My Husband Remarriage

My Husband Remarriage
episode 8


__ADS_3

tin..suara klakson mobil rafa sudah sampai di depan rumahnya.intan yang ketiduran di ruang tamu ia langsung terbangun.


"apa itu mas rafa" intan melihat jam menunjukkan pukul 00.30


"mas rafa jam segini baru pulang"ucap intan dalam hatinya karna rafa setiap hari bekerja tak pernah pulang malam,ia baru kali ini pulang larut malam. intan lalu pergi ia akan membukakan pintu untuk suaminya.


"mas kau baru pulang" intan langsung memeluk rafa dengan erat


"iya maaf kan aku karna pulang larut" lalu rafa mengecup kening intan.


"tak apa apa mas,yang penting kamu pulang dengan selamat" hati intan terbuat dari apa🥺melihat suaminya yang baru pulang ia tetap tersenyum dan rendah hati walaupun hati nya sakit seperti ditusuk ribuan jarum.


"mas ingin langsung tidur,mas cape sekali"


"iya mas tidur lah ini sudah malam besok kamu harus ke kantor kan"


"iya sayang" rafa mengecup keningnya lagi lalu memeluk intan dengan erat.


"terimakasih mas sudah pulang dengan selamat,aku sangat mengkhawatirkan mu walaupun aku tau kamu sudah bertemu dengan madu ku ,aku tak akan marah mas,aku sangat menyayangimu" ucap intan dalam hatinya.


lalu mereka berdua terlelap dari tidurnya.


......................


pagi hari ini matahari ☀️ yang begitu cerah menyinari rafa yang masih nyenyak dalam tidurnya.


"mas bangun ini sudah siang" intan membangunkan rafa


"emm iya ini jam berapa"


"ini sudah jam 7 mas ,bangun lah bukannya hari ini kau harus ke kantor"


"baiklah"


"aku sudah menyiapkan air hangat untuk mu mas" ucap intan


"iya terimakasih sayangku" sebelum rafa pergi ke kamar mandi ia mengecek ponsel nya dulu .ting ada pesan dari calon istri mudanya.


📩pagi mas,apa tidur mu nyenyak📩


📩aku mencintaimu i love you📩


begitu lah isi chat dari mira, rafa tersenyum bahagia,ia jadi membayangkan kejadian semalam dengan mira,ia membayang kan bibir mira yang begitu manis.rafa tersenyum


sedari tadi intan melihat ekspresi rafa yang bahagia dan tersenyum saat melihat ponselnya. seketika intan menjadi curiga ada apa dengan suaminya itu.


"mas" rafa tak menjawab


"mas" ucap intan lagi


"em ah ada apa intan"


"kenapa kamu senyum senyum sendiri mas,ada sesuatu kah di ponselmu"


"ini ada chat dari almira calon istriku" ucap rafa tanya mempedulikan perasaan intan .


"mas jadi kamu sudah dekat dengan dia" ucap intan


"iya sayang dia wanita yang baik,perhatian,cantik juga" ucap rafa lagi.


seketika hati intan sakit seperti di tusuk tusuk "mas apakah aku sudah tak ada di hatimu lagi" ucap intan dalam hatinya


"aku senang mendengarnya mas" ucap intan


"terimakasih intan,kamu sudah jadi istri yang pengertian untukku,ku harap nanti setelah menikah kalian akur. ucap rafa


"tentu saja mas" kata intan


"ya sudah aku mau mandi dulu"

__ADS_1


"ya mas,mandilah. aku akan menyiapkan sarapan untuk mu"


lalu intan pergi menuju dapur,ia akan memasak nasi goreng untuk rafa.


intan terus mengusap air mata nya yang keluar, ia sudah tak tahan lagi membendung air matanya sedari tadi. "mungkin ini jalan hidup ki" ucap intan dalam hatinya.


