My Contract Wife

My Contract Wife
cuek


__ADS_3

Bibi Sarah mengendap endap menaiki tangga menuju kamar Rona


"Ada apa bi?" Tanya Rona


"B..bbi..bi mendengar kalau Louis akan menggugurkan kandunganmu bila kau hamil"


"Selama ini kau meminum obat pencegah kehamilan bukan?" Tanya bibi Sarah gusar


"Louis mengatakan itu?"ucap Rona


"Ak..aku menguping dan mereka akan menyuruh orang untuk dijadikan selingkuhanmu lalu kau dipergoki"ucap bibi Sarah


"Keluarlah bi" Ucap Rona


"Rona"


"KELUAR!"teriak Rona


Bibi sarah keluar dengan menatap sedih Rona,nasib Rona bahkan lebih tragis dibanding dirinya


"Dia akan membunuh anaknya sendiri?dia setega itu?"gumam Rona menatap kosong


.


.


.


Semenjak mendengar ucapan bibi Sarah Rona menjadi pendiam dia menjawab bila ditanya dan tak banyak bicara


Louis yang melihat perubahan itu menjadi sedikit tak nyaman dan tak suka


"Apa kau sakit?" Tanya Louis


"Tidak" Jawab Rona datar


"Apa kau menginginkan sesuatu?"tanya Louis


" Tidak"jawab Rona singkat


"Ada apa denganmu?"


"Tidak papa" Jawab Rona


Sama seperti itu pagi ini Louis mencoba mengajak berbicara lebih padanya


"Tolong pasangkan dasiku" Ucap Louis


"Aku sibuk,pasang saja sendiri" Ucap Rona singkat dan melanjutkan berdandannya


Ia akan kembali bekerja lantaran libur dua harinya sudah selesai


"Pasangkan sebentar saja" Ucap Louis memelas


"Aku akan terlambat" Ucap Rona mengambil tasnya lalu keluar turun kebawah tanpa berbicara lebih pada Louis


Tanpa menyapa atau menatap siapapun Rona langsung melajukan langkahnya menuju mobil


Ia berangkat tanpa Louis yang biasanya mengantar atau mengikutinya dibelakang


Seperti biasa bekerja dari pagi hingga sore ia lakoni

__ADS_1


Pulang pulang mendapati Layla yang bergelayut manja dilengan Louis


Namun ia lewati saja dengan biasa melihat itu Layla menjadi heran


Mengapa tidak marah?


Bahkan kemaren rencana mereka digagalkan oleh Rona pastinya dia sudah mengetahui rencananya bukan?


Lantas mengapa dia biasa saja?ia pikir Rona akan marah atau cemburu lalu menamparnya


Lalu ia bisa gunakan itu untuk membuat tuan Tian respect kepadanya


Lagi lagi rencananya gagal!


Tapi setidaknya ia bisa bergelayut manja dipria yang ia sukai


Saat berada dikamar,Louis meminta pada Rona untuk tidak bekerja sehari saja


"Besok adalah tanggal 12,jam delapan acara akan dimulai kau tidak lupa bukan? Ucap Louis


"Ya"balas Rona


"Mau makan diluar?" ajak Louis tiba tiba


Tumben ngajak?


"Tidak"balas Rona


"Ayolah,makan sekali bersama" Ucap Louis


"Tidak" Ucap Rona cuekk bebek


"Ayolahh" Rengek Louis


Ia membersihkan tubuhnya lalu mengenakan celana jeans dengan baju lengan pendek berwarna hitam,sepatu putih dengan rambut yang dikuncir satu keatas


"Makan dimana?" Tanya Rona saat berada dimobil


"Kau ingin dimana?" Louis bertanya balik


"Terserah" Ucap Rona cuekk


Selesai berputar putar mencari restoran yang pas Louis memberhentikan mobilnya direstoran yang kamaren didatangi Rona dengan bibi Sarah


Mereka makan malam bersama dengan Rona yang biasa saja bahkan tak berbicara sama sekali bila tidak ditanya louis


"Retoran ini bagus" Ucap Louis


Namun tak ada tanggapan dari istrinya ia asik memakan makanan yang sudah ia pesan


"Ingin kemana lagi?" Tanya Louis


"Pulang" Ucap Rona


"Tidak ingin jalan jalan?" Tanya Louis


"Tidak"


"Mengapa?" Tanya Louis


"Aku sudah bosan jalan jalan sendiri tanpamu" Ucap Rona

__ADS_1


Louis terdiam


"Baiklah,kita pulang" Ucap Louis


Kembali kerumah tentu saja dengan Layla yang langsung nemplok keLouis bagaikan magnet


Rona melewatinya ia naik kekamar lalu tidur ia tak perduli dengan apa yang dilakukan oleh suaminya


Paginya seperti biasa ia bangun dan membersihkan tubuhnya,memakai pakaian couple dengan Louis


Ia tak melihat Louis sejak mereka bangun,entah kemana dia


Mungkin bersama Layla


Hari ini adalah hari pesta merayakan ke 48 perusahaan pranata ia yang diundang sendiri oleh sang suami harus tampill cetar membahana


ini sudah hari keberapa? hanya kurang dari seminggu mereka sudah akan berpisah ia pikir berdandan yang memukai untuk.terkahir kalinya sebagai istri louis dapat membuatnya bertamabh percaya diri


Rambut digerai indah dengan hiasan jepit disisi kiri baju yang panjangnya berada dilutut


Dengan lengan lengan sesikut baju berwarna hitam itu nampak cocok dipakai olehnya


Tak lupa sepatu hak yang berwarna senada dengan tas kecil bening


Ia turun kebawah yang ternyata sudah ramai orang yang sudah berdandan bahkan mereka heboh


Ia berhenti ditangga


Pandangannya menuju Louis,oh ternyata dia tidak memakai baju couple mereka


baru beberapa hari berlalu dan pria itu melupakan perjanjian mereka? hello yang meminta memakai baju samaan pria itu dan sekarang dia juga yang mengingkari?


"Bi gunakan baju couple yang kita beli kemaren" Ucap Rona datar setelah menghampiri bibi Sarah


"Baiklah" Balas bibi Sarah tersenyum


Dirinya kembali kekamar dan mengganti pakaiannya


Baju hitam itu ia sobek dan buang ketempat sampah


Berganti dengan baju couplenya dan bibi Sarah yang berwarna cream


Baju tanpa lengan dengan panjang dibawah lutut ia jepit kedua sisi rambutnya sementara belakang tergerai rapi


Dengan ia gelombangkan dibagian bawah,diambil sebuah kalung pemberian bundanya yang berada dilemari lalu memakainya


Kalung berbentuk kupu kupu kecil


Dipilihnya sepatu bening dan tetap memakai tas yang sama,tentunya dengan make up yang sedikit tebal yah


Untuk menutupi luka tamparannya


Ia turun kebawah dan selalu menggandeng bibi Sarah agar tetap disisinya


"Wahh tuan putri sudah turun" Ejek Zahra


"Tuan putri telah keluar dari sangkarnya" Ejek Layla


"Karna sudah waktunya keluar pelayan" Ucap Rona datar


"Kau! beraninya mengatakan aku pelayan!" Ucap Zahra kesal

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2