
"apa liandra hilang"terkejut tuan andel saat mendengar ucapan andriana
"ayah"ucap andriana diri nya sungguh terkejut saat melihat tuan andel ada di minimarket juga
"ayah juga ada di sini"tanya andriana
"ayah mau jemput liandra di suruh oleh mama"jawab tuan andel
"di mana liandra"tanya tuan andel
"aku juga tidak tau yah,aku sudah mencari di dalam minimarket dan sekitarnya tapi liandra tidak ada"beritahu andriana
"Andriana "panggil alixsa di seberang sana
"oh,kak aku di minimarket dekat masion liandra"beritahu Andriana diri nya sampai lupa kalau sedang menghubungi alixsa tadi
"kakak ke sana sekarang"ucap alixsa lalu segera mematikan sambungan
"bunda ikut"ucap bunda Dian pada alixsa
"tidak Bun,bunda datang ke masion tuan andel saja untuk menenangkan Tante Amira pasti khawatir sekarang"suruh alixsa
"kalau begitu papa antar bunda dulu ke masion andel nanti kamu Sherlock jika sudah ketemu lokasi Liandra papa akan langsung menyusul ke sana"jelas tuan Ferguson lalu mereka segera pergi
"suruh semua anak buah papa untuk mencari liandra nanti biar aku hubungi Alex menyuruh anggota Sandre mencari liandra juga"suruh alixsa sebelum pergi pada papa nya
"angkat Lex"gumam alixsa yang sedang menelpon alex
"CK,apa belum selesai praktek"kesel alixsa memukul setir mobil karna Alex belum juga mengangkat nya
"halo,suruh semua anggota Sandre buat cari liandra sekarang" perintah alixsa pada Bagas alixsa beralih menghubungi Bagas karna Alex dan yang lain tidak menjawab panggilan nya
"emang nya bu ketu kemana"tanya Bagas di seberang sana
"hilang,cepat cari dan hubungi Alex untuk memberitahu itu"ucap alixsa lalu langsung mematikan sambungan karna diri nya sudah sampai di depan minimarket yang Andriana bilang
"gimana"tanya alixsa langsung pada Andriana dan tuan andel
"masih tidak ada kabar"jawab andriana
"rendian juga tidak bisa di hubungi"ucap tuan andel saat menghubungi putra nya
"apa jangan-jangan"ucap Andriana membuat alixsa dan tuan andel penasaran
"jangan-jangan apa Andriana"tanya tuan andel diri nya memang tidak terlalu khawatir sebab dirinya tau liandra bisa mengatasi nya tapi jika rendian juga ikut hilang maka yang menculik mereka bukan orang sebarang diri nya takut itu musuh bisnis nya
"aku tau sekarang,ikut aku"suruh Andriana lalu menaiki mobil nya
"kakak naik dengan kamu juga"ujar alixsa
"biar ayah yang bawa"ujar tuan andel
"mobil kalian nanti anak buah ayah yang akan mengambil nya"lanjut tuan andel, Andriana dan alixsa hanya mengangguk saja
"halo,Lex"ucap alixsa ternyata Alex yang menghubungi nya
"ke rumah kosong yang ada di Deket perbatasan kota Sekarang"suruh Alex the points dengan suara yang seperti menahan marah
"baiklah"jawab alixsa
__ADS_1
"jangan matikan sambungan nya"suruh Alex pada alixsa
"seperti nya akan ada perang nanti"gumam Andriana dalam hati sudah diri nya tebak jika Alex tau berati Andra dan yang lain juga tau bagaimana nanti nya maka diri nya tidak tau
"ayah cepat"suruh Andriana
"bilang sama papa hentikan anak buah nya untuk mencari dan datang ke sana karna sudah ada anggota Sandre dan anak buah kami di sana yang sudah mengepung tempat itu"bukan Alex yang bicara tapi Andra mereka semua langsung berkumpul saat mendapatkan kabar bahwa liandra hilang dari mata-mata rahasia lain nya setelah itu dengan cepat Alex menyuruh anggota nya bertindak saat Bagas menghubungi nya
**
di sisi liandra sekarang sudah sadar kan diri nya dari pingsan
"euh"lenguh nya
"kamu sudah sadar"tanya afla
"CK,ternyata Lo masih seperti dulu"ucap liandra
"gue tidak seperti dulu lagi"jawab afla lalu melepaskan ikatan di tangan liandra dan kaki nya
"kenapa Lo segitu tekat nya mau buat hidup gue hancur"tanya liandra dengan tatapan benci
"apa Lo Sangat membenci gue sekarang"tanya afla
"gue tidak bisa membenci Lo sekuat apa pun gue berusaha"ujar liandra
"tapi gue sangat kecewa atas apa yang Lo lakukan "lanjut liandra
"maaf liandra gue sadar ternyata apa yang gue lakuin dulu salah setelah Lo pergi gue kehilangan sosok sahabat seperti Lo gue pikir dengan gue buat rencana seperti itu Mereka bakal dekat dengan gue tapi gue salah tidak ada yang bisa menjadi seperti Lo"jelas afla dengan rasa penuh penyesalan