"sayang"


"mas ayo makan"


"ya sayang,kamu membuat sarapan apa pagi ini"


"aku membuat nasi goreng udang kesukaan mu mas"


"terimakasih sayang"rafa mengecup bibir intan


"emm masakan istriku memang enak sekali"


"ya mas"


ting ada pesan masuk lagi ke ponsel rafa


📩mas nanti siang aku akan ke kantor mu membawa makanan untuk mu"


"💌terimakasih mira


📩aku kangen ingin bertemu dengan mu lagi mas


💌tentu saja,aku juga merindukan mu


rafa terus tersenyum pada layar ponselnya. dan intan memperhatikan rafa sedari tadi.


" aku sudah selesai,aku mau berangkat sekarang" ucap rafa.


"mas ini makanan mu belum habis ,kamu hanya makan tiga sendok mas"


"baik lah mas kalau begitu nanti aku akan ke kantormu membawa makan siang untukmu"


"tak usah intan,aku ada makan siang dengan kolega ku"


"oh ya udah mas hati hati di jalan ya mas" lalu intan mengantarkan rafa sampai depan pintunya.


"mas rafa dari semalam banyak perubahan dalam dirinya"ucap dinda. "heemm dinda kamu ga boleh gitu sama suami mu, dia suami yang baik yang mau menerimaku apa adanya" intan berbicara dengan dirinya sendiri.


......................


rafa sudah sampai dikantor nya ,ia langsung menandatangani berkas berkas yang di berikan sekertaris nya yaitu bernama novi.


"eh nov kamu dengar kabar ga"


"emm kabar apa"


"bos kita akan menikah lagi"


"apa?!apa maksud mu"


"aku melihat bos mu pergi dengan wanita lain dan juga pergi dengan nyonya besar"


"kasian sekali istri pertamanya"


"iya itulah yang aku ingin beritahu kan padamu" ucap sang pegawai.


"permisi,ruangan rafa dimana ya"


"em maaf nona siapa ya" ucap novi


"saya calon istrinya rafa mba"


"oh emm sebentar saya telpon dulu ya"

__ADS_1


"silah kan mba"


tak lama kemudian setelah sekertaris nya menelpon rafa ia langsung di izinkan masuk keruangan nya.


"oh jadi itu calon istri ke dua nya" ucap sang pegawai


"sepertinya begitu,ia sangat cantik sekali dan juga ramah tapi menurut ku lebih cantik istri pertama sih"


"iya menurutku juga sama"


"sudah sudah waktunya bekerja jangan banyak ngobrol.


diruangan raffa.


toktoktok "masuk" ucap rafa dari dalam


terlihat mira yang masuk kedalam ruangannya,ia membawa sarapan untuk rafa.


"pagi mas"


"pagi juga mira"


"aku membawa sarapan untuk mu mas ,ini di makan yah"


"terimakasih mira, aku ingin makan ditemani kamu disini"


"baiklah" ucap mira


"emm ini enak,apakah ini buattan mu"


"tentu saja ini buatan ku"


"kamu benar benar pintar dalam memasak aku sangat menyukai itu"


"terimakasih mas"


"sama sama"


"kamu cantik sekali hari ini"


"mas rafa jangan gombal ,aku jadi malu"


"beneran ko kamu cantik sekali"


"cantikan istrimu yang dirumah mas" ucap mira.


"emmm kalian berdua memang cantik, tapi kamu lebih cantik dan juga manis"


"hehe terimakasih mas,mas juga tampan"


rafa sudah selesai dengan makanan nya,ia benar benar menghabiskan makanan buattan mira.


"kalau bisa aku ingin kamu yang masakin ini tiap hari untuk aku"


"tentu saja mas,tapi nanti setelah menikah mas"


"aku ingin secepat nya menikah dengan mu mira"


"mas sabar dong hehe, aku ingin bertemu dengan istri mu dulu mas"


"gimana kalau besok,apakah kamu mau"


"tentu saja mas"


"besok aku libur,dan akan menjemput mu untuk bertemu istriku"


"terimakasih mas rafa"


"sama sama"

__ADS_1


__ADS_2