
"sayng aku bisa jalan sendiri"ujar liandra saat Alex hendak mengendong nya
"kamu baru keluar dari rumah sakit sayang"ucap Alex langsung mengangkat tubuh liandra lalu mengendong nya ala bridal style
"apa hubungannya dengan jalan"tanya liandra menatap wajah Alex dengan tangan nya di kalung kan pada leher Alex
"ada hubungan nya sayng"jawab Alex dengan mata fokus ke depan
"apa"tanya liandra lagi
"berdekatan dengan kamu"jawab Alex membuat liandra bingung
"tidak masuk akal"gumam liandra yang masih di dengar oleh Alex tapi diri nya hanya terkekeh saja
"letak kan jari kamu"suruh Alex pada sidik jari di pintu apartemen nya
"kenapa jari aku"tanya liandra tapi diri nya menurut saja
"semua yang ada hubungan dengan aku pasti bertempat dengan kamu juga sayng"jawab Alex lalu meletakkan tubuh liandra di sofa
"kenapa harus aku"tanya liandra
"karna kamu hidup aku"jawab Alex sebari mengecup kening liandra cukup lama
sedang kan liandra yang mendengar itu langsung tersenyum diri nya sangat bersyukur bisa di pertemukan dengan sosok Alex walau pun dingin di mata orang lain tapi tidak dengan nya
"terima kasih untuk semua nya"ucap liandra langsung memeluk Alex
"apa pun untuk kamu sayng jangan sembunyikan apa pun lagi dari aku apa pun alasannya"ujar Alex
**
sedang kan di tempat lain mereka berkumpul di markas Sandre termasuk alixsa, Fadly dan andriana
"jadi kalian sudah tau dari awal"tanya alixsa yang terkejut mendengar ucapan Andra
"ya, termasuk kalian yang menyetujui permintaan liandra"jawab Bima
"tapi kami tidak tau jika liandra akan senekat itu hanya untuk mengetahui alasan wanita itu memfitnah nya"jelas andriana
"wanita itu fitnah liandra apa"tanya Bastian
"eh,tidak ada itu masa lalu liandra"jawab andriana kenapa dirinya keceplosan ngomong itu bisa mati diri nya jika liandra tau karna liandra sudah suruh Andriana untuk tidak mengatakan apapun pada Alex dkk cukup orang tua Alex dan kak Alixsa tau
karna jika Alex tau nanti liandra tidak akan bisa menyuruh Alex untuk membebaskan Dion
"katakan saja Andriana"suruh Indra yang sekarang sudah serius diri nya sangat penasaran apa yang terjadi pada liandra yang sudah diri nya anggap seperti adek sendiri
"sayng kamu jangan khawatir kami tidak akan memberi tau pada liandra mau pun Alex"bujuk Andra pada sang kekasih
"biar kakak saja yang menceritakan nya kalau kamu tidak bisa"minta alixsa
"tidak kak biar aku saja"larang Andriana
__ADS_1
"sebelum aku cerita kalian janji jangan emosi atau memotong cerita"lanjut Andriana mereka semua mengangguk saja tapi dalam hati mereka pasti berkata kita lihat nanti
"jadi begini(Andriana mencerita masa lalu liandra seperti diri nya cerita kan pada orang tua Alex)"
belum habis Andriana cerita kan Bima langsung berteriak sangki tidak sanggup nya mendengar tentang liandra begitu pun yang lain
"biadab"umpat Bima diri nya sungguh marah tidak menyangka seorang gadis yang terlihat bar-bar seperti tidak ada beban ternyata memiliki masa lalu yang begitu menyeramkan
"kemana wanita sialan itu"tanya Bastian dengan amarah yang memuncak
"hanya liandra yang tau kemana wanita itu"jawab alixsa
