my cool jatuh cinta pada pandangan pertama

my cool jatuh cinta pada pandangan pertama
bertemu


__ADS_3

sudah empat hari liandra di rawat sekarang diri nya sudah bisa pulang dan juga hari ini pulang nya Alex bersama yang lain dari Jepang


"bunda aku ikut ya"pinta liandra diri nya sangat kekeh untuk menjemput Alex tapi tidak di izin kan oleh keluarga nya


"tidak boleh sayng"larang bunda Dian


"plis Bun, liandra tidak akan turun dari mobil liandra akan menunggu Alex dalam mobil saja"bujuk liandra berharap mereka memberikan dirinya untuk menjemput Alex


"biar kan saja dia ikut"ujar mama Amira yang mengerti keadaan putri nya itu


"tapi dia baru pulang dari rumah sakit"ucap bunda Dian


"tidak apa-apa"ujar tuan andel di anggukan oleh yang lain


"kak axlisa"panggil liandra Karna yang lain sudah setuju diri nya ikut tapi alixsa hanya diam dari tadi


"pergi lah"ujar alixsa sambil tersenyum


"apa Alex sudah menghubungi kamu"tanya bunda Dian pada liandra


"Alex tidak menghubungi Kakak selama 4 hari ini tan"ujar rendian yang merasa kasihan pada kakak nya belakang ini hanya diam termenung


"sudah jangan di pikirkan mungkin Alex sibuk"ujar alixsa


"ayo"ajak tuan Ferguson


   lalu mereka semua keluar dari rumah sakit dengan liandra duduk di atas kursi roda sebenarnya liandra sudah menolak tidak mau duduk di roda karna diri nya sudah pulih tapi mereka tetap memaksa kalau tidak diri nya tidak bisa mengizinkan untuk menjemput Alex


"mama pulang aja dengan ayah"suruh liandra


"kamu hati-hati ya sayang"ucap mama Amira mencium pipi liandra


"kalau begitu aku juga pulang ya kak"pamit rendian dan azelia


"hati-hati"ujar liandra


   sekarang hanya tinggal liandra, Andriana, axlisa dan orang tua Alex


"itu bang Fadly"tunjuk Andriana saat mobil Fadly sampai di parkiran rumah sakit


"halo bunda,papa"sapa Fadly pada orang tua alixsa


"kamu juga ikut menjemput Alex"tanya bunda Dian


"ya Bun,aku akan pergi dengan axlisa"ujar Fadly


"kalau begitu aku naik dengan kakak aja ya"minta Andriana


"liandra"tunjuk liandra pada dirinya sendiri


"kamu dengan mobil Alex ya sayang nanti kalian pulang berdua "suruh bunda Dian liandra hanya mengangguk saja lalu mereka langsung ke bandara liandra sendiri dengan sopir pribadi bunda Dian sedang Andriana dengan Abang nya dan bunda Dian tentu dengan suami tercinta


      tidak butuh waktu lama mereka sampai di bandara


"sayng kamu tetap tunggu di dalam mobil ya"suruh bunda Dian yang menghampiri mobil liandra


"baik Bun"patuh liandra


"jangan takut di sekitar sini sudah ada anak buah papa dan anggota Sandre yang menjaga kamu"beritahu tuan Ferguson


"ya pa,sana pergi takut Alex sudah sampai nanti "suruh liandra mereka pun pergi tinggal liandra sendiri dengan supir di depan

__ADS_1


"semoga Alex mau mendengar penjelasan aku "gumam liandra berharap nanti Alex tidak marah lagi


 **


di sisi lain Alex Dkk nya baru turun dari pesawat dengan kacamata hitam celana selutut baju kaos sepatu putih menambah kegantengan satu sama lain apalagi Alex sungguh sempurna ya mereka sepakat untuk memakai pakai yang sama pada hari ini


  "akhir nya gue bisa menghirup udara negara tercinta gue"ucap Bima membuat yang lain tertawa


"aduh rindu nya pada ayang"ujar Indra menyinggung Alex dan Andra


"emang Lo punya ayang"tanya Bima


"kalau gue punya gak gue rindu kali"ucap Indra dengan santai nya


"bangsat Lo"umpat Andra memukul kepala Indra


"rasain tu maka nya jangan suka ngeledek"ujar Bastian membuat mereka kompak tertawa tapi berbeda dengan Alex yang dari tadi mata nya mencari seseorang


"itu seperti nya bunda dan yang lain"tunjuk Bima


"ayo ke sana"ajak Bastian lalu mereka menghampiri bunda Dian


"bunda ay kangen"ujar Bima dan Indra bersamaan lalu berlari memeluk bunda Dian


"bunda Juga kangen kalian"ucap bunda Dian membalas pelukan mereka


  di saat yang lain sibuk melepas rindu begitu pun dengan Andra dan andriana tapi berbeda dengan Alex dirinya sangat lesu seperti kehilangan penyemangat hidup


