my cool jatuh cinta pada pandangan pertama

my cool jatuh cinta pada pandangan pertama
kacau


__ADS_3

"liandra"teriak Alixsa saat diri nya sudah masuk sedang kan yang lain masih melawan anak buah yang menculik liandra lebih tepat nya itu anak buah liandra sendiri


"liandra bangun"ucap alixsa sambil menepuk pelan pipi liandra


"om"teriak Alixsa memanggil tuan andel


"sayng"tuan andel sangat terkejut melihat putri nya sudah tidak berdaya dengan cepat diri nya membuka ikatan tali pada tangan dan kaki liandra lalu mengendong nya membawa ke luar


"siap kan mobil"perintah tuan andel pada anak buah nya


"biar aku saja yang bawa om"ucap alixsa lalu naik ke mobil di ikuti Andriana di samping nya tuan andel duduk di belakang dengan liandra di baringkan di paha nya


"sayng bangun"ucap tuan andel diri nya sungguh khawatir karna selama ini liandra tidak pernah terluka seperti ini


"lebih cepat "ucap tuan andel pada alixsa sementara Andriana diri nya sibuk menghubungi mama Amira


"aku sudah mengirim kan pesan pada azelia untuk ke rumah sakit"ujar Andriana


    tidak butuh waktu lama alixsa sampai di rumah sakit milik nya


"ayo cepat bawa dia ke UGD"suruh alixsa pada perawat yang ada di sana


   "maaf om tidak bisa masuk"larang alixsa lalu pintu UGD di tutup


"apa Alex tau ini"tanya tuan andel pada Andriana


"seperti nya sudah yah"jawab Andriana tidak lama kemudian mama Amira sampai di rumah sakit dengan bunda Dian dan tuan Ferguson termasuk azelia


"bagaimana keadaan putri ku"tanya mama Amira pada suami nya


"axlisa sedang memeriksa nya di dalam"jawab tuan andel


"kamu yang tenang ya putri kita pasti baik-baik saja dia orang nya kuat"ujar tuan andel mencoba menenangkan istri nya


"kak andriana"panggil azelia dengan air mata sudah mengalir dari tadi


"kakak kamu pasti baik-baik saja kamu tenang ya jangan menangis nanti kakak kamu marah "ujar Andriana yang tau apa azelia pikir kan


  20 menit berlalu axlisa masih belum keluar juga membuat semua orang khawatir


"kenapa lama sekali"tanya mama Amira


 "Tante"panggil alixsa yang baru keluar


"bagaimana keadaan putri saya"tanya mama Amira


"liandra baik-baik saja hanya saja bagian kepala yang sedikit terluka itu pasti akibat pukulan "ujar Alixsa


"apa kamu bisa melihat nya"tanya tuan andel


"kami akan memindah kan nya ke ruang inap terlebih dahulu"ujar alixsa brankas liandra di keluar kan dengan diri nya yang terbaring lemah


"syang"ucap mama Amira yang sungguh tidak bisa melihat putri nya terbaring lemah seperti ini


"silangkan ikuti Mereka"suruh alixsa semua orang mengikuti brangkas liandra ke ruang inap


"papa"panggil alixsa


"ada apa sayng"tanya tuan Ferguson

__ADS_1


"Alex"ujar alixsa


"kamu tenang saja, papa sudah beritahu dia tadi kalau liandra baik-baik saja hanya sedikit luka"ujar tuan Ferguson yang memang tadi diri nya langsung menghubungi Alex supaya putra nya tidak pulang ke sini Karna praktek nya hanya tinggal 4 hari lagi


"syukur lah,nanti saat dia pulang pasti akan ada perang"ujar alixsa yang sangat tau apa yang akan adek nya lakukan nanti


"maka kita hanya bisa diam saja"ucap tuan Ferguson lalu langsung menuju kamar inap liandra


   sekarang semua orang sedang berkumpul di kamar inap liandra yang masih setia menutup mata nya


"sayng bangun"ujar mama Amira yang dari tadi mengengam tangan liandra


  tangan liandra perlahan-lahan Bergerak begitu mata nya yang terbuka


"syang kamu sudah sadar"ujar mama Amira membuat semua orang mendekat ke brangkas liandra


"air"minta liandra mama Amira dengan siaga langsung mengambil air lalu memberi pada putri nya


"biar aku periksa dulu"ujar alixsa setelah itu memeriksa liandra


"nakal"bisik alixsa pada liandra membuat liandra menatap nya dengan penuh tanda tanya


