
tidak terasa hari libur telah berlalu begitu cepat sekarang berganti malam
"sayang kamu lagi apa"tanya Alex pada liandra
mereka sekarang sedang calling kalau di tanya kemana Andriana ya sudah pulang ke rumah nya karna orang tua nya juga sudah pulang dari luar negeri
"lagi nonton"jawab liandra dengan mata fokus pada laptop nya membuat Alex kesal karena merasa tidak di hiraukan oleh liandra
"sayang kalau ngomong liat aku"tegur Alex pada liandra
"tidak bisa sayang ini film nya lagi bagus-bagus nya "jawab liandra dengan mata tetap fokus pada laptop nya
"baik lah kalau begitu"ucap Alex lalu mematikan sambungan nya liandra yang melihat itu pun bodo amat yang lagi penting sekarang Drakor nya bagaimana ending apakah happy ending atau tidak
"ini benar-benar Drakor yang luar biasa bahkan ending nya tidak ketebak sama sekali"teriak liandra saat Drakor itu menemukan siapa sebenarnya penyebab utama kematian ayah si pemain utama
"ahh.... keren banget sihhh"teriak liandra lagi tanpa sadar bahwa ada orang lain di kamar nya yang sedang menatap diri nya berteriak
"ganteng banget sih"puji liandra pada pemain Drakor yang dia lihat
"lebih ganteng aku juga"ucap orang yang duduk di kasur liandra membuat liandra terkejut siapa yang berbicara tadi pikir nya lalu dia membalik tubuh nya dan bertapa terkejut nya saat melihat Alex di sini
"Alex kamu kok bisa di kamar aku"tanya liandra dia begitu terkejut
"bisa dong "jawab Alex dengan santai nya
"kamu lewat mana tidak mungkin lewat pintu depan "tanya liandra lagi sama Alex jika Alex lewat pintu depan maka pasti ibu nya akan memanggil nya tidak langsung menyuruh Alex langsung ke kamar nya
__ADS_1
"aku lewat balkon kamar kamu syang"jawab Alex diri nya langsung menuju rumah liandra saat melihat liandra tidak menghubungi nya kembali tadi bukan hal sulit untuk Alex memanjat ke kamar liandra yang tepat di depan rumah
"Alex"teriak liandra saat Alex menarik tubuh nya dan jatuh ke pangkuan Alex
"jangan berteriak sayng nanti calon ayah mertua dengar"bisik Alex pada liandra membuat leher liandra merinding mendengar suara serak Alex
"kenapa kamu tidak menghiraukan aku saat di telepon tadi sayng hmmm"tanya Alex pada liandra dengan tangan membelai rambut yang menutupi wajah liandra
"sudah aku bilang tadi aku menonton Drakor sayng"jawab liandra dia begitu nyaman duduk di pangkuan Alex
Alex menghadap kan tubuh liandra ke hadapan nya dengan kaki liandra di lingkar pada pinggang Alex liandra terus menatap wajah tampan Alexsandre Ferguson
"aku tadi ingin memberi tau kamu bahwa besok akan aku jemput saat kamu ke sekolah"beritahu Alex pada liandra
"tidak perlu aku bisa pergi sendiri sayng"tolak liandra dia tidak ingin anak sekolah tau hubungan mereka berdua
"nanti pulang sekolah kita akan pergi ke suatu tempat"lanjut Alex membuat liandra menatap nya begitu pun dengan Alex mereka saling tatapan mata bisa di lihat satu sama lain bahwa di mata mereka hanya ada cinta dan kasih sayang untuk satu sama lain
cup
.Alex mengecup bibir liandra saat Alex ingin melepaskan bibir nya pada bibir liandra justru liandra menahannya dengan cara ******* kan bibir Alex
Alex jelas terkejut dengan apa yang di lakukan oleh gadis nya itu tapi dia juga tidak menolak nya malah diri nya senang Alex membuka sedikit mulut nya supaya liandra dengan mudah melakukan aksi nya dengan tangan nya di lingkar kan pada pinggang liandra..
liandra terus mencium Alex bahkan diri memengang tekuk Alex supaya membalas ciuman nya Karna dari tadi Alex hanya diam menimang ciuman liandra,Alex yang paham pun langsung membalas ciuman liandra dengan sedikit agresif mereka terbuai akan suasana malam dengan posisi yang cukup intim Alex yang semakin menarik liandra agar lebih memperdalam ciuman mereka saling membelit lidah satu sama lain menghisap menukar salvina...
liandra sungguh sudah terbuai akan ciuman mereka hingga dia memengang milik Alex yang sudah menegang dari tadi seperti menahan sesuatu Alex yang sadar bahwa liandra hampir kelepasan dia menghentikan kegiatan liandra dan berbisik pada liandra
__ADS_1
"jangan dulu sayng"bisik Alex pada liandra membuat liandra langsung tersadar
"maaf"ucap liandra dia sungguh berterima kasih pada Alex jika Alex tidak menghentikan nya tadi maka mereka akan kelepasan satu sama lain
"tidak apa-apa aku masuk ke toilet kamu dulu boleh"minta Alex pada liandra
"silahkan sayang ku"suruh liandra meski pun dirinya polos dia juga tau apa yang akan Alex lakukan itu juga salah nya tadi
Alex langsung masuk ke kamar mandi liandra dia dapat melihat kamar mandi yang begitu bersih dan wangi sungguh liandra anak yang rajin bersih-bersih pikir nya
"kamu sudah membuat adek kecil ku bangun sayng"gumam Alex lalu dia segera menuntaskan hasratnya sendiri
"kamu akan pulang"tanya liandra pada Alex yang sudah keluar dari kamar mandi
"ya sayang aku tidak mau di pukul oleh calon mertua nanti"jawab Alex lalu mencium pipi liandra dan keluar dari balkon
"hati-hati sayang"teriak liandra saat melihat Alex sudah turun dan pergi dari sana
"kamu memang laki-laki bad boy sayang"gumam liandra lalu menutup jendela balkon
liandra membaringkan diri di kasur nya lalu dia membuka hp mengirim pesan singkat pada Alex
"makasih atas peringatan nya tadi bad boy ku syang "pesan yang liandra tulis untuk Alex lalu dia menutup hp nya dan tidur
di sisi Alex dia sampai di apartemen nya dia tidak pulang ke masion utama Ferguson karna nanti akan jauh untuk menjemput liandra
saat Alex selesai mandi dia merasa gerah jadi Alex memutus kan mandi setelah itu dia membuka hp nya dan melihat liandra mengirim nya pesan diri nya langsung tersenyum saat membaca pesan yang liandra kirim
__ADS_1
"kamu sangat liar tadi sayang hampir saja aku kelepasan kamu milik ku liandra andelional cewek bar-bar yang berhasil membuat aku jatuh hati"balas Alex pada liandra lalu dia memutuskan untuk tidur karna jam sudah sangat larut