
setelah teriakan Fadly,axlisa yang sedang duduk terkejut diri nya tidak menyangka bahwa Fadly juga menyukai nya
"mau kah engkau menikah dengan ku axlisa Ferguson"ajak Fadly pada axlisa dengan mengeluarkan cincin di dalam saku nya lalu berlutut di hadapan axlisa
"terima....terima...."teriak semua orang yang ada di sana
"aku mau"ucap axlisa dengan air mata yang sudah jatuh saking bahagianya
"jangan menangis"ujar Fadly setelah memasang kan cincin di jari manis axlisa lalu memeluk nya
"ini pertemuan 4 keluarga besar yang luar biasa"teriak Andra yang baru datang ke taman belakang masion Ferguson bersama Andriana
"Lex Lo sudah beritahu liandra"tanya Andra pada Alex sekarang mereka berdiri di samping liandra
"beritahu apa"tanya liandra yang belum tau apa-apa
"Alex akan pergi ke Jepang besok"beritahu Andriana
deg
jantung liandra seakan berhenti saat mendengar ucapan dari Andriana Alex yang melihat itu hanya menghelang nafas panjang kenapa Andriana beritahu di waktu tidak tepat pikir nya
"sayng aku bisa jelasin ini semua"ucap Alex mencoba menenangkan pikiran liandra yang sedang kacau entah kemana
"jadi ini alasan Lo jatuhi gue"teriak liandra dengan air mata sudah mengalir di pipi mulus nya
"gak bukan gitu sayang"ujar Alex mencoba menjelaskan tapi liandra langsung pergi dari sana
saat Alex ingin mengejar liandra Indra dan Bima menghentikan nya
"biar kami yang menjelaskan nya"ujar Indra lalu mereka mengejar liandra di ikuti oleh rendian,azelia, Fadly,axlisa, Andriana sedang kan Bastian dan andra mereka mengejar Alex yang sudah pergi entah kemana
"mama harus melihat mereka"ucap mama Amira
"jangan Jen biar ini urusan mereka semua "ucap bunda dian di angukin oleh ibu Andriana dan Andra
"kalau begitu ayo kita masuk ke dalam"ajak papi Andriana
"baiklah kita tunggu di ruang tengah saja"setuju tuan andel lalu mereka masuk pesta yang bahagia sekarang berantakan karna ke salah pahaman
__ADS_1
sekarang liandra ada di dalam kamar Alex yang diri nya tidak tau kamar siapa tapi langsung masuk ke dalam begitu saja
"dek"panggil Bima dan Indra bersamaan
"bang Alex tidak sayang lagi sama aku"ujar liandra pada Bima dan Indra sekarang diri nya bagaikan anak kecil yang lagi mengadu sama abang-abang nya
"itu kakak"tanya rendian dan azelia bersamaan pada Andriana yang tidak percaya sekarang Liandra seperti anak kecil yang belum pernah mereka lihat
"itu lah liandra saat bersama gue"ujar Andriana pada mereka berdua
"tapi kenapa sama kami"ucapan mereka berdua terpotong karna Andriana mengajak mereka keluar
"jangan banyak tanya kita tunggu di ruang tengah aja"ajak Andriana pada adik Liandra azelia tidak ingin meninggalkan kakak nya tapi axlisa menyakinkan bahwa liandra akan baik-baik saja bersama Bima dan Indra
akhirnya mereka pun pergi menuju ruang tengah tinggal di dalam kamar hanya Bima dan Indra yang lagi berusaha menjelaskan sama liandra
"dek Lo tau kenapa Alex tidak beritahu Lo"tanya Bima pada liandra
liandra menatap Bima sambil menggeleng kan kepala tanda dia tidak tau
"itu karna Alex tidak tau cara buat kasih tau Lo"jawab Indra sambil menatap liandra berharap liandra mengerti
"Alex ingin beritahu Lo dek tapi karna Lo membuat nya marah dengan Lo balapan sama kita lalu Lo gak peka kenapa Alex tidak menghubungi Lo,bicara sama Lo,bukan nya Lo merasa bersalah lalu minta maaf sama Alex tapi lo malah merasa Alex tidak sayang sama Lo hubungan itu bukan hanya laki-laki yang harus memahami Lo dek tapi Lo sebagai perempuan harus peka kenapa Alex tiba-tiba berubah atau apa gitu,Lo harus percaya bahwa cinta Alex hanya untuk Lo bahkan sebelum Lo datang dalam hidup Alex,diri nya tidak suka di sentuh atau melihat perempuan hanya Lo dek yang sudah membuat nya jatuh hati sedalam itu"jelas Bima pada liandra panjang lebar berharap dengan ini liandra akan paham dengan situasi yang Alex hadapi sekarang
liandra hanya diam tidak mengatakan apapun diri nya sedang berfikir apa dia salah
"dek yang harus Lo tau Alex itu sangat ingin praktek di Jepang sejak dulu sebelum Lo datang dalam hidup nya"lanjut Indra
"apa gue terlalu egois bang"tanya liandra dengan air mata sudah mengalir ke pipi mulus nya
"Lo gak egois dek cuman Lo harus lebih berpikir secara logis kenapa tiba-tiba pasangan kita berubah pasti ada yang salah dengan kita"jelas Bima lalu memeluk liandra di ikuti Indra
hiks...hiks...
suara isakan liandra terdengar saat Bima dan Indra memeluk nya
"apa yang harus gue lakukan bang"tanya liandra
"bicara lah dengan Alex"ujar Indra
__ADS_1
"baiklah"liandra ingin keluar menuju ke tempat pesta tadi tapi Indra menghentikan nya
"Alex pergi"ujar Bima
"kemana"tanya liandra
"entah Andra dan Bastian sedang mengejar nya sekarang"jelas Indra
"aku akan menelpon nya"ucap liandra lalu mengambil hp nya dan menghubungi Alex tapi sambungan nya tidak aktif membuat liandra khawatir
lalu liandra menelpon Bastian tapi sama saja sambungan nya tidak aktif
"biar gue yang hubungi Andra"ujar Bima lalu menghubungi Andra
"halo dra"ujar Bima saat sambungan nya di angkat oleh Andra
"Kalian di mana"tanya Bima
"......"jawab Andra di seberang sana
"bawa dia pulang sekarang liandra menunggu nya"jelas Bima
"....."jawab Andra di seberang sana lalu mematikan sambungan sepihak
"Alex akan pulang sekarang"beritahu Bima pada liandra
"kami keluar"pamit Indra lalu mereka berdua keluar dari kamar Alex tinggal liandra sendiri yang masih melamun memikirkan Alex
saat sudah sampai di ruang tengah Bima dan Indra bisa melihat 4 keluarga besar masih di sana menunggu mereka dengan cemas
"semua baik-baik saja sekarang"beritahu Bima sebelum mereka bertanya
"kalian pulang lah liandra akan menunggu Alex pulang"suruh Bima
"tapi "ucapan mama Amira terputus
"ayo pulang ma"aja tuan andel yang mengetahui bahwa liandra butuh waktu bersama Alex
mereka semua pulang ke masion masing-masing tinggal lah keluarga Ferguson saja dan Indra bima
__ADS_1