
mereka pergi ke mall juga walaupun awalnya terjadi bantahan tapi mereka juga tidak bisa berdebat di bunda
"sudah sampai ayo turun"suruh bunda Dian pada ketiga gadis nya itu
"kenapa harus mall sih Bun"tanya alixsa diri nya sungguh malas harus ke mall jarak sekali alixsa ke mall kalau perlu apa pun pasti alixsa pesan saja
"jarang-jarang loh kita begini,ayo jangan banyak tanya lagi"ujar bunda Dian
liandra dan andriana hanya mengikuti saja tanpa ada bantahan percuma pikir mereka kalau bunda sudah bilang ke mall ya tetap ke situ
"kita ke mana dulu"tanya bunda pada tiga gadis nya
"terserah bunda saja "jawab liandra ya walaupun diri nya bilang mau ke tempat lain pasti bunda juga gak bakalan mau sebelum mereka berbelanja dulu,mereka sampai di tempat pakaian semua
"pilihlah apa yang kalian mau"suruh bunda Dian
mereka semua sibuk melihat apa yang akan di beli
"aku beli ini aja deh"ucap liandra Padang jatuh pada baju sepasang baju capel yang berwarna hitam
"ini untuk aku dan Alex,kalau ini untuk ke dua adek ku mereka pasti lagi uring-uringan gak jelas karna aku belum mengangkat panggilan nya"gumam liandra sambil mengamati dua baju pasangan
Bru
"awu"liandra terjatuh karna bertabrakan dengan seseorang
"maaf,gue gak sengaja"ucap orang itu sambil membantu liandra bangun dan mengambil baju yang terjatuh tadi
"ini baju Lo"serah orang itu
"makasih"ucap liandra
"ya,sekali lagi gue minta"ucapan nya tergantung saat melihat wajah liandra sungguh diri nya terkejut
"liandra"ucap orang itu liandra yang merasa ada yang aneh pun menatap wajah orang itu
"afla"ucap liandra yang sama terkejut nya
ya orang yang menabrak Liandra adalah afla
"liandra tunggu"panggil afla karna liandra langsung pergi begitu saja pikiran Langsung terlintas pada kejadian dulu
"CK,kemana dia pergi"kesal afla yang tidak menemukan liandra lagi
"gue harus bisa bertemu dengan Lo,apa pun cara nya"lanjut afla lalu pergi dari sana sedangkan liandra diri nya bersembunyi di tempat pengantin pakaian
"kenapa harus bertemu lagi"gumam liandra lalu keluar dari persembunyian nya
"kak"panggilan seseorang membuat liandra menoleh
"Linda"ucap liandra yang ternyata Linda yang memanggil nya
"ini"serah Linda pada semua kertas entah apa isi nya lalu langsung pergi begitu saja
"apa ini"tanya liandra tapi saat melihat tidak ada lagi Linda di samping nya
*kak tolong selamatkan kakak gue dari obsesi nya untuk menghancurkan kakak,gue mohon cuman kakak yang bisa melakukan itu kalau tidak gue yang akan jadi sasaran nya setelah bang Dion*
kira-kira itulah isi surat nya Linda kasih ke liandra
__ADS_1
"ternyata Lo terpaksa melakukan itu semua"gumam liandra setelah membaca isi surat itu setelah itu bergegas untuk kembali pada bunda Dian sebelum mereka khawatir pada nya benar saja mereka sudah iringan mencari diri nya
"bunda"panggil liandra
"kamu kemana saja sayang"tanya bunda Dian jelas terlihat raut wajah khawatir
"tadi liandra mencari baju seperti ini satu lagi"bohong Liandra
"kami pikir kamu hilang"ucap Andriana
"aku bukan anak kecil lagi kak yang tersesat kalau pergi ke manapun"jelas liandra dengan wajah di buat cemberut
"sudah-sudah ayo kita bayar"ajak alixsa yang malas berdebat
"sekarang kita ke mana lagi"tanya alixsa yang sudah selesai membayar semua belanja
"aku tau tempat yang membuat wajah Kakak kembali seperti semula"ujar liandra membuat alixsa menatap nya dengan tanda tanya
"kemana"tanya Andriana
"ayo ikut aku"ajak liandra semua orang mengikuti liandra di belakang
"ini dia tempat nya"ucap liandra dengan menunjukkan ke tempat permainan
"tempat main"ucap Andriana
"ya ayo masuk"ajak liandra sambil mereka tangan alixsa
"ini mba tiket nya"serah pengawas di sana
"makasih"ucap liandra lalu mengambil tiket masuk ke dalam
