My Husband My Love

My Husband My Love
menepi


__ADS_3

setelah hampir setengah jam alex yang tidak kunjung databg membuat ana merasakan perih hatinya yang bertambah, dari pada memikirkan bagaimana alex dan luna, membuat ana memilih tidur membiarkan air matanya kering sendiri..


" maaf ya na, lama " kata alex masuk ke alam setelah beberapa menit ana tertidur pulas. karena tak ada jawaban membuat alex melihat ke arah ana dan barulah dia sadar bahwa ana sudah tidur


" maafin gue ya na, dingin sama lo. gue juga ga tahu harus bilang bagaimana sama loe. di satu sisi lain gue senang lihat lo sebenarnya yang di jodohkan papa mama gue, tapi di sisi lain gue kecewa dengan lo na, dengan penolakan loe selama ini, dan loe yang membuat gue memilih pergi meninggalkan loe dari pada gue harus tersiksa rasa na melihat lo mending gue pergi, dan untuk luna dialah cewek yang pernah gue sukai selama gue di inggris sebelum bertemu dengan mu, tetapi setelah mengenal mu na aku telah membuang semua perasaan ku sama dia, dan kenpa gue baik sama dia, itu karena selama 5 tahun gue di luar negeri dia selalu bantuin gue, dan dia lumayan cerdas oleh sebab itu dia gue angkat jadi asisten sekaligus sekretaris gue na" jelas alex di depan wajah ana yang tidak di dengar ana..


setelah mengatakan itu alex mengecup kening ana, kedua matanya dan terakhir mengecup bibir ana, ntah mengapa ada dorongan kuat dari dalam tubuh alex untuk melakukan lebih dan dia pun ********** dengan lembut agar gadis pujaannya tidak bangun.bsetelah ******* bibir ana, alex memberikan kecupan di leher ana serta meninggalkan bukti bahwa gadis yang ada di depannya ini sudah ada yang memiliki.


mobil alex berjalan menembus malam yang sepi itu, dengan kursi ana yang di gempetkan ke kursi alex sehingga ana duduk memeluk alex sambil tidur dengan kepala ana ada di dada alex dan tangan alex yang satu nya menyangga kepala ana agar tidak jatuh..


sesampainya di rumah sanjaya,alex turun menggendong ana yang tidak bangun bangun itu

__ADS_1


" tan, kamar ana mana ya? soalnya ana lagi tidur " tanya alex sambil menggendong ana


" okh di atas nak lex, warna cokelat " jelas mama ana, mengikuti langkah kaki alex


sesampainya di kamar, alex meletakkan ana di kasur nya dengan lembut dan menyelimuti ana sampai ke pinggang


" makasih ya nak alex dah mau menggendong ana nya, dia emang kalo tidur ya gitu deh kayak kebo " kata mama ana bergurau


" ah kamu mah bisa aja, kalo gitu jangan panggil tante dong panggil mommy aja seperti ana " minta mama ana, membuat alex tersenyum bahagia


" baiklah mommy, kalo gitu alex pamit dulu ya mom, titip ana nya " kata alex pamit ke mommy ana setelah itu pergi keluar dan menuju lantai bawah

__ADS_1


" loh den alex kan? " tanya bi dem, yang suda mulai lupa dengan alex.


meskipun bi dem kenal dulunya tapi karena faktor usia di tambah alex yang tidak pernah berkunjung ke rumah membuat bi dem lupa lupa ingat.


" masih ingat juga ya bi " jawab alex ramah


" ya ingat lah atuh,, ini aden mau pulang? " tanya bi dem basa basi


" iya bi, dah kemalaman soalnya bi " kata alex


" kalo gitu hati hati ya den " kata bi dem

__ADS_1


" iya bi, alex pamit dulu ya bi " kata alex pamit dan pergi melenggang ke luar masuk ke dalam mobil nya


__ADS_2