My Contract Wife

My Contract Wife
pete


__ADS_3

"Wahh ternyata sianak angkatnya gila harta"


"Gilaa anak tak tahu diri"


"Bukankah keputusan ditangan tuan Aldrich?"


"wanita itu mata duitan ternyata"


Mendengar bisikan orang orang membuat Layla sadar atas ucapan yang ia lontarkan secara spontan


Dia meruntuki kebodohannya yang mengucapkan kata itu secara gamblang tidak seharusnya ia terlalu memperlihatkan ketidak tahu diriannya mengenai harta


"Tapi sayangnya harta itu sudah jatuh ketanganku" Ucap Rona tersenyum kemenangan


"Apa?"pekik Layla terkejut


'Bagaimana bisa ayah tidak memberitahukannya padaku!dasar pria bangka tak tahu diuntung!'maki Layla dalan hati


"So nikmati apa yang sudah kau dapatkan" Ucap Rona tersenyum


Bisa dilihatnya Layla begitu memendam emosi dengan tangan yang mengepal dan raut muka yang merah padam


'Sebaiknya aku mengalah dulu'batin Layla


"Baik" Balas Layla datar dan pergi meninggalkan acara


Melihat itu Rona tersenyum penuh kesenangan dan kepuasan


"Baikalah silahkan melanjutkan acaranya" Ucap Rona turun dari panggung bersama bunda Mila yang tentu saja dibuntuti Aldrich


Acara dilanjut dengan nyanyian para penyanyi lagi dan Rona yang tentu saja melahap makanan yang menurutnya enak


Tak perduli dengan pandangan orang terhadapnya yang memakan dengan begitu rakus layaknya tak pernah makan makanan itu


Namun itu memang benar!


Makanan yang tersedia disana adalah makanan yang baru saja ia ketahui dan ini pertama kalinya ia makan makanan aneh namun enak itu


Makanan luar dari asal bapaknya mungkin namun ia tak perduli yang terpenting perutt kenyanggg


"Yang memiliki pasangan silahkan berdiri menuju tempat kosong ini mari berdansa bersama" Ucap host


Tentu saja ini termasuk dalam rencana Aldrich dengan segera ia menarik bunda Mila dan mengajaknya kearah tempat yang sudah dipenuhi orang berpasangan


Tak mau kalah dengan orang tua Louis juga ikut menarik Rona yang sedang asik memakan roti


"Apa apaan sih!ganggu orang makan!kalau mau dansa ya cari orang lain!" Gerutu Rona


"Aku hanya ingin berdansa denganmu sayang" Ucap Louis

__ADS_1


Louis memegang pinggang dan bahu Rona sementara istrinya dengan malas mengalungkan tangannya dileher suaminya


Kali ini tinggi badan mereka tidak terpaut jauh lantaran Rona memakai sepatu hak tinggi


Dengan malas arona menyenderkan kepalanya didada Louis mereka bergerak mengikuti melodi lagu


"Ini membosankan" gumam Rona


"Ini menyenangkan sayang" Ucap Louis


Jatuhnya tuh mereka bukan berdansa tapi berpelukan dengan kaki yang bergerak mengikuti melodi lagu


"Mendekatlah ke bunda" Ucap Rona


"Ada apa?" Tanya l


Louis


"Ada yang ingin kutanyakan" Ucap Rona diangguki Louis


Ia menggeser kaki hingga berada disamping kedua pasangan tua yang tidak memiliki status apapun


"Jam berapa ini selesai?" Tanya Rona


"Kenapa?" Tanya Aldrich


"Yasudah ayo pulang" Ucap bunda Mila melepaskan tangannya yang masih bertautan dengan Aldrich


"Ayo" Ucap Rona pelan


Ini begitu membosankan untuknya karna tak ada drama dari Layla tapi mungkin saja nanti setelah acara ini selesai


"Rona pulang bersamaku bund,silakan lanjut saja dansanya" Ucap Louis membuat Aldrich tersenyum


Rupanya menantunya kini berpihak padanya untuk bisa berdekatan dengan mantan pacarnya


"Tidak perlu aku juga sudah malas disini" tolak bunda mila membuat raut wajah Aldrich merengut seketika


"Biarkan saja Rona pulang dengan suaminya,kamu pulang bersamaku saja nanti" Ucap Aldrich


"Tidak perlu repot repot mengantarku sebaiknya urusi saja anak angkatmu jangan sampai dia menyasarkan kemarahannya pada seseorang" Ucap bunda Mila menggandeng Rona pergi


.


.


.


"Bund aku ingin pete" Bisik Rona

__ADS_1


"Hah?" Pekik bunda Mila terkejut


Pasalnya Rona dari dulu sangat anti pete namun mengapa sekarang secara tiba tiba ia dikejutkan dengan permintaan aneh putrinya?


"Kamu kan nggak doyan,nanti nggak kamu makan,sayang kalau dibuang" bisik bunda Mila


"Apa yang kalian bicarakan?" Tanya Louis


"Istrimu ingin pete,belikan sana aku dan Rona pulang menggunakan mobil merah saja" Ucap bunda Mila


"Beneran?" Tanya Louis memastikan


"Yaa" balas Rona dengan mengangguk


" Yasudah aku belikan dulu kamu tunggu saja dirumah" ucap Louis


Mereka berpisah dengan menaiki mobil dan arah yang berbeda


Mendapatkan jengkol dikota ini sedikit susah ia harus mencari toko khusus karna ini juga sudah malam


Namun untungnya ia dengan cepat menemukan dan langsung membawa pulang memberikan pada sang istri tercinta


"Ini sayang" Ucap Louis memberikan beberapa pete


Namun diluar dugaannya terjadi sesuatu pada rona yang membuatnya begitu panikk


UEKKKKKK


UEKKKKKKK


UEKKK


Rona berlari kearah kamar mandi yang ada dikamarnya dan langsung memuntahkan semua makanan yang sudah berada didalam perutnya


"Kau tidak papa?" Tanya Louis dengan menguncir rambut dan memijat tengkuk Rona dengan pelan dan lembut


UEKKKK


UEKKKKK


UEKKK


hingga daya semangatnya terkuras habis disini tiba tiba ia begitu lemas dengan cekatan louis langsung membasuh mulut Rona tanpa jijik dan menggedongnya membawa kekasur


"Sebentar aku panggilkan dokter" Ucap Louis mengambil handphone dan langsung menghubungi dokter


Bukan dokter Felix tapi dokter lain.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2