
"Akhhhhh sakitttttttt" Ucap Rona mencakar tangan suaminya
"Semangat sayang,aku yakin kau pasti kuat" Ucap Louis disamping istrinya memberi dukungan
"Aku tidak kuat" Ucap Rona pelan
"Tidak boleh begitu sayang,ayo berjuang lagi demi anak kita" Ucap Louis menangis
Melihat perjuangan Rona yang begitu menyakitkan untuk mengeluarkan benih yang sudah berada diperut istrinya selama sembilan bulan
Mengingatkannya pada sang Mama yang juga pastinya merasakan hal yang sama seperti istrinya
Mengeluarkan dirinya dengan usaha dan keringat yang bercucuran hal ini membuat air matanya jatuh dengan sangat lancar
"Aku mohon kuatlah demi putra kita" Ucap Louis mencium kening Rona dengan menghapus air matanya
"Ayo bu,kepalanya sudah keluar" Ucap Dokter
"AAAAAAAAAAAAAAAAAA" teriak Rona
Oekkk
Oekk
Oekkk
bayi berjenis kelamin laki laki lahir dihari senin pukul delapan malam dirumah sakit xxx,Louis tersenyum dan menangis haru
"Terimakasih sayang terimakasihh" Ucap Louis mencium Rona bertubi tubi
Ya,sembilan bulan telah berlalu semua dilewati dengan penuh kelancaran oleh mereka berdua
Senang sedih dan haru menjadi perjalan mereka hingga saat ini,dua bulan yang lalu tuan tian telah pergi dari dunia ini
Tanpa melihat buyutnya dari Rona dan Louis,dia meninggal dengan tiba tiba tanpa sebuah pertanda membuat semua orang terkejut dan sedih
Kehilangan sosok tertua dalam keluarga pranata tentu dirasa oleh semuanya
Namun yang namanya kesedihan harus ada batasnya,tidak boleh terlalu dan cukup pada waktunya saja
Bayi lucu nan imut dengan mata besar yang menurun dari sang ayah membuat orang orang gemas melihatnya
Bayi itu tengah menyusu dipayudara ibunya tentu dengan Rona yang sedikit tak nyaman
__ADS_1
Ini adalah pengalaman barunya menyusui dengan kesulitan asi yang keluar
"Kapan pulang?" Tanya Rona
"Besok sayang" Balas Bunda Mila
Karena saat ini yang sedang bersama Rona adalah Bunda Mila sementara louis dia pergi membeli makan
Untuk keluarga lainnya sedang berada dirumah,mereka lebih memilih menunggu dirumah saja dari pada beramai ramai berkunjung kerumah sakit
"Bund maaf ya kalau aku punya salah" Ucap Rona sendu
"Heyy kenapa kok gitu?kamu nggak punya salah kok" Ucap Bunda Mila menghapus air mata putrinya
"Aku tidak tahu kalau melahirkan akan sesakit itu,jika aku tahu dari dulu tentu aku tidak akan merepotkanmu selalu dengan pekerjaan kecil" Ucap Rona
Bahkan bundanya mengalami nasib yang lebih buruk darinya
Melahirkan tanpa sesosok pendamping,namun yang dirasa bunda mila saat melahirkan Rona adalah
Bodoamat
Tidak adanya pendamping tidak masalah karena rasa sakit yang sudah berada diujung tanduk tentunya yang berada dipikirannya adalah
Mengeluarkan bayi itu dengan segera
"Maaf" Ucapnya pelan
"Sudahlah tidak papa,tidak masalah" Ucap Bunda Mila
"Sudah sayang jangan menangis,malu diliat anakmu tuh" Ucap Bunda mila
Lantaran Rona bertambah histeris melihat ayahnya yang ikut nimbrung meminta maaf
"Ada apa?" Ucap Louis yang terkejut saat baru memasuki ruangan istrinya dan melihat ketiga orang itu tengah menangis
"Tu ada suamimu,jangan nangis ih malu lo" Ucap Bunda mila mencoba menghibur
Louis mendekat keistrinya dan memeluknya
"Shtt,sudah jangan menangis" Ucap Louis menenangkan istrinya
.
__ADS_1
.
.
.
Tahun tahun berganti dengan cepat tepat hari ini adalah hari pernikahan Louis dan Rona yang kesepuluh tahun
Sepuluh tahun membina rumah tangga tentu tidak mudah mereka lewati bersama
Pertumbuhan putra pertama mereka tentu tidak terlewati dengan mudah,kerewelan dan kemanjaan yang selalu membuat keduanya kesal dan bingung
Putra pertama bernama Riley putra Rona
Yahh terselip nama ibunya lantaran Rona yang menginginkan itu
"Aku susah payah mengeluarkannya,jadi ini sebuah terimakasih dalam bentuk yang kuinginkan!" Ucapnya ketika ditanya sang suami
Sudah sepuluh tahun tentunya mereka tidak hanya memiliki satu anak melainkan saat ini sudah memiliki tiga anak
Tak disangka sangka kelahiran kedua menghasilkan anak kembar berjenis kelamin putra dan putri
Tentunya nama mereka terselip nama sang ibu dan Louis tak mempermasalahkan itu
Ia ikut senang melihat istrinya yang bahagia
Lona putri Rona dan Logan putra Rona
Keluarga kecil penuh harmonis itu menetap tinggal dirumah yang dibelikan Louis,Mereka lebih memilih tinggal mandiri dari keluarga
Sementara itu Bunda Mila dan Tuan Aldrich menetap dikediaman keluarga pranata lantaran permintaan dari sang putri
"Aku tidak mau jauh dari kalian,tinggal saja dirumah pranata,aku bisa mengunjungi kalian dengan mudah" Ucap Rona saat itu
Mau tidak mau tentunya mereka menuruti keinginan putri semata wayang mereka
Juga tak ingin jauh dari sang cucu membuat keluarga mereka tampak sangat harmonis
Jauh dari gosip dan hal buruk lainnya.
TAMATTTT.
Mon maap post ulang soalnya kemarin kehapusss
__ADS_1
Mampir kecerita othor yang baru yukk