My Husband Remarriage

My Husband Remarriage
episode 14


__ADS_3

intan hanya berdiam diri dikamar,ia lebih banyak diam dari biasanya.


"huh rasanya aku kesal sekali didalam kamar terus,aku harus membuat cemilan dulu biar ga bete" ucap intan lalu intan berniat akan membuat cemilan,baru saja sampai depan pintu ia mendengar suara mira lagi .


"ini sakit mas"ucapnya. intan memejamkan matanya,ia harus bisa menahan sakit dihatinya.


"pelan pelan mas" ucap nya lagi.


tiba tiba intan kembali lagi ke kamar,ia ingin mencari headset.


"akhirnya aku menemukan nya,ini lebih baik jika aku memakainya".


intan menggunakan headset nya dan menyalakan music nya supaya ia tak mendengar percintaan suami dan madunya.


intan membuat cemilan sendirian dam dengan asyik nya ia mendengarkan music.


"nona sedang apa"


"emm bi surti,ada apa.aku sedang bikin cemilan"


"kenapa tidak bilang pada bibi,bibi bisa membuatnya"


"tak apa apa bi aku hanya bete aja seharian dikamar jadi aku bikin cemilan"


"biar bibi bantu nona"


"tidak usah bi,ini sebentar lagi selesai ko bi"


"ya udah nona bibi mau ke belakang dulu"


setelah selesai membuat cemilan, intan pergi ke taman yang berada di dekat rumahnya.


"ah indah sekali,rasa nya aku lebih tenang disini"


intan sangat menikmati pemandangan melihat bunga bunga yang akan mekar.


"cantik sekali" ucap nya.


"biasanya aku disini di temani mas rafa dan mas rafa selalu mengajak ku becanda disini hemm sekarang tinggal kenangan,ia malah menikmati madu ku" ucap intan dalam hati.


hari sudah siang,revan sudah tidak ada pekerjaan lagi.ia berniat akan pergi kerumah rafa,ia juga di suruh tinggal dirumah rafa oleh nyonya besar,karna biar memudah kan revan dan rafa untuk komunikasi pekerjaan. jadi siang ini revan akan memindah kan baju nya ke rumah rafa.


"akhirnya aku bisa tinggal disana" ucap revan,ia sepertinya bahagia akan bertemu intan tiap hari.


lalu revan pergi menuju rumah rafa, ia tanpa mengetuk pintu dulu,ia langsung masuk kerumah rafa dengan rumah yang luas namun suasana sepi.


revan kebingungan melihat rumah besar yang sangat sepi.


"kemana orang orang nya" ucap revan


revan terus memanggil rafa namun tak ada jawaban sekali pun. lalu revan berniat naik ke atas ia berfikir rafa ada di kamar nya.


"rafa"


setelah sampai di pintu kamar rafa,revan mendengar ******* orang yang sedang melakukan sebuah hubungan.


"mas ini nikmat" ucap mira


"mira sayang" kata rafa

__ADS_1


revan mendengarkan percakapan rafa dam mira ia hanya menggeleng geleng kan kepalanya.


"bisa bisa nya mereka melakukan itu siang hari,lalu dimana intan"


revan mencari intan tapi ia tak menemukan dia,revan berniat membuka pintu kamar intan yang tidak dikunci namun ia tak menemukan intan.


"kemana wanita itu,apa dia sedang menangis lagi.tapi dimana"


"aku harus mencari nya" revan kembali kebawah ia akan mencari intan.


"bibi liat intan tidak" ucap revan


"astaga saya kaget tuan, emm mungkin di kamar nya tuan"


"tidak ada bi"


"biasanya di taman tuan coba cari kesana tuan"


"terimakasih bi" lalu revan pergi ke taman untuk menemui intan.


"tuan revan yang tampan dan baik semoga saja dia berjodoh dengan nona intan" ucap bi surti dalam hatinya.


revan seketika diam melihat intan yang sedang menikmati keindahan taman sambil memakan cemilan .


