My Husband My Love

My Husband My Love
suara toa


__ADS_3

setelah satu tahun berlalu, dan ini adalah awal pelajaran baru dan disini ana menjadi kelas dua belas atau kelas 3 sma, meskipun tempat duduk nya tetap tak ada pergantian, dengan alasan supaya tidak ribet buat denah kelas.


" mommy, papa, bang sam " teriak ana yang masih di tangga


" dah deh makan aja harus pake drma segala ck " keluah abang nya yang heran melihat kebiasaan adeknya


" makan dek " tawar abang nya yanag melihat adek nya itu hanya meminum susu yang dibuat oleh bi dem


" akh ga sempat bang, adek berangkat dulu ya bang, mom, pa bye " setelah mengatakan itu ana berjalan keluar dan mengendarai mobil nya.


sesampainya di sekolah ana langsung di peluk oleh ke tiga sahabat nya


" ana ..." teriak ketiga sahabat nya memeluk ana dengan erat


" aduh udah deh sesak gue " kata ana tapi tak melepas pelukan nya


" gue rindu sama lo " kata hana mewakili sahabat nya bicara

__ADS_1


" lo tahu kan na, kita semua ga pada jumpa, vani yang pergi bersama nenek nya, ririn yang ga nampak, dan lo yang pergi kemana ngga ngajak kami " kata hana ngambek


" eh anak curut lo bukannya ke bali ya? sok sok an salahin gue lagi " balas ana pura pura garang


" hahhhhha ya elah na kalem " kata hana menunnjukkan angka dua tangan nya


" ke kantin yok " ajak ana


" ini baru ana gue " kata vany mrangkul bahu ana


" sial*n lo, jadi selama ini gue apa ha " balas ana galas


" apalagi sekarang ya kan, dia duduk di pojok sedangka si alex di pinggir, bisa bisa jadi patung gerak si ana " celutuk ririn yang di senggol oleh vany, pertanda diam


" ups sorry na, gue ga bermaks.. " belum sempat ririn menyelesaikan bicara nya, ana menjawab


" selow aja kali, tapi kok bisa? bukannya di grup tetap ya? " tanya ana heran

__ADS_1


" iya gitu na, karena cewek yang paling ribut dibuat deh setiap meja yang duduk di dekat tembok, di buat menjadi cewek supaya cewek tidak bebas kemana mana " jelas vany membuat yang lainnya mengangguk


" o gitu, ya udah lah. jadi ga ni ke kantin? " tanya ana membuyarkan perkataan mereka


" jadi dong " jawab mereka bertiga serempak dan pergi menuju kantin


setelah sampai di kantin, mereka langsung duduk di pojok tempat biasa


" mau pesan apa? " seperti biasa ririn memesan makanan


" tenang rin, untuk kali ini gue yang pesa, kalian pada kengen ana yang bar bar kan? " tawar ana menawarkan diri


" ok ide bagus " balas vany mengacungkan jempol.


ana yang menarik nafas, sedangkan ketiga sahabat nya duduk dan menutup telinga karena sudah hafal bagaimana sifat ana jika bar bar nya kambuh...


" bu..... bako nya 4, minuman nya juice jeruk ya bu 4 juga bu. biasa ya bu " teriak ana dari meja nya membuat semua orang kantin menatap ana terkhusus nya anak baru yaitu kelas sepuluh..

__ADS_1


" hahahaah heran gue na, makin hari tu suara makin besar juga ya na " celutuk ririn membuat suasana hidup. tak berselang lama, datang dua orang ke meja mereka


__ADS_2