
setelah satu tahun berlalu, dan ini adalah awal pelajaran baru dan disini ana menjadi kelas dua belas atau kelas 3 sma, meskipun tempat duduk nya tetap tak ada pergantian, dengan alasan supaya tidak ribet buat denah kelas.
" mommy, papa, bang sam " teriak ana yang masih di tangga
" dah deh makan aja harus pake drma segala ck " keluah abang nya yang heran melihat kebiasaan adeknya
" makan dek " tawar abang nya yanag melihat adek nya itu hanya meminum susu yang dibuat oleh bi dem
" akh ga sempat bang, adek berangkat dulu ya bang, mom, pa bye " setelah mengatakan itu ana berjalan keluar dan mengendarai mobil nya.
sesampainya di sekolah ana langsung di peluk oleh ke tiga sahabat nya
" ana ..." teriak ketiga sahabat nya memeluk ana dengan erat
" aduh udah deh sesak gue " kata ana tapi tak melepas pelukan nya
" gue rindu sama lo " kata hana mewakili sahabat nya bicara
__ADS_1
" lo tahu kan na, kita semua ga pada jumpa, vani yang pergi bersama nenek nya, ririn yang ga nampak, dan lo yang pergi kemana ngga ngajak kami " kata hana ngambek
" eh anak curut lo bukannya ke bali ya? sok sok an salahin gue lagi " balas ana pura pura garang
" hahhhhha ya elah na kalem " kata hana menunnjukkan angka dua tangan nya
" ke kantin yok " ajak ana
" ini baru ana gue " kata vany mrangkul bahu ana
" sial*n lo, jadi selama ini gue apa ha " balas ana galas
" apalagi sekarang ya kan, dia duduk di pojok sedangka si alex di pinggir, bisa bisa jadi patung gerak si ana " celutuk ririn yang di senggol oleh vany, pertanda diam
" ups sorry na, gue ga bermaks.. " belum sempat ririn menyelesaikan bicara nya, ana menjawab
" selow aja kali, tapi kok bisa? bukannya di grup tetap ya? " tanya ana heran
__ADS_1
" iya gitu na, karena cewek yang paling ribut dibuat deh setiap meja yang duduk di dekat tembok, di buat menjadi cewek supaya cewek tidak bebas kemana mana " jelas vany membuat yang lainnya mengangguk
" o gitu, ya udah lah. jadi ga ni ke kantin? " tanya ana membuyarkan perkataan mereka
" jadi dong " jawab mereka bertiga serempak dan pergi menuju kantin
setelah sampai di kantin, mereka langsung duduk di pojok tempat biasa
" mau pesan apa? " seperti biasa ririn memesan makanan
" tenang rin, untuk kali ini gue yang pesa, kalian pada kengen ana yang bar bar kan? " tawar ana menawarkan diri
" ok ide bagus " balas vany mengacungkan jempol.
ana yang menarik nafas, sedangkan ketiga sahabat nya duduk dan menutup telinga karena sudah hafal bagaimana sifat ana jika bar bar nya kambuh...
" bu..... bako nya 4, minuman nya juice jeruk ya bu 4 juga bu. biasa ya bu " teriak ana dari meja nya membuat semua orang kantin menatap ana terkhusus nya anak baru yaitu kelas sepuluh..
__ADS_1
" hahahaah heran gue na, makin hari tu suara makin besar juga ya na " celutuk ririn membuat suasana hidup. tak berselang lama, datang dua orang ke meja mereka