"dasar wanita bodoh" ucap revan.


intan sedang asyik mendengarkan music sampai ia tak sadar ada revan yang sedang memperhatikan nya.intan pun bernyanyi dengan suara yang cempreng.ia sangat menikmati nyanyian nya.


Terluka dan menangis tapi ku terima


Semua keputusan yang telah kau buat


Ku menanti kau tuk kembali


Jujur ku tak ingin engkau pergi


Tinggalkan semua usai di sini


Tak tertahan air mata ini


Mengingat semua yang t'lah terjadi


Ku tahu kau pun sama s'perti aku


Tak ingin cinta usai di sini


Tapi mungkin inilah jalannya


Harus berpisah ho oh ho


revan ketawa mendengar suara intan yang seperti nenek lampir.


"hahahahahha"


seketika intan diam,ia mendengar seseorang yang sedang ketawa.


"aaaaa" intan berteriak ia kaget melihat revan di belakang nya.


"revan sejak kapan kau disini" ucap intan

__ADS_1


"dari tadi sebelum kau nyanyi haha,ternyata kau lucu juga kalau sedang bernyanyi"


intan merasa malu pada revan "maaf revan hehe mungkin suaraku ga enak"


"memang ga enak di dengar,kaya mak lampir"


"apa kau bilang heh" intan mencubit lengan revan.


"aw sakit tau" intan tersenyum puas melihat revan kesakitan.


"hemm ternyata ada revan" ucap rafa yang baru saja datang.


"mas rafa" intan takut rafa marah lalu ia menundukan kepalanya.


"intan kau dari tadi disini" ucap rafa


"ya aku bete di kamar terus,jadi aku kesini" ucap intan


"lagian kamu bro malah bercinta siang siang begini,bukan nya menghargai istri pertama mu ini" ucap revan yang bibir nya memang susah di saring ia selalu berkata jujur,kalau berbicara rahasia sama revan pasti akan terbongkar ke semua orang.


rafa jadi merasa bersalah pada intan.


"maaf kan aku intan" ucap rafa


"ga apa apa mas,ga usah minta maaf"


"dih kamu berbohong ya, tadi kamu menangis disini karna suami mu udah jadi milik orang lain" ucap revan mencoba membohongi rafa


"apa maksud mu revan" intan bingung


"kau menangis disini kan" ucap revan


"kamu tau ga bro dia itu ga ikhlas kamu menikah lagi ,jadi dia sering menangis apa lagi tadi dia mendengar mu sedang bercinta" ucap revan pada rafa.


seketika rafa diam ada rasa bersalah dan juga malu sama pembicaraan revan yang blak blak an.bibir revan memang kaya wanita kalau bicara .


"intan" lalu rafa mendekatinya "benarkah begitu"


intan hanya diam lalu air matanya jatuh,"iya mas aku sakit hati" ucap intan


"maaf kan aku" kata rafa


"aku tak tau ternyata kau sangat menikmati maduku"


"nah gitu dong jujur jangan di pendem terus" ucap revan


"ya sudah mas aku mau masuk kedalam duluan" intan berlari kecil ia masuk kedalam dengan air mata yang sudah tak bisa di tahan lagi. dan ia pun tak sengaja melihat mira yang keluar dari kamarnya dengan memakai gaun dan rambut yang masih basah.intan semakin mengeluarkan air matanya .ia masuk ke kamarnya lalu menutup pintunya dengan keras.


"intan kenapa" ucap mira "aku tau kau cemburu intan,aku akan membuatmu pergi dari sini" ucap mira dengan sinis.


"revan kau ada apa lagi datang kesini" kata rafa


"aku akan tinggal disini sementara, ibu mu yang menyuruhku"


"hemm bagus lah biar gampang komunikasi" ucap rafa.


"aku akan jadi asisten mu jika kamu sudah masuk bekerja,karna jino mengundurkan diri ia akan pindah keluar kota"


"huh dasar jino tak bilang padaku.ya sudah ayo masuk ke dalam" ucap rafa

__ADS_1


__ADS_2