"jangan ungkit itu lagi di hadapan liandra biarkan diri nya bahagia sekarang itu masa lalu tidak perlu di ingat lagi"jelas Fadly mencoba menenangkan pikiran mereka yang sedang di penuhi oleh amarah
"dewasa banget pikiran calon suami gue"gumam alixsa dalam hati yang memandang kagum ke arah Fadly
"besok berkumpul di masion semua nya"suruh alixsa
"kami pamit dulu"lanjut nya
"ada acara apa di masion"tanya Indra yang dari tadi diam memikirkan bagaimana liandra bisa menjalani hari-harinya dulu
"memutuskan hari pernikahan kami"jawab mereka bersamaan
"kami juga harus pulang "pamit Andra dan andriana
"CK,bucin"ejek Bima
"serah gue"ujar Andra
"apa Alex harus tau itu juga"tanya Indra
"kita lihat nanti"jawab Bastian
"gue capek mau tidur"ucap Bima lalu langsung masuk ke kamar nya yang ada di markas begitu pun Bastian dan Indra
**
berbeda dengan yang lain yang sibuk memikirkan perasaan liandra sedang kan yang di pikirkan sedang bersantai di dalam balkon kamar Alex dengan Alex yang tidur di pangkuan liandra mengusap lembut kepala Alex
"sayang"panggil Alex
"ada apa sayng"tanya liandra dengan terus mengusap kepala Alex
"kemana wanita itu pergi"tanya Alex
"aku menyuruh rendian mengantar nya ke negara lain untuk memulai kehidupan baru"jawab liandra tanpa ada yang diri nya tutupi lagi dari Alex
"kenapa kamu memaafkan dia"tanya Alex
"aku tidak memaafkan nya sayng tapi itu semua aku lakukan untuk rendian"jawab liandra sedikit membungkuk kan wajah nya ke wajah Alex
bruk
__ADS_1
dengan cepat Alex menarik tubuh Liandra yang langsung jatuh ke atas nya
"sayng kamu bikin aku kaget"ucap liandra memukul dada Alex
"aku sangat mencintaimu kamu sayng"ujar liandra
"aku tau itu "jawab Alex lalu mencium seluruh inci wajah liandra
cup
cup
cup
cup
"ih,sayng geli"rengek liandra Karna
cup
cup
cup
liandra membalas mencium seluruh inci wajah Alex jug
"kok kamu gak geli sih"cemberut liandra Karna Alex tidak geli tapi menikmati setiap ciuman liandra
"peluk sayng dingin"minta Alex
"ayo ke dalam ini sudah sangat malam"ajak liandra
tanpa berkata apapun Alex langsung berdiri lalu mengendong liandra seperti Kuala Alex membaringkan tubuh liandra lalu menyelimuti nya
cup
"good night baby "ucap Alex
"Good night juga sayng"balas liandra
"tidur lah aku ke kamar mandi dulu"suruh Alex liandra langsung menutup mata nya yang terasa sudah mengantuk dari tadi mungkin itu efek obat
selesai dari kamar mandi Alex langsung berbaring di samping liandra lalu memeluk nya
"pasti sakit banget"gumam Alex saat melihat di leher liandra terdapat luka
"kenapa kamu senekat itu syng"lanjut Alex dengan mengusap luka liandra
tes
air mata Alex jatuh begitu saja saat melihat luka di leher liandra
"kamu pasti akan meminta aku membebaskan Dion"gumam Alex lalu mencium kening liandra setelah itu menutup mata nya masuk ke alam mimpi sedang kan liandra yang dari tadi tidak sepenuhnya tertidur bisa mendengar apa pun yang Alex katakan dan bahkan liandra bisa merasakan Alex tadi menangis diri nya sangat-sangat bersyukur mendapatkan cinta sebesar itu dari seorang Alex
__ADS_1
"aku janji tidak akan menyembunyikan apa pun lagi dari kamu syang"gumam liandra menatap Alex lalu diri nya ikut ke akan mimpi bersama alex