
Bibi Sarah mengendap endap menaiki tangga menuju kamar Rona
"Ada apa bi?" Tanya Rona
"B..bbi..bi mendengar kalau Louis akan menggugurkan kandunganmu bila kau hamil"
"Selama ini kau meminum obat pencegah kehamilan bukan?" Tanya bibi Sarah gusar
"Louis mengatakan itu?"ucap Rona
"Ak..aku menguping dan mereka akan menyuruh orang untuk dijadikan selingkuhanmu lalu kau dipergoki"ucap bibi Sarah
"Keluarlah bi" Ucap Rona
"Rona"
"KELUAR!"teriak Rona
Bibi sarah keluar dengan menatap sedih Rona,nasib Rona bahkan lebih tragis dibanding dirinya
"Dia akan membunuh anaknya sendiri?dia setega itu?"gumam Rona menatap kosong
.
.
.
Semenjak mendengar ucapan bibi Sarah Rona menjadi pendiam dia menjawab bila ditanya dan tak banyak bicara
Louis yang melihat perubahan itu menjadi sedikit tak nyaman dan tak suka
"Apa kau sakit?" Tanya Louis
"Tidak" Jawab Rona datar
"Apa kau menginginkan sesuatu?"tanya Louis
" Tidak"jawab Rona singkat
"Ada apa denganmu?"
"Tidak papa" Jawab Rona
Sama seperti itu pagi ini Louis mencoba mengajak berbicara lebih padanya
"Tolong pasangkan dasiku" Ucap Louis
"Aku sibuk,pasang saja sendiri" Ucap Rona singkat dan melanjutkan berdandannya
Ia akan kembali bekerja lantaran libur dua harinya sudah selesai
"Pasangkan sebentar saja" Ucap Louis memelas
"Aku akan terlambat" Ucap Rona mengambil tasnya lalu keluar turun kebawah tanpa berbicara lebih pada Louis
Tanpa menyapa atau menatap siapapun Rona langsung melajukan langkahnya menuju mobil
Ia berangkat tanpa Louis yang biasanya mengantar atau mengikutinya dibelakang
Seperti biasa bekerja dari pagi hingga sore ia lakoni
__ADS_1
Pulang pulang mendapati Layla yang bergelayut manja dilengan Louis
Namun ia lewati saja dengan biasa melihat itu Layla menjadi heran
Mengapa tidak marah?
Bahkan kemaren rencana mereka digagalkan oleh Rona pastinya dia sudah mengetahui rencananya bukan?
Lantas mengapa dia biasa saja?ia pikir Rona akan marah atau cemburu lalu menamparnya
Lalu ia bisa gunakan itu untuk membuat tuan Tian respect kepadanya
Lagi lagi rencananya gagal!
Tapi setidaknya ia bisa bergelayut manja dipria yang ia sukai
Saat berada dikamar,Louis meminta pada Rona untuk tidak bekerja sehari saja
"Besok adalah tanggal 12,jam delapan acara akan dimulai kau tidak lupa bukan? Ucap Louis
"Ya"balas Rona
"Mau makan diluar?" ajak Louis tiba tiba
Tumben ngajak?
"Tidak"balas Rona
"Ayolah,makan sekali bersama" Ucap Louis
"Tidak" Ucap Rona cuekk bebek
"Ayolahh" Rengek Louis
Ia membersihkan tubuhnya lalu mengenakan celana jeans dengan baju lengan pendek berwarna hitam,sepatu putih dengan rambut yang dikuncir satu keatas
"Makan dimana?" Tanya Rona saat berada dimobil
"Kau ingin dimana?" Louis bertanya balik
"Terserah" Ucap Rona cuekk
Selesai berputar putar mencari restoran yang pas Louis memberhentikan mobilnya direstoran yang kamaren didatangi Rona dengan bibi Sarah
Mereka makan malam bersama dengan Rona yang biasa saja bahkan tak berbicara sama sekali bila tidak ditanya louis
"Retoran ini bagus" Ucap Louis
Namun tak ada tanggapan dari istrinya ia asik memakan makanan yang sudah ia pesan
"Ingin kemana lagi?" Tanya Louis
"Pulang" Ucap Rona
"Tidak ingin jalan jalan?" Tanya Louis
"Tidak"
"Mengapa?" Tanya Louis
"Aku sudah bosan jalan jalan sendiri tanpamu" Ucap Rona
__ADS_1
Louis terdiam
"Baiklah,kita pulang" Ucap Louis
Kembali kerumah tentu saja dengan Layla yang langsung nemplok keLouis bagaikan magnet
Rona melewatinya ia naik kekamar lalu tidur ia tak perduli dengan apa yang dilakukan oleh suaminya
Paginya seperti biasa ia bangun dan membersihkan tubuhnya,memakai pakaian couple dengan Louis
Ia tak melihat Louis sejak mereka bangun,entah kemana dia
Mungkin bersama Layla
Hari ini adalah hari pesta merayakan ke 48 perusahaan pranata ia yang diundang sendiri oleh sang suami harus tampill cetar membahana
ini sudah hari keberapa? hanya kurang dari seminggu mereka sudah akan berpisah ia pikir berdandan yang memukai untuk.terkahir kalinya sebagai istri louis dapat membuatnya bertamabh percaya diri
Rambut digerai indah dengan hiasan jepit disisi kiri baju yang panjangnya berada dilutut
Dengan lengan lengan sesikut baju berwarna hitam itu nampak cocok dipakai olehnya
Tak lupa sepatu hak yang berwarna senada dengan tas kecil bening
Ia turun kebawah yang ternyata sudah ramai orang yang sudah berdandan bahkan mereka heboh
Ia berhenti ditangga
Pandangannya menuju Louis,oh ternyata dia tidak memakai baju couple mereka
baru beberapa hari berlalu dan pria itu melupakan perjanjian mereka? hello yang meminta memakai baju samaan pria itu dan sekarang dia juga yang mengingkari?
"Bi gunakan baju couple yang kita beli kemaren" Ucap Rona datar setelah menghampiri bibi Sarah
"Baiklah" Balas bibi Sarah tersenyum
Dirinya kembali kekamar dan mengganti pakaiannya
Baju hitam itu ia sobek dan buang ketempat sampah
Berganti dengan baju couplenya dan bibi Sarah yang berwarna cream
Baju tanpa lengan dengan panjang dibawah lutut ia jepit kedua sisi rambutnya sementara belakang tergerai rapi
Dengan ia gelombangkan dibagian bawah,diambil sebuah kalung pemberian bundanya yang berada dilemari lalu memakainya
Kalung berbentuk kupu kupu kecil
Dipilihnya sepatu bening dan tetap memakai tas yang sama,tentunya dengan make up yang sedikit tebal yah
Untuk menutupi luka tamparannya
Ia turun kebawah dan selalu menggandeng bibi Sarah agar tetap disisinya
"Wahh tuan putri sudah turun" Ejek Zahra
"Tuan putri telah keluar dari sangkarnya" Ejek Layla
"Karna sudah waktunya keluar pelayan" Ucap Rona datar
"Kau! beraninya mengatakan aku pelayan!" Ucap Zahra kesal
__ADS_1
Bersambung.