"jangan beri tau Alex"minta liandra


"telat Alex sudah tau semua nya "jawab Andriana


"ya hampir aja Alex dan yang lain pulang ke sini tadi tapi untung saja papa melarang mereka dengan bilang kamu baik-baik saja"lanjut alixsa


"kalian pulang lah dulu ini sudah malam biar aku, Andriana dan azelia yang menjaga liandra "suruh alixsa yang memang ini sudah malam


"mama akan tetap di sini"tolak mama amira


"ya sayang, liandra pasti ingin makan masakan kamu nanti pagi"bujuk tuan andel


"baiklah "pasrah mama amira


"sayng mama pulang dulu ya"pamit mama Amira sebari mencium pipi liandra


"ya mama hati-hati"ujar liandra


"bunda dan papa juga pulang sayang,besok akan ke sini lagi"yang bunda Dian yang memeluk liandra


"cepat sembuh calon menantu papa"ujar tuan Ferguson


"makasih bunda,papa karna telah khawatir pada liandra "ujar liandra


"tidak ada kata tidak untuk kamu"ucap bunda Dian lalu mereka pun pulang


  sekarang tinggal alixsa, Andriana dan azelia bersamaan itu tiba nya rendian


 brak


Suara pintu terbuka dengan cukup keras membuat orang di dalam terkejut


"rendian"teriak Andriana yang merasa kesel karna sudah membuat nya terkejut


"kakak baik-baik"tanya rendian yang tidak memperdulikan teriak Andriana


"Kakak baik-baik saja"jawab liandra sebari memeluk rendian

__ADS_1


"sorry itu pasti sakit "minta rendian


"bagaimana"bisik liandra berharap tidak ada yang mendengar rendian hanya mengangguk pertanda semua selesai


"bisa cerita sekarang"ujar Alixsa pada liandra dan rendian sekarang posisi mereka seperti di interogasi dengan tiga orang yang duduk dengan tangan terlipat dan kaki di atas


"apa"tanya liandra pura-pura tidak tahu


"jangan pikir kami tidak tau apa yang kalian lakukan"ujar Andriana


"bagaimana kalian tau"tanya rendian


"gue lihat Lo kabur dengan dua wanita yang entah itu siapa tapi yang pasti itu ada hubungan nya dengan Liandra di culik"jelas alixsa ya dirinya tadi saat menyelamatkan liandra melihat rendian tapi diri biarkan saja


"kami akan menceritakan semua nya tapi kalian harus janji tidak akan marah"ucap liandra


"tergantung "jawab mereka bersamaan


"kalau begitu kami tidak akan menceritakan"ancam liandra


"baik lah "pasrah mereka bertiga sebelum liandra menceritakan tentang diri nya di culik azelia menghubungi Alex tanpa sepengetahuan liandra


"jadi saat aku di minimarket,aku melihat ada orang yang mencurigakan lalu aku langsung minta pinjam handphone pelayan di sana untuk mengirim pesan pada rendian untuk segera ke minimarket lalu melihat gue dari kejauhan "


  liandra terus menceritakan semua nya tentang rencana mereka


"apa"teriak mereka bersamaan saat liandra bilang menyuruh rendian memukul urat syaraf nya


"lo pikir itu tidak bahaya"tanya alixsa


"maaf kak aku terpaksa "minta liandra


"tapi bukan begitu juga"ujar Andriana


"tapi aku baik-baik saja"ucap liandra


"kami memaafkan kalian tapi tidak dengan Alex dan yang lain"ujar alixsa


"sebab itu jangan beritahu Alex tentang ini Karna semua nya sudah selesai"larang liandra


"tapi kak Alex sudah tau "ujar azelia


"maksud kamu"tanya liandra azelia tidak menjawab melainkan memperlihat kan handphone nya yang sedang video call dari tadi dengan Alex dan yang lebih parah nya lagi bukan cuman Alex yang ada di sana tapi para Abang-abang nya juga


"ini"beri azelia


"syng kamu jangan marah ya aku baik-baik aja"ucap liandra pada Alex tapi Alex tidak menjawab apapun dapat liandra lihat wajah Alex yang sedang menahan umpatan


"bang"ucap liandra terpotong oleh Alex


"kita bicara 3 hari lagi"ujar Alex yang langsung mematikan sambungan telepon


"kenapa"tanya axlisa


"Alex mematikan sambungan"ujar liandra lalu dirinya langsung berbaring dan tidur


"apa dia marah sama kita"tanya andriana


"rendian kamu mau kemana "tanya azelia tapi tidak ada jawaban dari nya

__ADS_1


"apa dia juga marah"tanya Andriana


__ADS_2