
"Setelah 4 bulan home scholl, Zara kembali ke sekolah. Tapi hanya untuk ikut ujian akhir saja."
" ........" Dani terdiam mencoba mengingat kejadian saat SMA dulu, tapi dia tidak bisa mengingat apapun dan hanya terlintas bayangan bayangan yang buram dan itu membuat kepalanya sakit.
"loeh Kk Dani kenapa?".
"ehmm.. gx pa pa Juwisya. KakDani istirahat bentar ya?".
"eh.. ya kak."
Dani berlalu masuk kekamarnya. Sementara Juwisya, dia kebingungan dengan perilaku Dani yang tiba tiba aneh setelah mendengar cerita.
"sebenarnya apa yang terjadi, gue jadi bingung, Apa KakDani baik baik saja ya. kayaknya dia kesakitan". Guman Juwisya Sendiri. Dia berdiri bermaksud mau nanya ke Dani tapi diurungkan.
"Mending biarkan dia Istirahat dulu deh. Gue mau lihat Zara Dulu."
#########
Dikamar Dani merasa kepalanya sangat sakit.
"Zara home scholl 4 bulan,. Aku gx ingat kejadian setelah acara disekolah selama 3 bulan. Aku hanya ingat bangun dirumah sakit. apa yang sebenarnya terjadi? gue benar2 hilang ingatan atau gue sudah ngelewatin waktu selama 3 bulan.... aduh...sial... sakit banget kepala gue." Dani berguman sendiri sambil memegang kepalanya.
Dani membuka laci dan mengambil obat, seketika Dani minum.
"Zara.. gue akan cari tahu siapa dibalik kejadian mengerikan yang menimpa loe, dan memfitnah gue. Ntah kenapa gue merasa sakit lihat loe kayak gitu,. " Ucap Dani sambil rebahan dikasurnya.
tiba tiba ponselnya berbunyi. Dani menjawab ponselnya dan ekspresi wajah langsung berubah. sakit kepala yang dirasakannya tiba tiba hilang seketika.
"bagus.. gue langsung kesana."
Dani keluar kamar menuju kamar Zara.
tok tok tok.
"Zara.. Juwisya.. gue masuk ya."
Dani masuk kekamar Zara.
"Mau ngapain loe?"
"ish.. Zara.. ingat kakDani suami loe, maklumin ja ya KkDani."
"gx pa pa Juwi, KkDani sudah biasa sama sikapnya Zara. emm Zara aku keluar bentar. Ada urusan. Kamu disini ja ma Juwi jangan keluar kemana mana"
"siapa loe ngatur ngatur gue. "
__ADS_1
Juwisya melotot kearah Zara.
"bukan ngatur Zara, Aku hanya kasih tau ja, ingat kita masih bulan madu. aku gx mau sampai..."
"ya..gue faham.."
"Juwisya, Kak Dani titip Zara ya?"
"titip.. loe kira gue barang?".
"mulutmu itu loh Zara, ngejawab ja perkataan suami loe. Ya kkDani, Juwi bakalan disini sampai kkDani pulang."
"makasih ya Juwi... Zara, aku pergi ya?".
"Terserah."
Dani keluar dari Apartemen menuju ke Markas yang da dipinggir kota. Tak lama kemudian Dani sampai disebuah bangunan yang tidak terurus. Dani sengaja membiarkan bangunan yang dia beli dari hasil kerja kerasnya tidak terurus dari luar. Namun didalamnya dia sulap bagaikan markas intelijen lengkap dengan fasilitasnya yang canggih.
"selamat Datang bos".
"Dimana dia Ben?".
"diruang introgasi".
Dani berjalan keruang introgasi diikuti oleh Beni dan anak buahnya yang lainnya.
Dani membuka pintu.
"lepasin gue.. kenapa kalian menculik gue. **** lue., kalau loe loe pikir gue anak orang kaya yang bisa loe peras, hah.. salah oeang kalian. gue bukan anak orang kaya.. lepasin gue...."!
teriak orang yang diikat dikursi dengan mata tertutup.
"Buka penutup matanya"
"baik bos".
"Dani".
"bagus... ingatan loe ternyata sangat tajam".
"aku gx akan bisa melupakanmu sayang, kekasihku. Aku sangat merindukanmu. tapi kenapa kamu menculikku sayang,? Apa kamu merindukanku sayang. Kalau begitu lepaskan tanganku sayang.. "
"hahahahahaha ......".
"sayang kenapa kamu malah tertawa sayang"
__ADS_1
"cukup basa basi. dan berhenti berhalusinasi. gue muak dengarnya, katakan apa yang telah loe lakuin pada Zara dulu. "
"Zara.. zara lagi... tak bisakah kamu melihatku Dani. Apa kurangnya aku dibandingkan Zara. aku yang lebih dulu mengenalmu, aku yang selalu bersamamu dari SD sampai SMA, yang selalu ada untukmu dan mencintaimu tapi tak sedikitpun kamu melirikku, sedangkan Zara, kamu baru mengenalnya sudah begitu perhatian padanya."
"Loe tu hanya terobsesi dengan gue, bukan cinta sama gue. kalau loe cinta sama gue, loe gx akan pernah menyakitin orang yang loe cintai.tapi apa yang loe lakuin pada gue dulu.
loe tega memfitnah gue. Apa itu yang namanya cinta KALISTA".
"Apa maksudmu Dani. Aku tidak mengerti".
"tidak usah sok polos loe depan gue, "
"Dani.. aku tidak mengerti maksud dari perkataanmu sayang."
"sayang sayang kepala loe peyang, geli gue dengarnya".
"Dani... aku benar benar mencintaimu Dani".
"bulshit... apa yang loe taroh diminuman yang gue minum pada acara syukuran SMA dulu? cepat katakan?".
BRAK..
Dani mengubrak meja didepan Kalista.
"Apa maksud Dani, aku hanya memberimu minuman mineral biasa.."
"hufff... baiklah Kalista.. gue yang sekarang bukanlah Dani yang kenal saat loe masih sekolah dulu. Beni.... Apa SiTiger sudah makan hari ini?"
"Sudah bos, tapi stok daging utuk makanannya Tiger telah habis Bos..".
"emmm... kebutulan sekali, besok bawa perempuan ini kebun belakang, perkenalkan Perempuan ini pada Tiger" .
"Apa maksudmu Dani. "
"Sudah jelas Kalista bos Beni menginginkan loe jadi santapan siTiger."
"Gx .. tidak.. jangan Dani.. Beni.. bukankah kita berteman kenapa loe tega jadiin gue santapannya Harimau".
"kalau begitu katakan apa yang loe taruh diminuman gue? hah.. jawab."
########.
bersambung..
Maaf ya guys... Mata sudah tinggal 5 watt ini. hx sanggoep melek lagi.. Maaf baru bisa menyelesaikannya untuk up.. banyak banget perbaikan ada ja yang kurang pas...
__ADS_1
Happy reading guyss