"jadi Lo lakuin itu semua hanya Lo cemburu mereka dekat dengan gue"tanya liandra yang terkejut ternyata ini alasan yang selama ini dia ingin tau kenapa afla lakukan itu
"jadi Lo culik gue hanya ingin minta maaf"tanya liandra yang tidak habis pikir dengan jalan pikiran afla
"gue gak tau apa yang harus gue lakuin lagi karna setiap gue ingin bertemu dengan Lo itu sulit dan Lo juga pasti akan menghindar"ucap afla
"lalu hubungan Lo dengan Dion apa dulu"tanya liandra yang merasa penasaran dengan surat Linda katakan selamat kak Dion
"gue pacaran dengan Dion dulu dan gue juga yang nyuruh Dion buat culik Lo waktu itu buat minta maaf,tapi saat gue sampai semua nya sudah hancur Dion juga sudah di bawa oleh anggota Sandre entah kemana gue juga pikir Lo sudah mati saat itu sebab itu rasa bersalah gue bertambah tapi saat gue lihat Lo waktu itu dengan rendian gue ingin bertekad lagi bertemu dengan Lo lalu minta maaf atas apa yang gue lakukan sebab itu gue suruh Linda buat masalah dengan Lo"jelas afla panjang lebar seperti orang sudah hilang kewarasan nya
"aahhh"teriak liandra frustasi tidak habis pikir dengan jalan pikiran afla dia sungguh gila pikir nya
buk
buk
"auw"lenguh afla saat liandra memukul nya dengan sangat keras
"Lo gila afla Lo memang sudah gila"umpat liandra
"ya gue gila,itu karna Lo"jawab afla lalu memukul liandra dengan tali yang ada di tangan nya
"ayo lawan gue jika itu buat Lo bisa memaafkan gue"suruh afla yang sudah bersiap melawan liandra
buk
buk
liandra langsung memukul afla dengan sangat cepat sehingga afla tidak bisa mengelak nya
__ADS_1
buk
buk
perkelahian antar sahabat yang sekarang saling melepas kan segala yang mereka pendam bertahun-tahun lamanya terus berlanjut sampai suara laki-laki dan seorang perempuan membuat mereka berhenti
"kakak hentikan"teriak rendian yang melihat liandra sudah tidak terkontrol emosi nya
"kak lawan aku"ucap rendian lalu menyuruh Linda membawa afla ke kursi karna afla sudah sangat lemas
buk
buk
liandra memukul rendian dengan kuat karna sekarang emosi nya masih tidak bisa dirinya kontrol
"auw"lenguh liandra saat rendian mencengkeram leher nya karna hanya dengan ini liandra bisa terkontrol emosi nya
"kak kontrol kan emosi kakak karna anggota Sandre dan anak buah ayah sudah mengepung tempat ini sekarang kakak harus cepat bawa kak afla pergi"ucap rendian diri nya tadi melihat semua anggota Sandre setelah itu diri nya bergegas masuk untuk memberitahu kakak nya
"gawat ini tidak seperti rencana kita berdua"ucap liandra
"seperti nya kak andriana yang memberitahu kalau kakak hilang pada semua orang termasuk kak Alex seperti nya sudah tau"lanjut rendian
"kalau begitu kita ubah rencana kita dulu"ujar Liandra
"Linda,bawa afla langsung ke bandara rendian antar mereka lewat jalur rahasia yang sudah kita siapkan"suruh liandra
"tapi bagaimana dengan kakak"tanya rendian
"ikat aku seperti semula biar nanti mereka yang akan menglepaskan aku supaya Alex tidak menghukum mereka"suruh liandra
"cepat rendian kita tidak punya banyak waktu lagi"suruh liandra, rendian langsung mengikuti apa yang kakak nya kata kan
"pukul kakak sampai pingsan"suruh liandra
"kalau itu aku tidak bisa kak"tolak rendian tidak mungkin dirinya memukul kakak nya sendiri
"lakukan atau kakak akan menyuruh kamu jauh dari kakak"ancam liandra dengan terpaksa Alex menuruti perintah kakak nya
buk
buk
rendian memukul urat syaraf liandra sehingga membuat kakak nya pingsan
"ayo"ajak rendian
"apa kak liandra akan baik-baik saja"tanya Linda yang merasa khawatir
"jangan khawatir itu anak buah ayah ku"ucap rendian lalu mengangkat tubuh afla segera bergegas menuju bandara dengan Linda
"apa kamu akan ikut dengan kami"tanya Linda
"ya,hanya setelah mengantar kalian setelah itu aku langsung pulang ke negara ini lagi"ucap rendian
"makasih untuk semua yang kalian lakukan untuk kami,aku tidak akan tau harus berterima kasih dengan apa"ucap Linda bersungguh sungguh
"cukup kalian berdua duduk baik-baik saja jangan membuat onar lagi"jawab rendian lalu mereka langsung masuk ke dalam mobil menuju bandara
__ADS_1