
mereka sampai di tempat penahanan Dion
"aku temenin ya"minta Alex sekali lagi
"tidak apa-apa kamu dan yang lain di sini saja"suruh liandra Alex tidak memaksa lagi diri nya membiarkan liandra untuk berbicara dengan Dion
"liandra maafin gue"pinta Dion saat melihat liandra masuk ke dalam dapat liandra lihat Dion yang berpenampilan berantakan tapi masih bertega seperti nya anggota Sandre yang lain selalu memberi makanan buat Dion
"apa jaminan nya kalau gue maafin Lo"tanya liandra dengan duduk berhadapan sama Dion sebentara Alex dkk di luar hanya melihat saja dengan raut wajah yang tidak dapat di tebak satu sama lain
"gue hanya perlu maaf Lo karna kalau tidak gue hanya akan di selemuti kesalahan pada Lo seumur hidup"ujar Dion dengan tulus
"tapi markas dan anggota geng Lo sudah hancur"ucap liandra
"itu kesalahan gue andai gue tidak menculik Lo pasti ini tidak akan terjadi gue sungguh tidak ada niatan untuk pukul Lo gue tersalut emosi saat itu"lanjut Dion
"kenapa Lo culik gue"tanya liandra
"gue terpaksa lakuin itu demi dia ingin bertemu dengan Lo untuk minta maaf"beritahu Dion
"ini untuk Lo"serah liandra
"apa ini"tanya Dion
"gue bebaskan Lo pergi dari sini dengan syarat Lo harus duduk di negara itu dan buat dia sembuh bahagia kan dia"jelas liandra
"Lo tau dia"tanya Dion
"gue sudah tau semua nya"jawab liandra lalu keluar dari sana
"bebaskan dia"suruh liandra pada Bima tapi Bima masih tidak melakukan apa pun liandra yang melihat itu hanya pun langsung menatap Alex
"bebaskan dia bang"suruh liandra sekali lagi tapi masih tidak ada yang melakukan nya mereka hanya menunggu aba-aba Dari Alex mau bagaimana pun Alex ketua Meraka
"kenapa kalian diam"tanya liandra tapi mereka tidak menjawab pertanyaan liandra mereka hanya menatap Alex
"sayng apa kamu yakin ingin bebaskan dia"tanya Alex yang akhirnya buka suara
"Dion tidak salah"jawab liandra
"tapi aku tidak pernah melepaskan musuh aku"jelas Alex membuat liandra terkejut
"dia musuh aku bukan musuh kamu"jelas liandra menatap Alex
"musuh kamu musuh aku juga siapa pun yang mengusik kamu mereka harus berhadapan dengan aku dulu"jelas Alex dengan suara yang menyeramkan dapat mereka rasakan suasana semakin canggung sekarang
"dek sudah dek"ucap Bastian yang tau betul bagaimana jika Alex sudah marah tapi liandra tidak mendengar ucapan Bastian diri nya hanya menatap Alex saja
"lepaskan dia"ucap liandra dengan penuh penekanan
"aku tidak mau kejadian seperti dulu terulang lagi dengan melepaskan dia"jelas Alex dirinya tidak bisa mempercayai Dion nanti setelah Dion keluar bisa jadi afla akan berusaha menghancurkan kehidupan liandra lagi
"apa kamu mencari tau tentang masa lalu aku"tanya liandra sedikit tidak percaya dengan apa yang Alex kata kan
"apa Kalian juga tau"tanya liandra tapi mereka hanya diam tidak berani menjawab
__ADS_1
"diam kalian semua gue anggap benar"lanjut liandra tidak menggunakan kata aku kamu lagi sungguh sekarang diri Sangat kecewa sama mereka apa segitu tidak percaya nya mereka sama diri nya pikir liandra
"gue gak tau mau ngomong apa lagi terserah Kalian mau lakukan apa sekarang gue pamit"ucap liandra lalu langsung pergi dengan air mata sudah mengalir
"antar dia ke negara yang liandra kata kan sama dia"suruh Alex pada Andra lalu diri nya mengejar liandra
