
" aduh kaki ku pegal banget " keluh ana yang du dengar alex
" kenapa? " tanya alex dengan datar tanpa melirik ke sebelah nya
" kaki gue pegal banget, masih lama lagi acara nya, gue ngantuk lagi " keluh ana kepada suami nya itu
" bentar lagi, tahan sebentar lagi " bisik alex
.....setelah para kerabat sudah berpulangan semua nya tinggal lah keluarga inti
" okh ya mom, dari tadi ana ga lihat bang sam kek nya mom? " tanya ana yang mulai dari tadi mencari keberadaan saudara tercinta nya itu
" abang mu ga bisa datang, soal nya kan kakak ipar mu lagi hamil tua jadi abang mu menjaga kakak ipar mu di sana " jelas mommy ana berdiri di samping ana
__ADS_1
" okh,, gitu toh mom,, ga masalah sih " kata ana bisa mengerti keadaan abang nya...
" alex ana mommy sama papa pulang dulu ya.. " kata mommy ana dengan nada berat harus meninggalkan putri kesayangan mereka itu, yang selama ini selalu membuat kegaduhan di keluarga sanjaya itu
" loh kok cepat banget sih mom? " tanya ana dengan nada sedih
" putri ayah, kami akan sering sering datang kesini jangan sedih, sekarang kau bukan hanya sebagai putri dari keluarga sanjaya tapi kau sudah menjadi istri dan menanggung beban yang sangat berat di mana kau harus bersabar dalam mengurus rumah tangga mu, tapi ingat lah jika kau bersama menantu papa bekerja sama dalam mengurus rumah tangga kalian, yakin lah pasti rumah tangga yang kalian bangun akan baik baik saja. di dalam keluarga rumah tangga pasti ada di hadapi nama nya lika liku kehidupan dimana ada sesuatu masalah dan lain nya dan di situ lah harus ada keterbukaan antara kamu dan suami mu, terutama kepercayaan agar kelak jika ada masalah yang melimpah keluarga kalian berdua, kalian dapat bersama sama menjalani dan menyelesaikan semua nya hingga selesai dan tuntas, dan terakhir ana kau juga sebagai seorang menantu, di mana kau harus menyayangi mertua mu sama hal nya seperti menyayangi kami ke dua orang tua mu.. ana mommy sama papa yakin kalau putri kesayangan kami dapat memulai rumah tangga dengan baik dan romantis kami percaya " kata papa ana menitikkan air mata dan langsung di peluk oleh ana..
semua yang mendengar itu menangis apalagi ana dan mommy ana, karena selama ini suami tercinta nya itu tidak pernah menangis di depan anak anak nya dan mengatakan kata kata yang sangan bermanfaat ini..
" putri ku, kami bukan nya tidak sayang sama mu, kami hanya memberikan kau kepada menantu papa untuk lebih menjaga mu dan membahagia kan diri mu serta dapat membina keluarga baru " jelas papa ana dengan tangisan yang di tahan papa nya itu
" ana, mommy sama papa akan sering datang kesini, jadi mulai sekarang jadi lah istri yang baik, dan penuhi kewajiban mu sebagai seorang istri " kata mommy ana memeluk ana setelah papa ana melepas pelukan nya dari putri kesayangan nya itu
__ADS_1
" hiks hiks, iya mom " jawab ana masih terisak
" dan kamu harus dapat menyandingi malam pertama kalian dengan menantu mommy, karena mommy lihat alex itu perkasa " bisik mommy ana yang di dengar oleh alex beserta mama alex membuat ana merona malu
" dan untuk mu alex menantu papa, papa yakin kok, meskipun pernikahan ini dilandaskan oleh perjodohan antara kami dan mama sama papa mu, tapi papa yakin bahwa kau akan membahagiakan putri kesayangan kami ini dan menjaga dia, papa serah kan putri kami kepada mu lex " kata papa ana memeluk memegang bahu menantu nya....
" pasti pa " dengan jawaban yang singkat dan lantang membuat siapa pun mendengar nya akan yakin
" ya udah besan kami, kami pulang dulu ya... kalo putri kami ini nakal pukul saja pantat nya " canda papa ana membuat semua tertawa kecuali ana yang cemberut kesal
" akh papa, ana bukan anak kecil lagi ah " cemberut ana memayunkan bibir nya
" hahahaha papa hanya bercanda kok, kami pergi dulu ya semua " kata papa ana menggandeng tangan istri nya itu keluar menuju mobil mereka yang sudah di tunggu supir mereka
__ADS_1
memang iya, kebagiaan yang menyedihkan adalah dimana melepas kan putri mereka menikah dengan seorang laki laki yang akan membina keluarga kecil mereka, dimana saat itulah air mata seorang ayah tidak dapat di bendung lagi sampai harus keluar membasahi pipi nya yang selama ini nampak tegar menghadapi semua masalah.. - batin papa ana yang bahagia tapi serasa sedih, sedih melepas putri kesayangan nya yang selama ini selalu memeluk dan duduk di samping nya serta bercanda ria bersandar di bahu yang selama ini kekar.........