
mereka sampai di sebuah restoran bisa di bilang cukup mewah dan menarik banyak pengunjung dari kalangan keluarga atas
"selamat datang tuan muda"hormat pelayan kepada Alex membuat liandra dan Andriana terkejut tapi mereka bisa mengontrol keterkejutan nya sehingga tidak dapat di lihat oleh Alex dan Andra
"antar kami ke ruangan VVIP"suruh Alex kepada pelayan itu dan langsung di anggukan oleh pelayan
"mari tuan muda"hormat pelayan itu ternyata restoran yang di bawa Alex itu milik keluarganya
"kenapa Lo cukup cuek terhadap pelayan itu kasihan dia "bisik liandra pada Alex wow berani banget liandra bicara seperti itu pada Alex pikir Andra masih bisa mendengar ucapan liandra pada Alex
"dia pelayan,harus kah aku terseyum pada nya"tanya Alex lembut pada liandra membuat Andra dan Andrian mengangkang kepala nya menatap Alex terkejut apa itu Alex pikir mereka berdua
"kenapa kalian"tanya Alex pada kedua sejoli yang sedang menatap mereka
"tidak ada ya kan sayang"elak Andra sambil menyenggol tangan Andriana
"ya tidak ada"jawab Andriana
"ini ruangan nya tuan muda"ucap pelayan itu pada Alex
"bawa semua makanan yang ada di restoran ini"suruh Alex pada pelayan itu membuat liandra dan Andriana terkejut kecuali Andra ya dia sudah tau gimana kelakuan Alex
"tidak jangan dengar kan perintah tuan muda mu itu,bawa kan saja 4 minuman apa saja dan 4 macam makanan itu pun apa saja"suruh liandra pada para pelayan itu membuat pelayan itu menatap tuan muda nya dan langsung di balas anggukan oleh Alex
"baik segera akan saya bawakan"jawab pelayan itu dan pergi dari sana
"wow liandra Lo cukup berani "bisik Andra pada nya
"apa Kalian tidak akan duduk"ucap Alex membuat liandra dan Andra terkejut sejak kapan mereka sudah duduk pikir mereka
"sekarang jelas kan,kapan kalian jadian,di mana dan bagaimana "ucap liandra dengan panjang lebar
"sabar Napa "suruh Andra pada liandra
"gak ada sabar-sabar Lo harus ce"belum sempat liandra melanjut kan ucapan nya sudah di potong oleh Alex
"jelaskan "suruh Alex dengan wajah datar
"wahai Alex yang terhormat bisa kah Lo kalau gomong jangan potong ucapan orang"ucap liandra pada Alex dengan wajah kesal justru itu membuat Alex gemas dengan wajah liandra
"cantik"gumam Alex dalam hati nya
"bisa kita mulai sekarang tuan muda dan nyonya muda"tanya Andra pada mereka berdua yang masih tatapan mata
"jelaskan sekarang"ucap mereka bersamaan
__ADS_1
"Wow kompak sekali "ucap Andra yang langsung mendapat tatapan tajam dari Alex dan liandra membuat Andra berkeringat dingin sungguh pasang yang cocok pikir Andra
"jadi begini ceritanya"mulai Andriana jika menunggu Andra yang memulai nya maka tidak akan bisa di mulai sekarang
***fasblack off***
"lepasin gue"berontak Andriana saat dua preman menyeret nya
"jangan harap sebelum Lo kasih semua milik Lo"tawa preman itu pecah saat melihat Adriana menangis
"tolong ..tolong..gue siapa pun tolong"teriak Andriana
"diam atau gue potong lidah Lo"bentak preman itu tapi tidak membuat Andriana takut dia terus teriak meminta tolong
"aw..awu"teriak Andriana saat preman itu menampar pipinya dengan cukup kuat sehingga sudut bibir nya robek
"woy lepasin dia "teriak seorang pria
"siapa Lo hah"tanya preman itu melihat seorang pria yang tengah berdiri diatas pohon