Dion yang dari tadi menyaksikan kejadian itu jadi merasa bersalah sama liandra
"sebaik itu kah hati Lo liandra gue janji akan jga dia gue juga berhutang banyak sama Lo"gumam Dion dengan menatap kepergian liandra
"ayo"ajak Andra
"kemana liandra suruh Lo pergi"tanya Bastian
"liandra suruh gue untuk tidak memberitahu siapa pun"jawab Dion
"kalau Lo tidak kasih tau bagaimana kamu Mau ngantar Lo"ucap Indra yang sudah tersulut emosi
"dia suruh Kalian antar gue hanya sampai bandara"jawab dion dengan memperlihatkan paspor yang liandra kasih tadi
"adek gue begitu baik"ucap Bima
"Kalian semua beruntung bisa bertemu dengan dia"ucap Dion
***
sementara Alex terus mengejar Liandra
"sayng"panggil Alex tapi tidak liandra hiraukan diri nya terus saja berjalan keluar dari markas
"mau kemana"tanya Alex yang sudah berhasil memeluk liandra dari belakang
"sayang maaf"ucap Alex dengan meletakkan wajah nya di bahu liandra
"lepas Lex gue mau pulang"suruh liandra
"aku antar ya"minta Alex
"gue bisa pulang sendiri"jawab liandra
"syang maaf"ucap Alex dengan air mata jatuh sendiri diri nya sungguh tidak bisa melihat liandra marah pada nya
"maaf..maaf"hanya itu yang mampu Alex ucap kan
"aku kecewa sama kamu apa segitu tidak percaya nya kamu sama aku"ucap liandra
"bukan begitu maksud aku sayang"ucap Alex dengan sesenggukan akibat menangis
diri membalikkan badan liandra hingga menghadap pada nya lalu memeluk nya kembali dengan Sangat erat
"aku hanya takut afla berbuat hal yang tidak-tidak terhadap kamu"lanjut Alex
"tapi itu masalalu aku hanya ingin melupakan semua tentang itu"lanjut liandra
"maaf"ucap Alex
__ADS_1
"kenapa nangis"tanya liandra
"takut kamu marah"jawab Alex dengan terus memeluk liandra
"aku hanya kecewa saja sama kamu"jelas liandra
"jangan marah lagi ya"minta Alex lalu melepaskan pelukan nya dengan menatap liandra
liandra yang melihat wajah Alex sudah memerah akibat menangis sungguh gemas Alex seperti ini seperti anak kecil saja
"aku tidak bisa marah sama kamu"ucap liandra dengan menghapus air mata Alex
"udah jangan nangis lagi abis merah muka kamu itu"larang liandra
"gak mau sebelum kamu maafin aku"rengek Alex
"ya aku maafin udah sekarang jangan menangis lagi"ucap liandra dengan menghapus lagi air mata Alex
"itu Alex"tanya Andra tidak percaya saat melihat kejadian itu mereka semua terkejut
"bunda harus lihat ini"lanjut nya lalu merekam nya
"aduh bayi gede adek gue lagi rewel"goda Bima di ikuti oleh Indra
"Jangan begitu lah bim nanti bayi nya tambah rewel"lanjut Indra
"cuppp jangan nangis lagi ya Bayi"ujar Bastian yang juga ikutan
Alex yang mendengar itu pun langsung menatap tajam ke arah teman-teman nya
"cepat bawa dia jangan banyak bac*t"suruh Alex
"lari bayi gede gamuk"ucap Bima yang langsung masuk ke dalam mobil
"Lex bunda suruh Lo pulang"beritahu Andra
"buat apa"tanya Alex
"lihat bayi gede yang rewel kata nya"ucap Andra mengejek Alex
"CK"Alex sungguh kesel sekarang jika tidak ada liandra sudah pasti mereka semua habis oleh nya
"pulang tu bunda cariin"suruh liandra
"aku antar kamu dulu ya"minta Alex
cup
"Alex"panggil liandra Karna Alex dengan santai nya mencium diri nya
"apa sayng"jawab alex
"ihhkamu"rengek liandra
"ayo naik"suruh Alex tapi Liandra tidak juga naik membuat Alex mengangkat tubuh nya ke atas motor
__ADS_1
"peka juga"gumam liandra dalam hati
"pegangan"suruh Alex