My Husband Remarriage

My Husband Remarriage
episode 20


__ADS_3

"em kau sedang membuat apa" ucap revan yang baru saja datang


"aku sedang memasak udang"


"emm kau sangat lihai dalam memasak"


"biasa aja,ini buat makan malam kita.kamu mau dibuatkan apa"


"terserah saja aku pasti akan memakan nya,karna masakan mu selalu enak"


"hemm kalau gitu bantu aku adonin tepung nya revan"


"oke" lalu revan membantu intan,revan senang karna intan sudah ceria lagi seperti biasanya.


"cobain dulu ini tepung nya enak ga" ucap revan


"emm ini sudah pas, ternyata kau pintar juga revan"


"tentu saja,aku ini pernah jadi chef"


"wah benarkah, kalau begitu ajari aku dong"


"kamu sudah pintar intan,menurut ku masakan mu perlu di beri bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟"


"wow kau memang pandai membuat orang senang"


"tentu saja aku ini pria sejati tanpa menyakiti perasaan wanita"


"ya bagus dong,semoga secepat nya kau menemukan jodoh yang baik revan"


"jodohku kan kamu" ucap revan


"revan kau ada ada saja selalu menggombal"


"tapi kamu suka kan"


"hahaha kepedean sekali" intan dan rafa sedang tertawa bahagia, disana mira dan rafa melihat nya. mira tersenyum bahagia melihat intan yang sangat dekat dengan revan.namun berbeda dengan rafa,rafa tidak suka melihat nya .


"emm kalian Romantis sekali" ucap mira


"mira" kata intan yang kaget melihat rafa dan mira ada di belakang nya.


"gimana serasi ga aku sama intan" ucap revan tanpa rasa bersalah


"kau memang cocok sekali , ya kan mas" ucap mira pada rafa


"hemm" rafa hanya berdehem.


"kalau begitu ayo kita makan malam,ini buatan aku dan intan,iya kan intan" intan hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum.


rafa sedari tadi ia menatap intan dengan tajam,ia tak suka melihat intan akrab dengan revan.


"em jadi ini buattan kalian berdua,ini enak sekali" puji mira


"tentu saja dong" kata revan


intan hanya menunduk ia tak ingin melihat tatapan rafa,intan juga masih marah pada rafa karna perlakuan nya.

__ADS_1


"mas ayo dong makan,sini aku suapin ya" kata mira


"terimakasih"


"ammmm enak kan mas ini buattan mereka"


"ya ini enak" ucap rafa


"intan kamu sangat pintar memasak" puji revan


"hehe biasa saja revan"


"sudah cantik pintar masak lagi,sayang nya bukan istri aku" kata revan


"hemm revan harus nya intan jadiin istri kamu" kata mira


"ya kalau rafa mengizinkan aku menikahi intan,tentu saja aku mau"


"emm gimana tuh kata revan,katanya kamu sudah tak punya rasa lagi pada intan" ucap mira blak blak kan.


seketika hati intan sakit mendengar perkataan mira "apa benar begitu mas" ucap intan dalam hatinya.


namun rafa masih diam,ia tak menjawab pertanyaan mira.


"mas kamu kenapa sih"


"aku engga apa apa"


"hemm tapi muka mu kelihatan kusut gitu,apa kamu tak suka melihat intan dekat sama revan"


intan semakin sakit hati setelah rafa mengatakan itu.


"kalau begitu aku pergi ke kamar ku dulu" ucap intan


"makanan mu belum habis intan"kata revan


"aku sudah kenyang revan"


"hemm ya sudah"


kini tinggal mereka bertiga yang berada di meja makan.


"revan apa tugas yang aku berikan sudah beres"


"aku sudah membereskan semuanya rafa" ucap revan


"hemm bagus kalau begitu,jadi kapan kau akan menyewa apartemen"


"kau mengusir ku"


"ya karna ini rumah ku"


"kalau begitu tunggu ibu mu besok,kalau ibu mu menyuruhku untuk pergi ya aku akan pergi tapi kalau ibu mu menyuruh ku untuk menetap disini aku tak bisa menyangkal nya"


"baiklah aku akan menunggu ibu besok,karna aku tak suka ada orang lain di rumah ku"


"aku mengerti rafa"

__ADS_1


mira berucap dalam hatinya "aku harus bilang soal ini pada ibu,revan tak boleh pergi dari sini karna ini kesempatan bagus biar revan dan intan semakin dekat lalu aku akan menjalankan rencana ki,tunggu tanggal main nya saja".


lalu revan pergi ke kamar karna ia sudah beres.


"mas kamu kenapa mengusir revan"


"aku tak suka ada orang lain disini"


"tapi revan baik loh mas,ia juga bisa di andal kan"


"aku tetap saja tidak mau"kata rafa


"lalu bagaimana kalau ibu menyuruh rafa tinggal disini"


"tenang saja aku akan meminta ibu untuk revan pergi dari sini" ucap rafa


"hemm begitu ya mas"


"iya ,ya sudah aku akan keruang kerja dulu"


"ya mas,apa kau mau di buatkan kopi"


"tidak mira terimakasih"


"baik lah mas" lalu rafa pergi meninggalkan mira.


"hemm aku harus menelpon ibu,selagi mas rafa di ruang kerja"


tut


"hallo ibu"


"ada apa mira"


"ibu kapan ke sini"


"mungkin besok mira"ucap sang ibu mertua


"hemm ibu rafa ingin mengusir revan,bagaimana ini" mira menceritakan tentang revan dan intan yang semakin dekat ia merencanakan sesuatu pada mertuanya.


"emm baiklah ibu mengerti,ibu akan melakukan nya"


"terimakasih ibu kau paling mengerti kepada ku"


"ya mira, oh iya apa kau sudah di cek,katanya kamu belum menstruasi"


"ya ibu dari semenjak nikah,aku belum menstruasi lagi"


"apa jangan jangan kamu hamil mira,ibu sangat bahagia sekali jika kamu hamil"


"tentu saja bu,nanti akan aku cek setelah telat seminggu lagi bu"


"baiklah ibu berharap kau mengandung secepat nya"


"ya ibu doakan aku saja,sudah dulu ya bu aku akan menemui rafa dulu" ucap mira


tut

__ADS_1


__ADS_2