"son"panggil tuan Ferguson


"jangan terlalu di diemin kasian dia selalu murung selama 4 hari di rumah sakit"ucap tuan Ferguson mencoba menjelaskan pada putra nya


"kenapa"tanya Alex singkat alixsa yang mengerti langsung menjelaskan nya pada Alex


"tadi dia sangat memaksa kami untuk ikut menjemput kamu jadi kami izinkan dengan syarat tidak turun dari mobil"jelas axlisa


"mobil mana"tanya Alex lagi


"mobil kamu"ujar Fadly lalu tanpa mengatakan apapun Alex langsung pergi menuju mobil nya


   dia merasa bersalah telah membuat liandra sedih karna tidak menghubungi nya seharusnya dia mendengar apa alasan liandra lakukan itu


tok


tok


Alex mengetuk kaca pintu mobil yang terkunci liandra yang mendengar itu pun langsung menyuruh supir untuk membuka kaca siapa tau itu bunda pikir nya


"buka pak"suru liandra supir nya langsung membuka kaca mobil


"buka pintu nya"suruh Alex pada sang supir


 "turun"suruh Alex pada supir nya sang supir hanya turun setelah itu Alex langsung mengunci pintu mobil kembali


  liandra yang melihat itu pun hanya dia saja diri takut Alex masih marah melihat wajah Alex yang datar


"kenapa kamu ke sini"tanya Alex liandra hanya diam tanpa menjawab apa pun


"maaf"minta Alex membuat liandra terkejut lalu dia menoleh ke arah Alex betapa terkejutnya lagi saat melihat Alex sudah mengeluarkan air mata


"cengeng"ujar liandra lalu menghapus air mata di pipi Alex

__ADS_1


"jatuh sendiri"bela Alex


"maaf sudah membuat kamu khawatir sayang"minta Alex lagi dengan memeluk erat tubuh mungil liandra dapat liandra rasa kan Alex menangis karna baju nya basah


"seharusnya aku yang minta maaf pada kamu karna sudah berbohong lalu membuat kamu khawatir"ujar liandra dengan air mata sudah jatuh sungguh dirinya salah


"hey,Kenapa menangis"ucap Alex lalu melepaskan pelukan mereka


"jatuh sendiri"ujar liandra lalu mereka ketawa bersama karna merasa jawaban mereka sungguh tidak masuk akal


"haha


"kenapa datang ke sini"tanya Alex menatap liandra dengan begitu lembut tidak ada lagi wajah datar yang tadi liandra lihat saat pertama kali Alex masuk ke dalam mobil


"ya menjemput kamu lah"jawab liandra


  cup


tanpa aba-aba Liandra mengecup bibir Alex saat ingin melepaskan Alex melah menahan tekuk liandra lalu memperdalam ciuman mereka


  cukup lama mereka berciuman melepaskan rindu satu sama lain 3 bulan tidak bertemu saling menukar salvina membelit lidah hingga liandra menepuk bahu Alex pertanda dia sudah kehabisan nafas


"maaf"ujar Alex lalu menggigit bibir bawah liandra


"apa kamu masih marah"tanya liandra


"aku tidak pernah marah sama kamu hanya saja aku sedikit kecewa apa yang kamu lakukan"jawab Alex panjang lebar


"aku terpaksa melakukan itu hanya itu cara nya supaya aku bisa menyelesaikan masalah dengan nya"ujar liandra


"ayo pulang"ajak Alex


"tapi supir kamu gimana"tanya liandra


"nanti akan pulang dengan papa"jawab Alex lalu turun dari mobil setelah itu mengangkat tubuh liandra membawa nya ke depan


"dek Abang kangen"teriak Bima dan Indra


"Abang, sayang aku ingin bertemu Abang dulu"minta liandra


"nanti saja"larang Alex lalu menutup pintu mobil


"tapi"ucapan liandra terpotong karna Alex langsung mencium nya lagi


cup


"nanti ya sayang"ujar Alex terpaksa liandra ikuti saja Liandra membuka kaca mobil lalu berteriak


"bang nanti ya kita ketemu"teriak liandra pada Bima, Indra, Bastian


"siap tuan putri"teriak lagi Indra dan Bastian


"kita boleh pergi"tanya Alex dengan mengengam tangan liandra sesekali tersenyum


"ayo"ajak liandra


"ahh"teriak liandra Karna terkejut Alex mengangkat tubuh nya tiba-tiba di duduki dalam pangkuan nya


"duduk di sini saja "perintah Alex liandra yang rindu dengan pangkuan Alex hanya mengangguk saja lalu mengalungi tangan nya pada leher liandra


  mobil Alex Langsung keluar dari bandara menuju apartemen nya karna ingin menghabiskan waktu bersama liandra

__ADS_1


__ADS_2