My Husband My Love

My Husband My Love
acara bersama sahabat


__ADS_3

" okh shit " geram alex yang harus menahan nafsu nya lagi dan lagi


sementara ana kaget dan langsung memberhentikan aktivitas nya tadi, membuat dia merona malu mengingat betapa agresif nya dia.. karena kesal nya alex ******* buah **** istri nya itu untuk memuaskan hasrat nya sementara dengan kuat membuat ana kembali mengerang...


" lex, emnnhh ada tamu " kata ana memeperingati alex..


mendengar kata istri nya itu, alex menurunkan baju ana dan ana langsung berdiri memakai kan celana nya begitu juga dengan alex..


" pergi aja dulu ke kamar ganti baju gih " kata alex menyuruh istri nya itu yang langsung di angguki ana dan melangkah menuju kamar nya dan suami nya itu


alex berjalan ke arah pintu sambil merutuki tamu yang membuat diri nya sial


" lama banget sih lex " kata rio yang berdiri di depan pintu


" sorry tadi gue di dapur sedangkan si ana nya lagi beres beres kamar sambil mandi " bohong alex dengan mantap nya


" jadi kami ga di kasih masuk ceritanya " gurau ririn membuat hana menyenggol lengan sahabat nya yang telmi itu


" okh ya lupa gue silahkan " kata alex mempersilakan ketiga sahabat istri nya dan teman nya itu masuk dan langsung duduk di ruang tengah


" oh kalian dah datang?" tanya ana yang baru turun dari kamar nya yang berada di lantai dua


" iya na, bdw rumah kalian gede juga ya? " kagum ririn yang membuat ana terkekeh

__ADS_1


" emang ya rin, ga ada perubahan dari lo" celutuk ana yang heran dengan sikap sahabat nya itu tidak ada perubahan, dan duduk di tengah tengah sahabat nya itu


" nah ini juga ga ada perubahan, dah nikah aja lo masih aja gempet gempet sama kita " kata vany membuat semua tertawa


" nanti kalo gue berubah dan ga mau gempet sama klen dan hanya sama alex nya nanti kalian merasa tersendir karena kan masih jomblo " balas ana membuat sahabat nya kalah telak


" akh lo na buat gue merana aja" kata vany membuag ana memeluk dia


" okh iya bdw kita bakar bakar yok, bakar jagung atau daging gitu. tadi kami dh beli bahan nya kok " kata ana mengajak sahabat nya itu


" ok " jawab mereka bertiga serempak


" gue ga di ajak nih? " tanya rio dengan wajah pura pura menyedihkan


" ga usah buat wajah gitu deh, jijik gue " kata ana melempar bantal sofa nya ke rio yang hanya di balas cengiran rio


mereka semua mengikuti alex menuju taman belakang. taman belakang yang indah dan rapi serta ada kolam renang yang luas membuat suasana nya menjadi indah dan ditumbuhi banyak pepohonan..


" lex disini ga ada pembantu ya? " tanya rio yang dari tadi tidak ada satu pun pelayan atau siapa pun yang membersihkan tempat ini..


" okh itu ada, tapi gue suruh balek setelah mereka selesaiin bersih bersih nya agar istirahat dan besok mulai bekerja full " jelas alex membuat rio mengangguk anggukkan kepalanya


okh pantas saja mulai dari tadi dia santai ckck -- batin ana kesal mengingat adegan panas mereka di meja makan

__ADS_1


alex dan rio mempersiapkan alat alat untuk memanggang sedangkan ana dan ketiga sahabatnya sibuk membentangkan tikar dan mengambil piring dan lainnya..


setelah semua siap alex dan rio membakar daging serta jagung sementara di sisi lain ana dan ketiga sahabat nya saling bercerita setelah mempersiapkan semua nya


" oh ya na, berarti lo sama alex udah gituan dong di malam pertama kalian " tanya ririn penasaran


" ya iya lah **** lo telmi banget sih, kalo itu dah pasti dong " bukan ana yang menjawa melainkan hana


" lo salah han, gue sama dia ga gituan" jawab ana mulai bercerita


" ha! kok bisa ?" tanya vany yang mulai penasaran


" soalnya gini.......... " ana menceritakan semua kejadian malam pertama nya kepada sahabat sahabat nya itu dan membuat sahabat nya itu tertawa terbahak bahak sambil memegang perut nya


" hahahahahahahh aduh lo kok gila banget sih na nah kalo si alex tahu bisa gawat kan " katawa vany masih bertanya


" nah itu gue ga tau, soal nya gue ragu sama dia, dia masih cinta sama gue atau ga " kata ana sedih membuat sahabat nya itu diam merasakan kesedihan ana


" lah kok bisa? " tanya vany lagi


" itu bayangkan aja masa di saat mencoba gaun pengantin dia mengajak luna, lo pada masih ingat kan? " kata ana sambil bertanya membuat mereka menganggukkan kepala mereka


" nah itu dia ikut dan yang paling kesal nya ya masa semua karyawan butiq itu mengatakan kalo si luna pengantin wanita nya sampe sampe tante nya juga salah loh aduh lo tahu ga di situ gue sakit banget gue udah mau menangis sejadi jadi nya " cerita ana yang mulai emosi

__ADS_1


" tapi itu gue lihat tadi kalian kayak udah dekat banget " kata ririn yang melihat sahabat nya seperti pengantin baru yang bahagia


" itu emnh gara....


__ADS_2