My Contract Wife

My Contract Wife
syarat dari rona


__ADS_3

"Bercandamu keterlaluan sayang" Ucap bunda Mila tak percaya


"Cukup!aku sudah mengatakan kalau aku tidak bercanda!jangan ganggu aku lagi dan jangan mengusikku!" Ucap Aldrich tegas


"Ap..pa kamu k..kkamu serius?katakan apa yang membuatmu ingin memutus hubungan kita?" Tanya bunda Mila


"Aku bosan denganmu" Ucap Aldrich santai


Jleppp


Hati bunda Mila langsung sakit seakan tertusuk jarum pentul yang ketajamannya sangat menyakitkan


"Bosan?" Gumam bunda Mila menangis


Setelah semua yang diberikannya pada Aldrich dan dengan gampangnya dia mengatakan bosan?


Dia menangis tersedu sedu didepan Aldrich yang menatapnya datar


Kegadisannya ia berikan secara cuma cuma untuk Aldrich ia tak mengira kalau Aldrich akan meninggalkannya,melihat keromantisan yang selalu diberikan pria itu membuat bunda Mila yakin akan hubungan yang berlanjut hingga kejenjang pernikahan


Namun sekarang?ia terlalu terbuai akan omongan dan perbuatan manis


"Ak...akku aku sudah memberikan keperawananku padamu dan kamu berkata seperti ini?kamu bercanda bukan?" ucap bunda Mila


"Kamu ingin bayaran atas keperawananmu?berapa?sebutkan nominalnya" ucap Aldrich santai


"Kamu menganggapku wanita apa hah?semua tidak bisa hanya dibalas dengan Uang! Aku tahu kamu memang kaya tapi tidak untuk menjatuhkan harga diriku!" Ucap bunda Mila emosi


"Baik! Aku akan pergi,aku akan lupakan semuanya,melupakan dirimu dan semua tentang hubungan menjijikan ini!" Ucap bunda Mila marah


"Laki laki brengsek!" maki bunda Mila berdiri dan pergi keluar restoran dengan mengusap air mata yang terus mengalir


Ia jauh dari ayahnya yang berada diKota lain dia benar benar menyesal tujuannya kekota ini adalah berkuliah namun nasi sudah menjadi bubur


Dan bubur pun enak rasanya


Ia kembali keapartemennya dan menangisi semua penyesalan yang sudah terjadi

__ADS_1


Hingga beberapa hari barulah bunda mila kembali berkuliah meskipun dia dan Aldrich satu kampus ia berusaha untuk tidak bertemu dengannya


Hingga ia mengetahui kalau dia hamil membuatnya kembali depresi hingga satu minggu tak keluar apartemen


Disuatu hari ia pergi untuk membeli bahan pangan namun pandangannya tak sengaja melihat seorang nenek tua hampir tertabrak mobil saat menyebrang dengan segera ia berlari menarik Nenek tua itu


Nenek sangat berterima kasih dan


Mereka berkenalan hingga beberapa hari kemudian sangat akrab,bunda Mila dianggap seperti anak oleh nenek tua itu


Yang membuat bunda Mila terkejut nenek itu ternyata orang kaya yang hidup sendirian suaminya sudah tiada dan tidak memiliki anak bahkan ia ditawari untuk tinggal disana saja karna nenek tak ada teman


Bunda mila menolak dan lebih memilih meminta bantuan dengan meminjam uang


"Untuk apa uang itu?" tanya Nenek


"Aku akan kembali kekota tempat tinggal ku" Ucap bunda Mila


"Memang ada apa?kenapa kembali kekotamu?kamu kuliah bukan disini?" Tanya Nenek


"Aku...ak..aku hanya ingin pulang saja"ucap bunda Mila tergagap


Sudah menganggapku sebagai nenekmu bukan?ceritakan semuanya"ucap Nenek lembut


"Aku menyesal nek hikss,aku hamil dan pria itu meninggalkan ku" Ucap bunda Mila dengan tangisan sebagai bumbu tambahan


"Siapa pria itu?" Tanya Nenek


"Aku mohon pinjami aku uang atau bila tidak tak apa aku akan menggugurkannya saja" Ucap bunda Mila frustasi


"TIDAKK! Jangan sayang banyak diluar sana yang susah memiliki keturunan dan kamu yang mudah mendapatkannya ingin menggugurkan?jangan!" Ucap Nenek


"Anak itu tak berdosa bila kamu tak ingin merawatnya kasih kenenek biar nenek yang merawatnya disini" Ucap Nenek


"Hikss"


Dengan terus bujukan dan masukan yang diberikan nenek membuat ia yakin untuk mempertahankan bayi itu

__ADS_1


Ia putus kuliah karna perintah dari nenek yang mengatakan untuk melanjutkan kuliah dikotamu saja tidak ada yang akan membuatmu was was ketakutan menghindar dari pria itu


Menginjak kehamilan tua ia merasakan gerakan gerakan yang membuatnya tambah sayang pada sang jabang bayi


Bunda Mila melahirkan dikediaman besar milik nenek dan menitipkan Rona hingga berumur dua tahun barulah rona ia ajak kekota dimana ayahnya berada


Flashback off


"Aku...aku melakukan semua karna ayah mengatakan aku harus meninggalkanmu bila tidak ingin semua harta turun pada orang lain,aku mempertahankan semuanya hingga harta itu menjadi milikku seutuhnya" Jelas Aldrich


"Dasar mata duitan" Umpat Rona


"Tapi aku melakukan semua itu karna aku takut kamu akan meninggalkan aku bila aku menjadi miskin" Ucap Aldrich


"Kau pikir aku matre hah?" Ucap bunda Mila sinis


"Tidak! namun aku terlalu takut yang berujung sesuatu yang menyakitkan untukmu" Ucap Aldrich menunduk


"Bohong! Kau pikir aku tidak tahu kalau kau bertunangan setelah hubungan kita selesai?" Ucap bunda Mila sinis


"Itu semua karna paksaan dari ayah,aku hanya bertunangan tidak menikah" Ucap Aldrich


"Aku hanya akan menikahi satu wanita yakni kamu" Ucap Aldrich


"Aku minta maaf" Ucap Aldrich menunduk


"Jadi si Layla ni anak angkat mu om?" sahut Rona


"Iya" balas Aldrich pelan


"Om bisa dimaafkan tapi dengan satu syarat" Ucap Rona santai menyeringai


"Apa?" Tanya Aldrich semangat sementara Louis dan bunda Mila penasaran dengan syarat apa yang diminta Rona


"Bunuh Layla dengan tanganmu sendiri" Ucap Rona tersenyum miring


Bersambung.

__ADS_1


jangan terlalu terbuai dengan omongan dan perbuatan manis seseorang semua bisa menjadi seperti yang tidak kita rencanakan, semua tidak happy ending seperti yang diharapkan berpikirlah dengan matang sebelum hari penyesalan itu datang˙︶˙


like bebeb?


__ADS_2