My Husband Remarriage

My Husband Remarriage
episode 19


__ADS_3

rafa dan revan sudah pulang, namun rafa ia seperti tersulut kemarahan lalu ia menarik tangan intan


"sini kamu"


"ada apa mas"


"sini ayo" rafa membawanya dengan pakaa


"mas lepas ini sakit"


"diam"


"lepas mas" revan yang masih dibawah ia bingung dengan kelakuan rafa yang tiba tiba marah pada intan,namun ia tak ingin ikut campur rumah tangga mereka.


"mas lepas" setelah sampai kamar intan langsung di dorong ke tempat tidur.rafa membuka sabuk nya yang menempel di celananya. srekkkkk


plak plak "aw sakit mas"


"ini hukuman mu karna kau selalu memperlakukan mira dengan tidak baik"


"apa maksud mu hah, kau sudah gila mas"


"diam,aku menyesal telah menikahi mu ternyata kau benar benar busuk"


intan langsung mengeluarkan air matanya ia sakit hati dengan kata kata rafa.


"aku tak tau apa masalahku mas,aku tak pernah memperlakukan mira seperti itu"


plak rafa menampar pipi intan dengan keras.


"kau selalu berani meneriaki ku hah,kau siapa disini"


"tega kamu mas memperlakukan aku seperti ini,katanya kamu akan adil pada ku dan juga istri mu tapi kenyataannya apa mas,kau malah menyiksaku sekarang hiks hiks. kau hanya mendengar kata kata mira tapi kau tak pernah mendengar kan kataku mas,kau tidak pernah adil"


"diam, kenapa sikap mu sekarang kelihatan busuknya intan,ku kira kau istri yang baik dan pemgertian.nyatanya semua itu tak ada dalam diri kamu"


"kamu keterlaluan mas,kamu sudah dibutakan oleh mira"


"diam kau selalu saja menyalah kan mira,asak kau mira itu lebih baik dari kamu"


"terserah kamu mas,nanti juga kau akan tau semuanya,asal jangan kau menyesal nantinya"


"aku sudah tak peduli lagi padamu intan" ucap rafa


"terserah mas terserah hiks hiks" lalu rafa pergi meninggal kan intan dan menutup pintu nya dengan keras.

__ADS_1


"mas apa yang sudah kau lakukan pada intan,kenapa wajahmu kusut sekali" kata mira pura pura tidak tahu


"aku muak dengan sikap intan"


"sudah mas tenang,kamu jangan marah marah gitu"


"ku kira intan baik,ternyata selama ini dia menyembunyikan kebusukan nya"ucap rafa


"sudah mas sudah,aku akan ke kamar intan dulu,aku akan menemui dia" lalu mira pergi menuju kamar intan.


ceklek dibukannya pintu kamar. mira melihat intan sedang meringkuk di bawah dengan tangan yang memar kena bekas cambukan sabuk pinggang nya rafa.


"intan kau tidak apa apa" ucap mira


"untuk apa kau kesini"


"aku mengkhawatirkan kamu intan,maafkan suami ku"


"kau jangan berpura pura mira,ini semua karna mu,kau tega padaku mira"


"hahaha kau sudah tahu ini karna ku, syukur lah kalau kau sudah tahu.gimana rasanya sakit tidak" ucap mira mengejek intan tanpa rasa bersalah.


"teruskan saja kau membodohi rafa"


"tentu saja karna itu tujuanku"


"tentu saja ingat,kau sahabat ku yang paling baik,tapi maaf soal suami aku tak mau berbagi,kalau kau tak ingin sakit lebih dalam lagi lebih baik kau mundur saja intan" ucap mira dengan tegas lalu mira meninggalkan intan tanpa mempedulikan nya.


"hiks hiks kenapa semua orang jahat padaku, ibu ayah tolong aku hiks"


di sisi lain revan khawatir pada intan,ia mendengar teriakan rafa,namun revan tidak berani karna ia tak mau ikut campur,tapi ia tak tega dengan intan jadi ia pergi menuju kamar intan,apapun yang terjadi revan hanya akan memberi sandaran pada intan.


toktoktok "intan buka pintunya"


namun tak ada jawaban dari intan rafa mencoba pelan pelan membuka pintu kamar intan yang tidak tertutup rapat.ternyata intan masih meringkuk dilantai.


"intan"


"revan,ada apa kau kesini"ucap intan


"aku mengkhawatirkan mu,ada apa dengan mu"


"aku ga kenapa napa revan ,aku baik baik saja"


"kau berbohong padaku,ceritalah padaku"

__ADS_1


"hiks hiks rafa marah padaku,ia memarahi ku hiks aku sakit hati di kata kata in sama rafa" intan tak kuat lagi menangis lalu ia memeluk revan dengan kuat. "aku sakit hati revan hiks" lalu revan mengelus kepala intan "sudah jangan menangis lagi,aku ada disini sekarang".


"revan terimakasih sudah memberikan pundak mu sebentar"


"sama sama,ini tangan mu kenapa"


"ah tidak apa apa,tadi aku hanya terjatuh di kamar mandi"" ucap intan berbohong.


"apa kau ingin pergi dari sini intan"


"tidak revan,aku akan mencoba mengambil hati rafa lagi,rafa bukan pria jahat ia pria yang baik namun mira lah yang menjebak nya"


"ya sudah kalau kau ingin berusaha,aku akan mendukung mu"


"terimakasih revan"


"ya sudah kau jangan menangis lagi,kamu bukan wanita lemah intan.tunjukan ini pada suami mu"


"ya revan"


"kalau begitu aku pergi dulu, jangan lupa nanti makan ya"


"ya revan terimakasih" lalu revan pergi meninggal kan intan, revan berjalan pelan pelan karna takut rafa mengetahuinya,ia takut rafa akan memfitnah nya.


"terimakasih revan sudah mendengarkan keluh kesah ku "ucap intan dalam hatinya, ia sangat bahagia karna masih ada orang yang peduli padanya.


"mas"


"ya mira ada apa"


"kamu masih memikirkan intan ya"


"tidak"


"lalu kenapa kau melamun"tanya mira


"aku hanya lelah saja" padahal rafa memang sedang memikirkan intan,ia menyesal telah menyiksa intan, selama pernikahan baru kali ini rafa melakukan kekerasan pada intan.


"mas jangan pikirkan intan lagi, mas tau sendiri sekarang kebusukan intan seperti apa"


"ya mas tau,mas membencinya"


"ya sudah mas istirahat,apa mau aku pijitin mas"


"emm boleh juga"ucap rafa.

__ADS_1


intan yang berada di kamar, ia berniat akan membuat makan malam,ia memasak sendirian di dapur walaupun ia merasakan perih di badan nya bekas perlakuan rafa ia tak mempedulikan nya,ia berusaha kuat dan tegar.


__ADS_2