
bel berbunyi tanda siswa-siswi sudah boleh istirahat seluruh siswa-siswi berbondong-bondong ke kantin termasuk liandra dan Andriana
"capek banget sih"ucap liandra
"belajar aja Lo capek"ejek Andriana
"gimana gak capek coba dari pertama masuk hingga bel istirahat berbunyi tu guru kasih soal terus"jelas liandra
"nama nya juga belajar"jawab Andriana dengan santai nya
"belajar ya belajar tapi jangan seperti itu juga kali dia pikir otak gue kalkulator apa"jelas liandra lagi ya yang sedang liandra bicara kan dari tadi sama Andriana pelajaran matematika yang dimana sang ibu guru setiap masuk akan selalu memberi soal
"Lo mau pesan apa"tanya Andriana
"bakso sama es teh dingin"jawab liandra
"baiklah gue yang pesan Lo cari tempat duduk "suruh Andriana lalu diri nya berjalan untuk memesan makanan mereka sedangkan liandra mencari tempat duduk karna kantin sudah hampir penuh
"di sini enak kayak nya deh"gumam liandra tempat duduk yang liandra pilih terdapat di belakang habis
"capek gue cari Lo"ujar Andriana yang dari tadi mondar-mandir mencari liandra setelah memesan makanan mereka
"mana makanan nya"bukan nya menjawab liandra malah bertanya makanan pada andriana
"sabar Napa"ujar Andriana
"gue laper banget anj*r"umpat liandra
"gue lapor sama Alex ya"ancam Andriana pada Liandra
"kenapa dikit-dikit bawa Alex"ketus liandra
"ya Lo harus di gitu kan supaya gak jadi Bangs*t lagi"ejek Andriana liandra yang mendengar itu hanya menghelang nafas berat
"ini neng pesanan nya"ujar kang Ujang yang membawa makanan
__ADS_1
"makasih kang"ucap liandra sambil tersenyum
"ya neng"balas kang ujang lalu pergi dari sana
"hmm jadi semakin laper"ujar liandra saat menghirup aroma makanan nya lalu dengan cepat menyantap makanan yang ada di depan nya termasuk Andriana
"pelan-pelan Napa kalau makan"suruh andriana yang melihat liandra memakan makanan nya seperti orang tidak makan sebulan
"gue laper banget"jawab liandra dengan masih fokus memakan makanan nya
Andriana tidak lagi berkata karna percuma saja menyuruh liandra jika dirinya sedang laper maka tidak ada komentar yang bisa di dengar oleh liandra saat sedang asyik menyantap makanan mereka tiba-tiba seseorang menyiram air di atas kepala liandra membuat liandra terkejut bukan main tapi berbeda dengan Andriana diri nya malah dengan santai nya mengeluarkan handphone nya lalu merekam kejadian itu
"syur"
"CK,Bangs*t"umpat liandra lalu berdiri menatap siapa yang telah berani mengangu acara makan nya
plak
gadis itu menampar pipi liandra bukan nya membalas liandra dengan santai nya duduk kembali di tempat duduk nya lalu melipatkan kedua kaki nya
"ada gerangan apa kawan dengan berani nya anda menampar gue"tanya liandra
"wow gak salah orang apa"tanya liandra lagi dengan santai membuat gadis itu bertambah kesal dan hendak menampar liandra lagi tapi dengan cepat liandra lebih dulu menampar gadis itu
plak
"aww"lenguh gadis itu tamparan liandra jelas tidak main-main membuat gadis itu terkelunjang ke belakang
"siapa Lo dengan berani nya menampar gue"tanya liandra dengan wajah sudah berubah dratis semua siswa-siswi yang ada di sana jelas terkejut karna sudah lama mereka tidak melihat liandras marah seperti itu
"jawab tol*l"umpat liandra dengan wajah yang sudah memerah menahan diri nya untuk tidak lepas kendali
"Lo berani sama gue"tanya gadis itu yang masih tidak takut dengan liandra
"emang nya Lo siapa sehingga gue harus takut"tanya liandra kembali
__ADS_1
"gue pacar nya rendian orang yang naik motor bareng Lo kemarin jal*Ng"jawab gadis itu dengan berteriak menatap liandra
"hahahaha"liandra yang mendengar itu tidak bisa menahan tawa nya lagi termasuk andriana yang dari tadi masih merekam kejadian itu
"Andriana gue gak salah dengar kan"tanya liandra dengan masih tertawa
"Lo gak salah dengar kok"jawab andriana
gadis itu yang melihat liandra dan Andriana tertawa jelas heran termasuk siswa -siswi yang ada di kantin
"seperti nya seorang rendian andeliona salah mata"ujar liandra membuat mereka semakin penasaran kenapa liandra bisa tau mereka rendian hanya memakai andel di ujung nama nya
"maksud Lo apa hah"teriak gadis itu lagi liandra yang mendengar gadis itu berteriak hanya tersenyum diri nya sungguh tidak habis pikir di katain jal*Ng hanya di bongceng oleh adik nya sendiri ya tuan andel tidak mempublikasikan anak nya di media sebab itu kemauan anak nya sendiri mereka tidak mau orang hanya dekat dengan mereka hanya Karna menjadi keluarga terkaya nomor 2 di Asia tenggara
plak
liandra kembali menampar gadis itu dengan sang kencang dari pada tadi
"berani nya Lo nampar adek dari salah satu anggota inti Sandre"ucap teman gadis itu liandra dan Andriana lebih dibuat terkejut lagi mendengar hal itu
"adek anggota inti Sandre"ucap liandra bersamaan dengan Andriana
"ya dia adalah adik dari Bastian Schweinsteiger"jelas teman gadis itu lagi
"hah"teriak liandra dan Andriana lagi mereka jelas terkejut sejak kapan Bastian punya adek pikir mereka lagi
plak
bukan nya takut liandra malah menampar lagi gadis itu lalu berbisik sesuatu pada gadis itu hingga membuat gadis itu menenang seperti ketakutan
"ayo Andriana kita pergi"ajak liandra setelah membisik kan sesuatu pada gadis itu
Andriana tidak langsung beranjak pergi diri nya lebih dulu mendekati gadis itu sama hal nya dengan liandra Andriana juga membisik kan sesuatu membuat gadis itu lebih ketakutan hingga kering dingin keluar pada wajah nya
"adek Bastian konon"teriak Andriana lalu menyusul liandra
__ADS_1
teman-teman gadis itu yang melihat nya ketakutan jadi heran
"Linda Lo gak papa"tanya teman nya