my cool jatuh cinta pada pandangan pertama

my cool jatuh cinta pada pandangan pertama
oceh


__ADS_3

di kamar liandra sedang mondar-mandir tidak jelas menunggu pesan dari seseorang yang dia ingin dengar suara nya tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda bahwa orang itu mengirim nya pesan


"ahhhh"teriak liandra diri nya sekarang sungguh frustasi merebahkan tubuh di atas kasur lalu menatap langit-langit kamar


"kenapa Alex belum mengabari apa-apa"gumam liandra ya diri nya sekarang sedang menunggu Alex memberi nya kabar tapi nihil Alex tidak mengirim nya pesan apa pun dari tadi


"CK chat gak chat gak"ucap nya sendiri sambil mengontak antik nomor Alex liandra sangat ingin mengechat Alex duluan tapi diri nya masih ingin Alex yang duluan ngecat nya


"gak jangan liandra Lo perempuan jadi gak boleh chat laki-laki duluan"gumam diri sendiri ternyata Gengsi liandra cukup besar ya


akhir nya liandra memutus kan untuk membuat novel dari pada menunggu chat dari Alex pikir nya


"ayo kita buat yang sempat tertunda"semangat liandra pada diri nya sendiri memang liandra sudah lama tidak menulis novel nya karna sibuk dengan Alex jadi sekarang untuk membuat pikiran nya tenang diri nya memutuskan untuk menulis novel saja


di rumah yang sama cuman kamar nya yang berbeda Andriana juga sedang menunggu Andra membalas pesan nya yang dari tadi dia kirim


"kenapa sih ni anak gak balas pesan gue"ucap Andriana yang sedang menatap layar ponselnya untuk melihat apa Andra sudah membalas pesan nya


"tu dia aktif tapi"ucap nya tergantung Andriana tidak habis pikir dengan Andra kenapa dia tidak membalas pesan nya lagi


"ahhhh"teriak Andriana saat melihat Andra cuman membaca pesan nya saja tapi tidak berniat membalas nya


"ini anak buat gue kering dingin"ucap Andriana


"gue telpon aja kali"ucap Andriana lalu menghubungi Andra tapi sayng nya Andra menghidup kan mode sibuk membuat Andriana terkejut dan langsung marah


"Andra sialan Lo awas aja ya"maki andriana diri nya sekarang sungguh kesal terhadap Andra


"apa gue coba tanya liandra ya "gumam Andriana lalu keluar dari kamar nya menuju kamar liandra

__ADS_1


"liandra Lo lagi ngapain"teriak Andriana yang masuk ke kamar liandra membuat liandra yang sedang menulis terkejut


"Lo kenapa teriak-teriak sih"kesal liandra Karna tulisan nya tercoret gara-gara teriakan Andriana


"gue boleh minta tolong gak"minta Andriana pada liandra


"minta tolong apa"ujar liandra yang mulai fokus menulis kembali


"hubungi Alex lalu tanya Andra di mana"minta Andriana pada liandra membuat liandra menghentikan kegiatan menulis nya lalu menatap Andriana


"gue aja gak di kasih kabar dari tadi"beritahu liandra pada andriana membuat Andriana terkejut


"Lo juga sama"ujar Andriana liandra hanya mengangguk sebagai jawaban nya


"gak ini gak bisa di biarin sih"ucap Andriana


"coba deh telpon salah satu Abang Lo itu"ujar Andriana yang entah dari mana diri nya mendapat kan ide seperti itu


"buat apa"tanya liandra yang belum mengerti maksud dari ide Andriana


"ya buat tanya keberadaan Alex dan Andra lah tadi Ken mereka bilang mau ke. masion utama Ferguson"jelas andriana pada Liandra yang juga belum mengerti maksud nya


"apa hubungannya nya sama Alex dan Andra",tanya liandra lagi membuat Andriana kesal lalu menarik nafas dalam-dalam menghadapi sikap polos nya liandra sesak aktif


"huh,tadi mereka bilang ke masion utama Ferguson di suruh siapa"tanya Andriana yang menahan kesal terhadap liandra ingin sekali diri nya *******-***** pipi liandra yang buncit itu


"Alex yang menyuruh mereka datang ke sana"jawab liandra sesaat kemudian diri nya baru mengerti maksud dari ide Andriana tadi


"gue ngerti Sekarang kita tanya Alex dan Andra sama mereka"ujar liandra

__ADS_1


"yang gue bilang dari tadi apa liandra Bu bos geng Sandre "ujar Andriana yang tidak habis pikir dengan mode polos liandra ini


"ya maaf gue lupa"minta liandra lalu diri nya mengambil hp nya dan menghubungi Bastian yang menurut nya enak untuk bertanya bukan seperti Bima dan Indra yang akan mengejek nya lebih dulu


"halo bang"sapa liandra yang melihat Bastian mengangkat panggilan nya


"dek Lo harus tanggung jawab"ujar Bastian di sebelah sana sedang kan liandra dan Andriana yang mendengar itu di buat bingung oleh Bastian tanggung jawab apa maksud nya


"maksud Abang apa ya"ujar liandra yang belum paham dari ucapan Bastian


"karna Lo kami di hukum", beritahu Bastian saat hendak menjawab sambung mereka terputus karna Bastian mematikan nya sebelah pihak


"kok di matiin sih"gumam liandra


"mungkin mereka sibuk"ujar Andriana


"ayo kita menulis novel dari pada memikirkan mereka membuat kepala pusing saja"ajak liandra pada Andriana lalu mereka membuat novel bersama untuk membuat suasana hati mereka baik dan positif thinking


sementara di masion utama Ferguson Bima dan Indra sudah mengutuk Bastian saat sambungan dengan liandra dia putus kan saat mereka hendak bicara dengan liandra


"kok Lo matiin sih,"tanya Indra yang tidak terima Bastian mematikan sambungan nya


"nanti Lo pada marahin liandra"jawab Bastian yang tidak ingin liandra di marahin oleh mereka


"kami juga tau kali kalau liandra adek kami tidak mungkin juga kami mengatakan yang tidak-tidak pada nya"jawab Bima


"tau tu dia pikir diri nya saja yang sudah menganggap liandra adek nya"lanjut Indra


"telat cepat sekarang kerjakan perkerjaan kalian "ahli Bastian yang tidak mau bertengkar dengan mereka berdua yang memiliki mulut copro jelas dia akan kalah pikir Bastian

__ADS_1


__ADS_2