
Bahkan saat ini bunda Mila dan tuan Aldrich berada dipesawat menuju kota B setelah mendengar kabar buruk yang diberitahukan oleh asisten Zee
Bunda Mila begitu khawatir dengan putrinya bahkan ia menangis terseguk seguk dipelukan Aldrich
"Bagaimana bisa itu terjadi?" Ucap bunda Mila
"Tenanglah Mill Rona pasti baik baik saja" Ucap Aldrich
Hingga beberapa jam kemudian ia tiba dikota B dan langsung menuju rumah sakit tanpa beristirahat atau mampir kemana pun
"Dimana kamar pasien bernama Rona?" Tanya Aldrich
"Ruang melati nomor 114"
Dengan cepat bunda Mila berlari dengan diikuti Aldrich berada dibelakangnya
Disaat menemukan ruangan yang mereka cari bisa dilihatnya semua keluarga pranata duduk didepan ruangan putrinya
Tanpa babibu bebo ia menerobos masuk kedalam yang ternyata hanya Louis yang berada disamping putrinya
"Ronaaa" Ucap bunda Mila meneteskan air matanya lagi
Sudah berapa banyak air mata yang ia keluarkan?
Entahlah yang pasti banyak ia begitu takut,tak pernah ia menangis separah ini bahkan dulu ketika ia diputuskan Aldrich pun tak menumpahkan banyak air mata seperti ini
Putrinya tak pernah mengalami kecelakaann parah bahkan jatuh dari sepeda saja ia sudah khawatir
Ia mendekat dan melihat putrinya yang begitu menyedihkan banyaknya luka yang ada ditubuh mulus Rona
"Bund" Ucap Louis pelan
"Nak bagaimana bisa seperti ini?" Tanya bunda Mila memegang tangan Rona
"Kau!kau!apa kau tidak menjaganya dengan baik hah?bagaimana bisa kecelakaan itu terjadi?aku sudah memaafkanmu dan kau membuat kesalahan yang lebih besar?kau pikir kau siapa hah?" ucap bunda Mila marah pada menantunya
__ADS_1
"Maaf bund seharusnya aku tidak meninggalkannya hikss aku begitu ceroboh maaf kan aku hikss maaf bund" ucap Louis merosot
"Aku..ak..aku tidak tahu kalau akan ada peristiwa menyedihkan ini jika tahu tidak akan kubiarkan Rona berada disana hikss aku minta maaf bund" Ucap Louis menangis
"Kau tidak bejuss menjaganya!akan kubawa putriku kembali kekota A!" Ucap bunda Mila emosi
"Tapi kumohon jangan pisahkan aku dengannya bund hikss aku tidak bisa hidup tanpanya" Ucap Louis memegang kaki mertuanya
Ia takut,takut bunda mila tidak memperboleh kannya menemui Rona ia takut jauh dari Rona ia takut semua tentang Rona
Louis menyalahkan dirinya sendiri atas musibah yang terjadi namun letak kesalahan yang benar ada pada sang sopir
Tuan Qldrich membantu Louis berdiri ia tak tega melihat menantunya yang begitu rapuh
Ia tak menyalahkan Louis semua sudah dijelaskan asisten Zee saat pria itu menghubunginya
"Sudahlah nak bangun jangan seperti ini,kita juga tidak tahu jika musibah ini akan datang" Ucap Aldrich
"Sudahlah Mill jangan bertengkar disini,Rona butuh istirahat jangan membuat keramaian" Ucap Aldrich
Bunda Mila mengangguk mereka bertiga keluar membiarkan Rona istirahat tanpa mengganggunya
"kalian pulang lah ini sudah malam aku akan menjaga Rona disini" Ucap Louis
"Tapi.."
"Pulang lah Ma ajak semua orang juga pulang,ini adalah hari pernikahan Zahra biarkan dia dan suaminya kembali kerumah" Ucap Louis
"Baiklah nak,jaga dirimu kami pulang" Ucap mama Dara
Namun melihat bunda Mila yang masih sesegukan membuatnya menghampiri besannya dan memeluknya
"Tenanglah,Dia baik baik saja,aku minta maaf atas segalanya perlakuanku terhadapnya dan keluarga pranata" Bisik mama Dara ditelinga bunda mila
"Hikss..hikss" Hanya tangisan yang didengar mama Dara
__ADS_1
Ia begitu prihatin melihat kondisi besannya yang terlihat menyedihkan diwajah lelahnya
Setelah kepulangan keluarga pranata Aldrich membawa istrinya duduk
"Bund aku janji akan memberi pelajaran pada sopir itu" Ucap Louis
"Bunuh sopir itu!beraninya membunuh cucuku yang bahkan belum kulihat" Ucap bunda Mila tajam
"Mill" Tegur Aldrich
"APA?" teriak bunda Mila
"Mengapa kau tidak merasa sedih hah?apa kau tidak merasakan penderitaan putrimu?kau begitu santai seolah olah dia bukan putrimu!" Ucap bunda Mila emosi
"Tidak seperti itu mill tentu saja aku khawatir dengan keadaan Rona dia putriku tapi melihatmu terpuruk siapa yang akan memberimu dukungan?jika aku ikut terpuruk lalu apa jadinya kita?" Ucap Aldrich membuat bunda Mila bungkam
"Aku juga mengkhawatirkannya dia putriku meskipun aku tidak menemaninya dikala ia tumbuh hingga dewasa tapi aku merasakan jati diri seorang ayah" Ucap Aldrich
"Hikss hikss" tangisan bunda Mila semakin histeris
"Jangan menangis,aku juga akan memberi pelajaran pada sopir itu" Ucap Aldrich memeluk bunda Mila
"Om ajak bunda kehotel atau kerumahku biar bunda istirahat aku akan menjaga Rona disini" Ucap Louis
"Aku ingin disini!" Ucap bunda Mila
"Ayolah mill kau belum istirahat pasti kau lelah dan capek Louis ada disini menjaga Rona" Ucap Aldrich mencoba membujuk istrinya
"Kita kembali lagi kesini besok,sekarang kau butuh istirahat" Ucap Aldrich
"Baiklah" Ucap bunda Mila mengangguk
Mereka tidak kerumah pranata,Aldrich maupun rumah bibi Shinta namun kehotel terdekat
Bunda Mila ingin lokasi hotelnya tidak jauh agar memudahkannya menjenguk sang putri
__ADS_1
Bersambung.
kasih like,koment,hadiah dan vote😗