My Husband My Love

My Husband My Love
kekasih


__ADS_3

mendengar yang dikatakan pembantu mereka, membuat ana tambah gugup. selain sahabat sahabat ana yang sering datang ke rumah ana, alex juga sering datang berkunjung ke rumah ana, untuk membicarakan bisnis mereka.


" tak tak " suara langkah kaki menggema di ruang tamu keluarga sanjaya itu


melihat ana yang pertama kali memakai dress selutut, membuat alex terpukau tanpa mengedipkan mata nya, melihat alex yang hanya diam membuat ana salah tingkah


" ke. kenapa " tanya ana gugup di depan alex


" hmm. kamu cantik " pujian alex membuat ana tambah malu


" ehmmm, jadi kita mau kemana? " tanya ana mengalihkan


" oh ya jadi lupa. ayo " ajak alex menggandeng tangan ana, masuk ke mobil


di dalam mobil, menuju tempat tujuan, alex selalu menggenggam tangan ana tanpa melepaskan tangan ana, yang membuat ana gugup dan salah tingkah


" lex, lo kalo nyetir bagus, jangan cuman satu tangan " tegor ana karena gugup nya


" tenang aja na, aku dah pro kok " jawab alex senyum mengembang di wajah nya membuat ana terpukau mendengar alex yang tidak memanggil lo dan gue


setelah sampai di tempat tujuan, ana heran karena membawa dia ke taman hiburan


" lex kita ngpain ke sini? " tanya ana menutupi gugup nya


" tenang aja, kamu mau main apa? honey " dengan senyuman mengembang yang begitu manis, membuat ana memohon waktu berhenti


" main itu yok " tunjuk ana ke salah satu wahana tembakan berhadiah.


mendengar permintaan ana, alex menagajak ke tempat wahana tersebut

__ADS_1


" pak, berapa pak sekali tembakan? " tanya alex kepada sang pemilik toko


" 5 tembakan dua puluh ribu pak " jelas pemilik toko


" baik pak, bapak kira aja ya pak cewek saya ini menembak berapa kali, bapak jumlah kan saja " kata alex membuat sang pemilik toko mengangguk paham


" kalian sepasang kekasih ya dek cewek nya cantik dan cowok nya tampan " tebak bapak itu membuat ana merona malu


" ini nak silahkan, cara mainnya jika menembak kena sasaran pada nomor di depan maka akan mendapat hadia dari nomor yang anda tembak" kata pak pemilik toko memberikan senapan mainan


" okh makasih ya pak " kata ana, menerima senapan itu dan menembak kan nya


" dor, dor " tembakan tiga kali tidak mengenai nomor sama sekali


" lagi lagi ya " kata ana senang gembira


" terserah kamu asal kamu bahagia " jelas alex mengusap rambut nya lembut


" yah ga kena " keluh ana membuat alex kasihan


" emang kamu, mau yang mana? " tanya alex membantu


" itu nomor satu. hadiah boneka " kata ana menjelaskan


" dor " cuman sekali tembakan menegnai nomor yang ana minta


" yeay makasih honey ku " teriak ana girang dan memeluk alex refleks nya


" ini nak hadiah nya " kata pemilik toko memberikan boneka besar

__ADS_1


" makasih pak, berapa semua pak " kata ana menerima boneka tersebut


" dua ratus lima puluh ribu nak " kata pemilik toko


" alex bayar " perintah ana, membuat alex tersenyum dan mengacak rambut ana


" ini pak, kembalian nya untuk bapak aja " memberikan lembar seratus tiga lembar


" makasih banyak ya nak " kata pemilik toko tersenyum


setelah memainkan hampir semua wahana, alex mengajak ana menaiki satu wahana yang berputar seperti baling baling.


" na naik yang sana yok " ajak alex menarik tangan ana


" ya udah " kata ana mengiyakan


setelah memsan tiket wahana tersebut, terjadi keheningan di antara mereka. setelah sampai di puncak tempat tertinggi, alex membuka suara


" na, aku mau bicara sesuatu sama mu " kata alex berdiri dan menarik tangan ana sehingga mereka berdiri berhadapan


" ha? ada apa? " tanya ana yang mulai gugup


" na, mau kah kamu jadi kekasih ku dan melanjut ke langkah yang lebih lanjut? " tanya alex menggenggam tangan ana dengan erat


aduh bagaimana gue menjawab, sebenarnya gue juga sayang dan cinta sama loe tapi gue dan sahabat gue sudah berprinsip bahwa tak akan pacaran. apakah gue harus memilih antara sahabat atau cinta? sulit -- batin ana bingung


" alex, aku akui aku sayang dan cinta sama mu, tapi... " belum sempat ana bicara


" tapi apa na? apa? " tanya alex yang sudah mulai penasaran akan jawaban yang diberikan

__ADS_1


" maaf lex, aku ga bisa " dengan suara lirih ana menjawab perasaan alex yang mengajak nya menjadi sebagai kekasih nya.


mendengar jawaban dari ana, sontak alex melepas tangan nya dan kembali duduk. setelah kejadian alex mengungkapkan perasaan nya tidak ada lagi yang bicara di dalam mobil itu, hanya ada keheningan di dalam mobil tersebut


__ADS_2