"ayo kita bersenang-senang"sorak liandra lalu mereka bermain setiap permainan yang ada di sana
"tapi seru"lanjut alixsa
"sekarang kita makan"ajak bunda Dian
"kakak tidak bete lagi"tanya liandra
"ya, KK sedang hari ini makasih sayang"ucap alixsa lalu mereka menuju ke tempat makan
"kalian mau pesan apa"tanya bunda Dian
"aku Brit dan kimchi aja Bun"beritahu Alixsa
"kalian berdua sayang mau apa"tanya bunda pada Andriana dan liandra
"aku buntel dan Brit bund"jawab andriana
"samain aja dengan kakak dan andriana Bun"jelas liandra
"baik lah"ucap bunda Dian lalu memanggil pelayan untuk memesan makanan nya
"bunda setelah selesai jalan-jalan boleh aku langsung pulang ke masion aku"tanya liandra dengan hati-hati takut bunda Dian tersinggung
"baik lah,nanti bunda langsung antar kamu ke masion"jelas bunda Dian
"mobil liandra gimana Bun"tanya alixsa
__ADS_1
"nanti bunda suruh sopir papa bawa ke masion kamu sayng"beritahu bunda Dian setelah itu makan mereka pun sampai
"selamat menikmati"ujar pelayan itu sambil tersenyum
"ayo makan"suruh bunda Dian mereka pun langsung memakan makan mereka masing-masing
selesai makan mereka semua berada di luar mall sekarang
"Andriana pulang ka mana"tanya alixsa
"aku akan pulang ke apartemen Abang nanti Abang akan pulang dari luar kota"jelas Andriana
"baiklah kamu kakak antar ya"ujar alixsa
"bilang aja mau ketemu sama Fadly"ejek bunda Dian
"cie..cie.. kangen ni cerita nya"goda liandra dan Andriana membuat alixsa malu
"kangen sama tunangan sendiri emang gak boleh"ucap alixsa
"boleh banget dong"ujar bunda Dian lalu mereka masuk ke dalam mobil untuk pulang mengantar liandra adalah tujuan Pertama tidak butuh waktu lama mereka sampai di depan masion liandra
"ayo masuk dulu Bun"ajak liandra
"tidak usah sayang ini sudah sore papa pasti sudah menunggu"tolak halus bunda Dian
"baiklah bunda hati-hati"ucap liandra yang mengerti keadaan
"bunda pulang dulu ya sayng"pamit bunda Dian lalu mobil yang bunda Dian pakai melaju ke masion nya sedang alixsa dan Andriana sudah pisah mobil karna mereka beda jalur ke apartemen Fadly sebab itu alixsa menghubungi sopir pribadi nya untuk membawa mobil tadi
"mama liandra pulang"teriak liandra saat masuk ke masion nya
"kamu sudah pulang sayang"tanya mama Amira
"ayah mana ma"tanya liandra setelah itu duduk di samping mama nya di ruang tengah
"ayah kamu lagi ke kantor untuk melihat kapal besok yang akan berlangsung"jelas mama Amira
"sayng bicara lah dengan kedua adek kamu"lanjut mama Amira
"kemana mereka ma"tanya liandra yang belum melihat ke dua adek nya
"kakak"belum sempat mama Amira menjawab suara panggilan mengalihkan perhatian mereka
"azelia"ujar liandra saat melihat azelia memeluk nya dengan keadaan menangis
"maafin aku Kak"pinta azelia
"kakak sudah maafin kalian jadi jangan nangis lagi"beritahu liandra sambil mengusap lembut kepala azelia
"jadi kakak tidak marah lagi sama aku dan Abang ren"tanya azelia
"kakak tidak pernah marah pada kedua adek kakak hanya saja kemarin kakak malas bicara saja"jelas liandra pada azelia
"benar kah"tanya azelia lagi liandra hanya mengangguk lalu menghapus air mata di pipi adek nya itu sungguh diri nya merasa bersalah sudah membuat si bungsu yang polos ini menangis sebab itu liandra menyembunyikan sesuatu karna tidak mau adek nya tau tapi kemarin diri nya terpaksa harus melakukan itu
"Abang rendian di mana"tanya liandra pada azelia
"Abang di kamar dia tidak keluar dari tadi pagi"beritahu azelia
__ADS_1
"kakak mau ketemu sama Abang dulu kamu duduk sama mama ya"minta liandra azelia hanya mengangguk lalu tidur di atas paha mama Amira
"selesai baik-baik jangan bertengkar"ucap mama Amira liandra hanya mengangguk lalu pergi ke kamar rendian