin KkDani hanya memperhatikannya saja.
'awas ja loe ya Zara. tunggu sebentar lagi. KakDani pasti bakalan membenci loe.'
Ucap Leni dalam Hati.
__ADS_1
Tanpa sepengetahuan Zara dan Juwisya. Leni menrencanakan sesuatu dengan kakak sepupunya Kalista. Zara dan Juwisya tidak mengetahui kalau Leni tidak mengganggap mereka teman, melainkan musuh, saingan yang harus di singkirkan.
"Kayaknya Acara mau dimulai."
"Ya Juwi.. MC nya sudah naik kepanggung."
"Panggungnya kok kecil sih Ra."
"mungkin hanya untuk pembukaan atau pemandu acara saja Juwi, Betul gx Len?"
"eh.. ya mungkin bisa jadi.."
"loe kenapa Len, sudah kayak game tebak tebakan ja.." Juwi berkomentar
"gue ke toilet dulu ya Juwi, Ra..kebelet".
"Mau gue temanin Leni?.
"Gx usah Zara. dekat gini.".
"ok."
Leni berjalan kearah toilet.
"Ra.. kayaknya ada yang beres deh sama Leni.?"
"iya.. kayaknya dia sakit perut deh."
"bukan itu maksud gue Zara.. "
"hah... terus maksudnya loe apaan? jangan suka curigaan sama orang".
" gue hanya merasa janggal ja. tiba tiba dia berteman ma kita, terus minta jemput kamu tadi. padahal kamu dan papa mau jemput kamu."
"kan sudah dikasih tau ma dia, kalau rumah kita searah".
"gx Ra.. gue yakin ada yang dia rencanakan."
"gx usah mikir yang unfaedah, mending kita nikmati acaranya."
Akhirnya mereka fokus menonton penyalaan api unggun.
__ADS_1
#################
Bersambung................