"banci Lo berdua berani sama perempuan"ledek pria itu membuat dua preman itu marah
"kalau Lo berani turun lawan kami jangan banyak bacok anak kecil tolol"suruh preman itu dengan amarah yang sudah memuncak dan mencekik leher gadis itu dengan kuat
"kurang ajar Kalian"teriak pria itu dengan marah nya pria itu langsung memukul kedua preman itu tanpa ampun bahkan dua preman itu tidak bisa mengelak setiap pukulan pria itu karna gerakan nya sangat cepat tidak butuh waktu lama kedua preman itu langsung tewas di sana
"CK lemah banci berani dengan pria"umpat pria itu dan langsung mengedong tubuh gadis itu menuju mobil nya
"hy bangun"ucap pria itu dengan menepuk pelan wajah Andriana
"ehh"lenguh Andriana saat sudah sadar dari pisan nya
"gue dimana"tanya Andriana pada pria itu dengan diri nya berada dalam pangkuan pria itu
"Lo ada di dalam mobil gue"jawab pria itu sambil tersenyum
"preman itu mereka ke"ucapan nya terpotong karna pria itu langsung memeluk nya
"tenang Lo aman kok sama gue"ucap pria itu sambil menepuk pelan pundak Andriana
"makasih karna Lo sudah menolong gue" ucap Andriana
"tidak cukup dengan kata terima kasih"jawab pria itu
"lalu gue harus membalas Lo dengan apa kalau Lo mau uang tenang aja nanti gue tasfers"jelas Andriana pada pria itu
__ADS_1
"tidak geu tidak butuh uang Lo"jawab pria itu
"lalu apa "tanya Andriana
"Lo jadi pacar gue , pacar nya andra Sandrayato "tegas Andra pada Andriana ya yang membantu andriana itu Andra
"tapi gue tidak kenal Lo"jelas Andriana
"nanti juga kenal,gue janji tidak akan menyakiti Lo "ucap Andra
"apa kamu mau"lanjut Andra lagi, Andriana pun mengangguk pikirnya itu juga untuk balas kebaikan Andra kalau tidak ada Andra tadi tidak tau bagaimana diri nya
"terima kasih andriana"ucap Andra langsung memeluk Andrian
"kamu tau nama aku"tanya Andriana heran pada Andra
fasblack on
"Andriana kamu di seret preman kok gue gak tau ,kenapa Lo tidak beritahu gue"terkejut liandra atas apa yang terjadi kepada Andriana
"gue gak mau Lo khawatir"jawab Andriana
"lagi pula itu sudah berlalu,ada hikmah nya juga aku bisa bertemu Andra"lanjut Andriana lagi
"wow Andra langsung sat set anj*r,gue kapan punya pacar ya yang sat set seperti Andra"teriak liandra dengan wajah tidak bisa di jelas kan
"kode ni maksud nya"bisik Andra pada Alex membuat Alex menatap liandra yang sedang membayangkan punya pacar langsung sat set seperti Andra
"tapi juga tidak bagus ya kenal gak langsung di jadikan pacar itu mengerikan bukan seperti mafia gitu"lanjut liandra sambil menatap Alex
"kenapa "tanya Alex pada liandra saat melihat liandra menatap nya
"tidak ada,Lo juga nembak pacar Lo sat set gitu"tanya liandra pada Alex membuat Andra terkejut
"jangan kan nembak cewek Lia dia dekat dengan cewek aja gak"jelas Andra pada liandra
"jadi Lo tidak normal"teriakan liandra terkejut membuat Andra dan Andriana tertawa terbahak-bahak kapan juga lihat Alex di nistain kan pikir Andra
"ini makanan nya tuan dan nyonya muda"ucap para pelayan sambil meletak kan makan di atas meja
"permisi tuan muda dan nona muda"hormat para pelayan itu kepada Alex dan liandra dan langsung pergi dari sana
"nona muda gak tau"goda Andra sambil menyenggol lengan Alex
"makan "suruh Alex kepada mereka dengan wajah menahan salting,mereka pun langsung makan makana nya masing-masing
__ADS_1